Back

1. Menulis Novel

Namanya Nabiel Ghali Azumi. Awalnya, Nabiel memang sudah menyukai dunia tulis-menulis. Nabiel Ghali Azumi berhasil merampungkan novel setebal 130 halaman.

Berbekal laptop dengan aplikasi tombol bersuara, dia menulis kisah hidupnya dalam novel 130 halaman. Semangatnya sederhana. Dia tidak pernah menganggap kebutaan yang dialami sebagai kekurangan.

Karya gubahannya diberi judul, Nafas Sang Pekat. Novel ini ibarat cerita perjalanan hidup Nabiel sendiri; yakni kisah tentang seorang bocah penyandang tunanetra sejak lahir.

Tentang bagaimana orangtua tokoh dalam novelnya berharap agar sang anak bisa melihat seperti bocah seusianya. Namun, nyatanya, kebutaan itu tak bisa disembuhkan dan si tokoh pun harus menerima kenyataan ini dengan pasrah

sidomi.com
Back