Di zaman modern seperti ini makanan yang dibuat dari bioteknologi konvensional malah cenderung naik daun. Kenapa? Karena produk makanan dengan bioteknologi konvensional lebih sehat.

Beberapa penelitian telah membuktikan produk pengolahan bioteknologi konvensional sangat bagus untuk kesehatan tubuh. Bioteknologi konvensional lebih identik dengan penggunaan makhluk hidup sebagai agen pengolahnya.

Bakteri yang digunakan biasanya merupakan bakteri baik yang dapat mendukung pencernaan manusia. Bakteri baik yang digunakan dapat memperbaiki keseimbangan mikrobia di dalam pencernaan.

Bakteri baik akan menekan pertumbuhan bakteri jahat di dalam saluran pencernaan. Disamping itu kamu bisa merasakan cita rasa yang yang unik dari makanan yang diolah menggunakan bioteknologi konvensional ini.

1Yoghurt

www.irishexaminer.com

Meskipun yoghurt sudah sangat terkenal hingga kini telah diproduksi dalam skala industri. Kamu mungkin tidak akan mengira bahwa yoghurt sebenarnya adalah produk makanan hasil bioteknologi konvensional.

Makanan dengan tekstur lunak pasta ini berasal dari daerah Turki. kata yoghurt berasal dari kata ˈjoʊɡərt or ˈjɒɡət dari bahasa Turki. Bakteri yang digunakan dalam pembuatan yoghurt adalah lactobacillus bulgaricus, delbrueckii, dan streptococcus thermophillus.

Bahan dasar pembuatannya menggunakan susu yang dipanaskan hingga 85⁰C kemudian didinginkan pada suhu ruangan. Susu tersebut ditambahkan bakteri asam laktat dan tinggal didiamkan selama 4 sampai 7 jam fermentasi.

2Sauerkraut

homeremedyhacks.com

Kamu mungkin sangat jarang menemukan makanan hasil bioteknologi konvensional yang satu ini. Atau bahkan kamu tidak pernah sekali pun mendengar tentang sauerkraut?

Makanan yang satu ini sangat populer di Jerman. Berbahan dasar kubis segar yang diiris dalam ukuran kecil dan tipis. Kemudian irisan kubis ini di fermentasi mengginakan bakteri asam laktat.

Sauerkraut ini rasanya agak asam, rasa ini disebabkan oleh bakteri yang melakukan metabolisme pada berbagai senyawa gula yang terdapat pada kubis. Kamu bisa coba sendiri bagaimana cita rasa makanan ini, di beberapa supermarket besar telah tersedia sauerkraut.

3Kimchi

makanajib.com

Nah, kalau makanan yang satu ini mungkin salah satu hasil bioteknologi konvensional asal luar negeri yang pernah anda makan, atau minimal anda pernah dengar namanya.

mayshaoran.blogspot.com
mayshaoran.blogspot.com

Berbagai budaya Korea yang lazim beredar luas di Indonesia juga membawa berbagai sajian khas Korea yang sangat unik. Kimchi adalah makanan hasil fermentasi. Umumnya berisi irisan kubis, mentimun, lombok, dan bawang polong.

Irisan berbagai sayuran ini kemudian diletakkan pada wadah dan disimpan di bawah rumah tradisional Korea pada musim dingin. Jadi, pembuatan kimchi ini memang harus pada suhu dingin.

4Kefir

totoharyanto.com

Minuman hasil bioteknologi konvensional yang ini satu jelas bukan berasal dari Indonesia. Dari namanya saja sudah sangat aneh dan bukan bahasa Indonesia. Makanan ini berasal dari Eropa.

eatbelive.com
eatbelive.com

Kefir merupakan minuman fermentasi yang dihasilkan dari fermentasi susu. Minuman ini di fermentasi dengan biji kefir, yang sebenarnya merupakan kumpulan bakteri yang berbentuk seperti gumpalan biji lunak.

Kefir yang benar-benar tradisional sebenarnya di fermentasi di dalam semacam tas berbahan kulit kambing atau kulit sapi. Tas ini digantung di dekat pintu rumah sehingga akan terus tersenggol oleh orang yang melewati pintu.

5Tempoyak

yearofthedurian.com

Kalau tempoyak? Coba tebak makanan hasil bioteknologi konvensional yang satu ini berasal dari mana? Kamu mungkin akan berpikir makan yang satu ini berasal dari daerah Asia atau Eropa.

Namun, kamu sangat salah kalau mengira begitu. Makanan ini berasal dari Indonesia. Dan bahan utama yang digunakan untuk membuat tempoyak adalah durian. Nah, di Palembang dan Kalimantan masakan ini sangat terkenal.

Tempoyak ini setelah melalui proses fermentasi dapat segera kamu makan, rasanya tentu agak asam dan asin. Namun, pada umumnya dimasak kembali dengan berbagai bumbu dan digunakan sebagai lauk.

Bagaimana? Kamu bisa bayangkan memakan durian sebagai lauk makan? Cara membuat tempoyak sangat mudah. Kamu hanya perlu mencampurkan daging durian dengan garam dan cabe rawit. Kemudian disimpan selama 3-5 hari.