Sosok diktator Adolf Hitler memang tidak asing lagi di telinga umat manusia. Sejarah pembantaian terbesar yang pernah didalanginya membuat sebagian orang membenci Hitler.

Namun, ternyata Hitler memiliki sisi lain di balik karakternya yang bengis dan kejam. Tidak banyak orang yang tahu tentang perilaku Hitler yang satu ini. Baca terus yuk, agar wawasanmu bertambah.

1Memiliki Kekasih Wanita

kultursoku.files.wordpress.com

Siapa bilang Hitler tidak punya hati dan perasaan? Meski seorang diktator, Hitler ini punya kekasih yang dirahasiakannya.

Jumlahnya pun tidak tanggung-tanggung, empat orang wanita. Satu persatu para wanita itu hadir dalam hidup Hitler.

Yang pertama adalah Geli Raubal. Kekasih pertama Hitler ternyata keponakannya sendiri. Sayangnya, cinta Hitler bertepuk sebelah tangan.

Geli justru memilih bunuh diri karena sepanjang hidupnya diatur oleh Hitler. Kematian Geli sempat membuat Hitler depresi.

Kekasih kedua Hitler yakni Maria Reiter. Kali ini cinta Hitler disambut Maria Reiter dan mereka pun menjadi sepasang kekasih.

Tapi, hubungan mereka kemudian kandas karena Hitler lebih mementingkan partai dan karirnya dibandingkan dengan menikahi Maria.

Maria mencoba bunuh diri namun berhasil digagalkan kakaknya. Akhirnya, Maria menikah dengan orang lain walaupun pernikahan itu tidak bahagia.

Maria memilih bercerai dan kembali berhubungan dengan Hitler. Dia ingin Hitler menikahinya tetapi lagi-lagi mereka berpisah karena Hitler menolaknya.

Berpisah dari Maria, hadirlah seorang wanita keturunan bangsawan Inggris bernama Unity Miftord. Gadis tersebut begitu tergila-gila pada Hitler. Dia rela datang ke Jerman demi berjumpa dengan Hitler.

Maria menyukai Hitler begitu pun sebaliknya. Tapi, usut punya usut, Hitler sudah punya kekasih gelap bernama Eva Braun. Hubungan Hitler dan Unity memburuk tatkala Jerman dan Inggris berkonflik.

Unity pun akhirnya memilih bunuh diri dengan menembakan pistol di kepalanya. Berikutnya adalah Eva Braun. Inilah wanita yang pada akhirnya dinikahi Hitler.

Hubungan Hitler dan Eva berlangsung selama 14 tahun secara diam-diam. Keberadaan Eva tidak pernah terekspos media. Hitler dan Eva kemudian menikah di dalam sebuah bunker ketika Jerman dalam keadaan terdesak.

Mereka bunuh diri dalam waktu kurang dari 40 jam setelah pernikahan mereka.

2Pernah Melakukan Kegiatan Amal

1.bp.blogspot.com

Banyak yang tidak percaya jika Hitler juga pernah beramal. Saat di penjara, Hitler menulis buku yang berjudul Mein kampf dan menjual buku tersebut ke khalayak umum.

Uang hasil penjualan buku seluruhnya ia berikan untuk kegiatan amal. Tapi sayang, tidak ada organisasi yang mau menerima pemberian Hitler. Pasalnya, uang tersebut dianggap sebagai uang haram.

3Adolf Hitler Anti Rokok

i.ytimg.com

Hebat! Hitler berhasil membuat gerakan anti rokok di Jerman. Dulunya, Hitler adalah perokok berat. Setelah berhenti merokok, Hitler mengkampanyekan anti rokok.

Hitler memberikan hadiah kepada orang-orang yang mau meninggalkan rokok. Kampanye ini pun sukses. Jerman menjadi negara yang bebas rokok hingga sekarang.

4Beberapa Kali Selamat dari Kematian

lh4.googleusercontent.com

Hitler diselamatkan dari kematian sebanyak 42 kali. Banyak orang yang ingin membunuh Hitler karena kekejamannya yang luar biasa.

Tetapi, pembunuhan terhadap Hitler selalu gagal. Bahkan beberapa di antara para pembunuh itu tewas setelah gagal membunuh Hitler. Sementara Hitler tetap hidup sampai akhirnya dikabarkan bunuh diri bersama Eva Braun.

5Hitler Sangat Menghormati Jepang dan China

newhistorian.files.wordpress.com

Keangkuhan Hitler ternyata luluh lantak di hadapan Bangsa Jepang dan China. Hitler secara gambling mengakui kehebatan dua negara ini. Dia menaruh hormat yang sangat tinggi kepada Negara Jepang dan China.

Hitler mengatakan bahwa Jepang dan China memiliki sejarah yang lebih superior ketimbang Jerman.

6Hitler Mati di Indonesia dan Masuk Islam

onlyonegitarosseti.files.wordpress.com

Nah, ini yang masih menjadi misteri. Sebuah buku menuliskan bahwa Hitler tidak mati bunuh diri di dalam bunker melainkan dia lari ke Indonesia.

KGPH Soeryo Goeritno Msc. menulis sebuah buku yang menguak fakta tentang kematian Hitler di Indonesia. Dalam buku tersebut di tulis bahwa Hitler melarikan diri di Sumbawa dan menjadi dokter di sana.

Dia bergelar dr.Poch. Kemudian pada tahun 1970, Hitler meninggal di Surabaya karena terkena serangan jantung. Kalau kamu penasaran, silahkan baca buku karangan KGPH Soeryo Goeritno Msc tersebut.