Tak kan ada seorang pun yang meragukan keindahan cahaya bulan di kalam malam. Apakah ada orang yang menginginkan malam tanpa cahaya rembulan? Bahkan beberapa orang bercita-cita untuk mendaratkan diri mereka menuju ke sana.

Tahukah kamu mengenai fenomena bulan terbelah yang hingga saat ini selalu menjadi tema perbincangan menarik? Ada yang mempercayainya, ada pula yang menyangkalnya. Cerita mengenai bulan terbelah ini muncul dari zaman Nabi Muhammad saw.

Diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim bahwa sesaat sebelum Rasulullah hijrah, Rasul diminta untuk membelah bulan oleh para kafir Quraisy. Para kafir itu berkata, “Seandainya kamu benar-benar seorang nabi, maka belahlah bulan menjadi dua.”

myquran.or.id
myquran.or.id

Kemudian Rasulullah pun menjawab, “Apakah kalian akan masuk Islam jika aku sanggup melakukannya?” Mereka pun menjawab, “Ya.” kemudian Rasulullah berdo’a kepada Allah agar bulan dapat terbelah menjadi dua.

Namun, saat bulan sudah terbelah, para kafir Quraisy pun mengingkari mukjizat tersebut. Mereka pun mengatakan bahwa yang dilakukan Rasulullah adalah sebuah sihir. Lalu bagaimana fakta tentang kebenaran bulan yang terbelah tersebut?

Mari kita lihat dari segi Islam dan juga ilmiah.

1Al-Qur’an

arraayah.ac.id

Al-Qur’an yang merupakan kitab suci agama Islam ini terdiri dari 30 juz dengan 114 surat. Diturunkan oleh Allah swt kepada Nabi Muhammad saw melalui perantara malaikat Jibril. Salah satu surat dalam Al-Qur’an, yakni QS 54:1 (Al Qamar) terdapat kata “terbelah”.

Kata tersebut merupakan terjemahan dari kata “syaqqa” dengan arti “terbelah”. Akan tetapi, kata “syaqqa” pun memiliki makna lain dalam bahasa Arab, yankni “menggali” atau “membelah”, namun bukan membelah menjadi dua.

Seperti yang dikisahkan dalam hadits Bukhari dan Muslim mengenai mukjizat Nabi Muhammad saw yang dapat membelah bulan. Dikatakan bahwa para kafir Quraisy meminta Nabi Muhammad untuk membelah bulan dan berjanji akan masuk Islam.

Namun, saat bulan terbelah atas kuasa yang diberikan Allah, mereka mengingkarinya. Setelah peristiwa ini pun Allah menurunkan ayat Al-Qur’an dalam surah Al Qamar.

artikel.masjidku.id
artikel.masjidku.id

QS 54:1-2 tersebut berbunyi, “Telah dekat saat itu (datangnya kiamat) dan bulan telah terbelah. Dan jika orang-orang (kafir) menyaksikan suatu tanda (mukjizat), mereka mengingkarinya dan mengatakan bahwa itu adalah sihir.”

Sehingga bisa dikatakan bahwa fakta mengenai terbelahnya bulan itu sudah tersirat dalm Al-Qur’anul Karim.

2Mendaratnya Astronot NASA

faridansori.blogspot.com

Fenomena lain yang membuktikan tentang kebenaran dari terbelahnya bulan adalah peristiwa mendaratnya astronot Amerika ke bulan. NASA pun telah mengeluarkan gambar yang memberikan kesan bahwa ada tiga jalur di permukaan bulan.

Para astronot yang berjumlah tiga orang itu pun dikirm NASA ke bulan untuk melakukan sebuah penelitian. Hingga akhirnya mereka membuktikan bahwa bulan pernah terbelah menjadi dua. Masyarakat dunia pun terkejut bukan main dengan pengumuman yang dikeluarkan oleh NASA.

islamituindahislamisbeautiful.blogspot.com
islamituindahislamisbeautiful.blogspot.com

Bagaimana tidak? Seperti yang dikisahkan sebelumnya, bahwa Al-Qur’an terlebih dahulu menceritakan mengenai fenomena ini. Ketika para kafir Quraisy meminta Rasulullah untuk membelah bulan.

Pihak NASA pun mengatakan bahwa mereka menemukan secara pasti batuan-batuan yang terpisah dan terpotong di permukaan bulan sampai ke dalam perut bulan. Sehingga NASA meminta para pakar geologi untuk meneliti bebatuan tersebut.

10507276.blog.unikom.ac.id
10507276.blog.unikom.ac.id

Dari penelitian yang telah dilakukan, para pakar mengatakan bahwa hal seperti ini tidak mungkin terjadi kecuali jika bulan memang pernah terbelah dan menyatu kembali.

Masya Allah, begitu besar kuasa Allah. Hal ini telah tertulis di dalam Al-Qur’an dan dibuktikan kebenarannya melalui penelitian ilmiah oleh para pakar.