Guys, kamu sudah sering bukan melihat rumah makan dengan olahan gurame yang menjadi ikonnya? Yups, ini yang membuat permintaan gurame relatif tinggi. But, sayangnya produksi gurame ini masih kurang.

Dan satu lagi harganya relatif stabil, stabil tingginya lhoh yaa. Ya kan sudah menjadi hukumnya kalau sedikit barang akan membuat harga pasar jadi meninggi.

Ya bukan? Nah, tiga hal mendasar ini yang menjadi bukti kenapa bisnis gurame layak untuk mendapat perhatian.

Okay Guys, di sini kita bakal membahas soal budidaya gurame buat kamu-kamu yang ingin mencoba menggeluti bisnis ini. Check it out!

1Pemilihan Lokasi Budidaya

birdbody.blogspot.com

Gurame dapat hidup di “sembarang tempat”, asalkan di air lho ya Guys. Hehe. Namun, you must know, kondisi lahan juga sangat berpengaruh terhadap tumbuh kembangnyanya.

Faktor-faktor yang penentu kualitas lahan antara lain kondisi tanah, suhu air, keasaman air, oksigen, dan tingkat kesuburan air. Ini nih syarat dari luar yang bisa mengoptimalkan pertumbuhan gurame itu sendiri. Ketinggian air 20 – 500 m dpl.

Jenis tanah berstektur liat yang gembur dengan kandungan pasir 40%,suhu 25 – 28 C, pH ideal 6,5 – 7 dengan kesadahan 7 HD, oksigen yang memadai, air kaya mineral dan zat-zat hara.

2Preparing Budidaya Ikan Gurame

tips-ukm.com

Sebelum pelaksanaan budi daya gurame, ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan. Yang paling penting tentunya adalah pembuatan kolam. Kondisi kolam sangat menentukan berhasil tidaknya usaha budi daya gurame.

Ada beberapa kolam yang harus dimiliki dalam budidaya gurame.Kolam perawatan induk. Kolam ini berfungsi untuk mempersiapkan kematangang telur dan memelihara kesehatan induk.

Kolam ini berupa kolam tanah yang luasnya sekitar 10 m2 dengan kedalaman minimum 50 cm dan kepadatan kolam berisi 20 ekor gurame betina dan 10 ekor jantan.
Kolam pemijahan.

Kolam pemijahan merupakan kolam tanah dengan luas 200 – 300 m2. Dalam kolam ini, untuk satu ekor ikan dewasa memerlukan luas 2 – 10 meter persegi. Suhu air ideal 24 – 28 C dengan kedalaman air 75 – 100 cm.

Kolam pendederan atau pemeliharaan benih. Luas kolam ini tidak lebih dari 50 – 100 m2 dengan kedalaman 30 – 50 cm. Kepadatan kolam sebaiknya 5 – 50 ekor per meter persegi. Kepadatan kolam sebaiknya 5 – 50 ekor per meter persegi.

Kolam pembesaran. Kolam ini berfungsi sebagai tempat untuk memelihara dan membesarkan benih selepas dari kolam pendederan. Kepadatan kolam sebaiknya tidak lebih dari 10 ekor per meter persegi.

Kolam pemberokan. Kolam ini berupa kolam tanah atau semen dengan air yang mengalir sebagai tempat pembersihan ikan sebelum dipasarkan. Tujuannya agar ikan tidak mengandung kotoran dan tidak berbau lumpur.

Persiapan lain yang diperlukan adalah berupa sarana penunjang.

Berbagai sarana penunjang yang dibutuhkan dalam budidaya gurame diantaranya substrat tempat bertelur, aerator, alat pengangkutan, alat penangkapan, dan kebutuhan lainnya seperti kapur, pupuk, dan obat-obatan.

3Pembenihan Ikan Gurame

seputarikan.com

Usaha pembenihan meliputi kegiatan pemeliharaan induk, pemijahan, penetasan telur, dan perawatan larva sampai berukuran sebesar bii oyong. Larva berumur 12 – 30 hari ini selanjutnya dirawat sampai bobotnya mencapai 10 – 15 g/ekor (umur 4 bulan).

Benih sebesar ini siap untuk didederkan. Namun, ada juga pembenih yang menjual telur untuk ditetaskan.

4Pendederan Ikan Gurame

farrayroom.blogspot.com

Kegiatan pendederan meliputi pemeliharaan benih berukuran 10 – 15 g/ekor sampai ukuran 150 g/ekor. Bobot gurame sebesar ini biasanya dicapai saat benih berumur enam bulan dari penetasan telur.

Ada pendederan yang dimulai dari ukuran yang lebih besar, yakni 15 – 30 g/ekor, tetapi ada juga yang mendederkan benih gurame dari larva atau ketika seukuran biji oyong.

5Pembesaran Ikan Gurame

infoagribisnis.com

Kegiatan pembesaran merupakan lanjutan dari pendederan. Benih dari pendederan akan dibesarkan hingga mencapai ukuran konsumsi dengan bobot rata-rata 500 g/ekor.

Namun, penentuan ukuran panen pembesaran gurame juga disesuaikan dengan permintaan konsumen. Karena ada juga konsumen yang meminta gurame berukuran di atas 1 kg/ekor.

6Pemanenan Ikan Gurame

si-bad.blogspot.com

Setelah mencapai bobot konsumsi, saatnya pemanenan dilakukan. Pemanenan gurami sebaiknya dilakukan di pagi hari antara pukul 05.00 – 08.00 agar ikan tetap segar dan tidak stres.

Pemanenan dilakukan dengan cara membuang habis air kolam. Pintu pemasukan air ditutup dan pintu pengeluaran air dibuka. Air di dalam kolam dikeluarkan sampai batas tertentu dan gurame berkumpul di dalam kamalir.

Penangkapan dilakukan menggunakan serokan atau alat sejenis yang tidak menyebabkan badan gurame terluka.

SHARE