Perang Uhud merupakan perang besar yang hampir merenggut nyawa Rasulullah, Rasulullah terluka dan gigi gerahamnya copot saat perang ini.

Kisah ini ditulis panjang lebar dalam surat Ali-Imran, khususnya terkait mundurnya beberapa orang sahabat dari medan perang uhud, tanpa udzur syar’i.

1Sirnanya Kemenangan di Depan Mata

malaysianur.com

Kemenangan yang sudah di depan mata hilang  begitu saja, karena sebagian pasukan Rasulullah SAW lengah. Di antara mereka justru ada yang sudah mengumpulkan harta rampasan perang.

Beberapa orang pasukan pemanah yang seharusnya berjaga di pos, tergoda melihat temannya mengumpulkan harta rampasan perang yang melimpah akhirnya ikut mengumpulkan harta tersebut

Kholid bin Walid Ra, yang kala itu masih kafir melihat peluang emas akhirnya berbalik menyerang. Bukit, rumah yang merupakan posisi srategis berhasil dikuasainya.

Pasukan kaum Muslimin pun kocar-kacir, beberapa orang sahabat bahkan melarikan diri dari medan pertempuran, sebagian yang lainnya gugur.

2Rahasia Sukses Setan

log.palingseru.com

Dalam surat yang sama, Allah menjelaskan faktor-faktor yang membuat mereka lari dari pertempuran. Allah berfirman:

“Sesungguhnya orang-orang yang berpaling di antaramu pada hari bertemu dua pasukan itu, hanya saja mereka digelincirkan oleh setan, disebabkan sebagian kesalahan yang telah mereka lakukan (di masa lampau)

Dan sesungguhnya Allah telah memberi maaf kepada mereka. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyantun.” (Ali-Imron [3] : 155).

Setan memang tidak pandang bulu dalam menggoda manusia, manusia sekaliber sahabat saja bisa tergoda dengan bisikan dan irama yang dimainkan setan, lalu bagaimana dengan kita yang jauh dari Rasulullah? Tentu lebih parah.

Mungkin akan timbul pertanyaan, kenapa para sahabat-sahabat yang mulia itu sukses ditipu oleh setan?

3Akibat Menyelisihi Rasul

pengertiansejarah.com

Dalam tafsir Qurtubi disebutkan para sahabat lari dari medan pertempuran karena melalaikan perintah Rasulullah SAW.

Rasul telah memerintahkan mereka agar tetap berada di atas bukit rumah, apapun yang terjadi. Tapi pasukan pemanah itu tidak mengindahkan perintah itu.

Inilah lihainya setan dalam membuat pandangan manusia mudah sekali berubah hanya dengan melihat harta, merasa sudah aman, merasa tidak ada yang mengawasi, perintah Rasulullah yang sangat penting diabaikan.

Bisa dikatakan seperti itulah sebuah dosa, hanya karena dosa kecil yaitu menyelisihi perintah Rasul, akhirnya berakibat fatal. Maka jika manusia ketika melakukan dosa kecil dan tidak segera bertobat akan timbul dosa-dosa yang lain yang lebih dahsyat.

Kembalikan pada diri kita, sudah berapa banyak dosa kita yang kita lakukan, dosa kecil yang kita lakukan akhirnya berdampak besar pada kehidupan kita, pada keluarga kita.

Parahnya dengan semakin banyak dosa yang kita lakukan secara berjamaah, akan semakin terpuruknya keadaan di jaman sekarang ini. Kemaksiatan dan kehinaan melalaikan agama semakin menjadi-jadi.

Keterpurukan di jaman sekarang  tentu jauh lebih parah dari kekelahan perang uhud, jaman sekarang tanpa dipaksa manusia justru lari sendiri dari agama islam. Lalu kita hanya bisa meratapi keterpurukan dari dosa-dosa tersebut.

4Pernyataan Sikap Iblis

slideshare.net

Sepertinya kita harus ingat dan hafal ayat dalam surat al a’raf ini, ayat ini menjadi patokan dalam hidup kita, bahwa ada yang meproklamirkan untuk menjadi musuh kita.

”Iblis menjawab, ‘ Karena engkau telah menghukum saya tersesat, (saya benar-benar akan menghalangi mereka dari jalan Engkau yang lurus.

Kemudian saya akan mendatangi kepada mereka dari muka dan dari belakang dan kanan kiri mereka. Dan Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur (taat).” (Al-A’raf [7]:16-17).

Juga dijelaskan kembali dalam surat Al baqarah

”Dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah setan, karena sesungguhnya setan itu adalah musuh yang nyata bagimu.” (Al-Baqarah [2]:168).

Inilah yang menjadi salah satu yang jadi patokan utama dalam kehidupan manusia, karena sangat lihainya setan menggoda manusia, menjanjikan keindahan yang akhirnya kedustaan, membuat pandangan haram terasa nikmat dan sebagainya.

Banyak sekali dalam alquran mengulangi tentang  bahaya setan, hal itu dimaksudkan agar kita tidak terjerumus ke dalam lubang yang sama.

5Senjata Melawan Setan

akhiyusuf99.wordpress.com

Kelemahan setan adalah dengan manusia yang ikhlas, setan akan lemah tipuannya ketika bertemu dengan orang yang ikhlas.

“Iblis, menjawab: Demi kekuasaan Engkau, aku akan menyesatkan mereka semuanya, kecuali hamba-hamba-Mu yang mukhlis di antara mereka.” (Shad [38] : 82-83).

Sudah jelas, bahwa keikhlasan lah sumber dari kekuatan, ikhlas beribadah kepada ALLAH dengan seikhlas-ikhlasnya tanpa ada keinginan yang lain, tanpa ada unsur-unsur kepentingan yang lain.

Jika salah satu ibadah kita ada yang tidak ikhlas maka setan akan mudah merayu dan menggoda kita, jika mereka sukses, kemaksiatan akan terus kita lakukan, akhirnya kita semakin jauh dari ketaatan.

6Kelengahan di Jaman Sekarang

mahad-aly.sukorejo.com

Banyak sekali manusia di jaman sekarang terkesan tidak ikhlas dengan ibadah orang lain, keputusan dan fatwa orang lain. Merasa ibadahnya paling benar, dirinya paling benar, mereka menjelekkan bahkan mengkafirkan golongan lain.

Parahnya semua golongan bersikukuh dengan apa yang mereka lakukan, mereka tidak mau menerima masukan atau mereka tidak mau berdiskusi, mereka entah tidak mau bersatu atau belum mau bersatu. Seperti kocar-kacir sendiri.

Padahal umat islam ini sudah diserang habis-habisan oleh orang kafir. Sementara kita masih sibuk dengan perbedaan golongan di antara umat islam sendiri, ribet dengan perdebatan, ribet dengan hukum kita sendiri. Ini adalah kelengahan yang luar biasa.

Umat islam benar-benar lengah, lebih jauh lengah dengan kelengahan para sahabat di perang uhud. Jika di perang uhud hanya lengah karena harta, kita lengah karena ego, harta bahkan lengah karena prinsip kita sendiri.

Jadi, kapan umat islam ini mau bersatu?