cukuptau.com

Belajar Sedekah dari Pengumpul Sayuran Liar yang Beramal Setiap Hari

Posted on

Siapa sih yang tidak mau hidup berkecukupan? Pasti semua orang ingin semua kebutuhan hidupnya terpenuhi. Syukur-syukur bisa memberi sebagian harta pada fakir miskin dan orang-orang yang membutuhkan lainnya.

Coba perhatikan. Masih banyak sekali orang yang tidak seberuntung kamu. Untuk makan saja susahnya minta ampun. Perlu usaha mati-matian hanya supaya bisa membeli beras.

Namun, di tengah keterbatasan hidup seperti itu, ternyata masih ada orang yang membagi hartanya untuk kebaikan. Beliau adalah Mbah Jum, seorang wanita paruh baya yang mencari sayuran liar di daerah Malang.

Setidak-tidaknya, melalui Mbah Jum, kita belajar tentang;

Arti Berbagi

artikel.masjidku.id
artikel.masjidku.id

Mengapa masih banyak orang yang sulit sekali hanya untuk memberi? Sedangkan seluruh rejeki yang dimiliki adalah pemberian. Rasanya sangat tidak patut kita bersikap sombong.

Jika melihat Mbah Jum bekerja di sekitaran Pasar Pujon, Malang, apakah kita tidak malu? Beliau tidak pernah berpikir dua kali untuk menyedekahkan sebagian penghasilannya yang tak seberapa ke kotak amal.

Padahal, kita semua pasti bisa menebak jelas berapa pendapatan seorang penjual sayur liar, mencari dan menjual sayuran sendiri, tanpa petani pemasok sama sekali.

Kalau kamu bekerja dengan penghasilan jauh melebihi Mbah Jum ini, apakah kamu sudah bersedekah setiap hari?

Pantang Minta-minta

cukuptau.com
cukuptau.com

Diriwayatkan dari az-Zubair bin al-‘Awwâm ra dari Nabi Saw, beliau bersabda: “Sungguh, seseorang dari kalian mengambil talinya lalu membawa seikat kayu bakar di atas punggungnya,

kemudian ia menjualnya sehingga dengannya Allah menjaga wajahnya (kehormatannya), itu lebih baik baginya daripada ia meminta-minta kepada orang lain, mereka memberinya atau tidak memberinya” (HR. Bukhari)

Barangkali Mbah Jum tidak pernah mengerti tentang hadist Rasulullah Saw ini namun, kepribadian beliau yang gigih bekerja patut menjadi contoh bagi kita semua.

Sesungguhnya, setiap orang pasti tidak ingin berada pada posisi sulit hingga harus meminta-minta.

Tapi bagi orang-orang seperti Mbah Jum yang memilih untuk berjualan apa saja selama masih halal, setidaknya menandakan bahwa kegigihan yang keras, kuat, akan mengalahkan keinginan untuk meminta-minta.

Penghasilan Kecil tapi Tak Pernah Lupa Sedekah

arrahmah.co.id
arrahmah.co.id

Jangan membandingkan penghasilanmu dengan uang yang didapat Mbah Jum. Tentu berbeda jauh. Mungkin saja penghasilan perbulan Mbah Jum adalah pengeluaranmu selama kurang dari satu pekan. Atau bahkan satu hari?

Jumlah uang yang diperoleh Mbah Jum nyatanya tidak sedikitpun menghalangi niat baik Mbah Jum untuk bersedekah seadanya tanpa mengeluh.

Kotak amal di pinggir di Pasar Pujon adalah tempat Mbah Jum menyedekahkan sebagian hartanya yang tak seberapa. Kebiasaan tersebut beliau lakukan setiap hari.

Keberkahan Rejeki

republika.co.id
republika.co.id

Jangan pernah peduli dengan sedikit atau banyaknya jumlah penghasilanmu. Pikirkan saja bagaimana caramu memperoleh uang tersebut. Pastikan semuanya melalui proses halal dan thoyyib.

Mengapa? Sebab ciri-ciri keberkahan rejeki seseorang adalah perasaan cukup (selalu merasa cukup), tidak pernah kekurangan.

Dan tentu rejeki yang Allah berkahi akan membuat si penggunanya mudah menerima kebaikan dan senantiasa diliputi kasih sayang serta rahmat Allah Swt.

kaskus.co.id
kaskus.co.id

Jadi, tunggu apa lagi? Masih belum merasa tertampar dengan apa yang dilakukan Mbah Jum? atau barangkali kamu masih mau mencoba sedikit demi sedikit membiasakan sedekah setiap hari dengan uang receh kecil?

Tidak masalah. Berapapun jumlah uangnya, asalkan ikhlas dengan niat hanya mengharap ridho Allah. Jika sudah terbiasa, cobalah tambahkan nominal sedekahmu.

iniseru.wordpress.com
iniseru.wordpress.com

Yuk, sedekah sekarang juga. Oh ya, untuk hari ini, apakah kamu sudah bersedekah? Semoga kita bukanlah termasuk golongan orang-orang munafik yang sangat sulit mengeluarkan hartanya untuk bersedekah.

[td_smart_list_end]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *