Burung nuri adalah salah satu jenis burung yang diabadikan dalam sebuah lagu. Dimana lagu burung nuri sudah banyak dikenal banyak orang khususnua di Indonesia, tapi Ngga usah langsung nyanyi gitu deh guys. Hahaha.

Burung yang memiliki julukan burung paruh bengkok ini ternyata mempunyai kecerdasan diatas rata-rata burung lainnya lho. Jangan berfikir burung nuri burung kecil yang hebat seperti di film luar negeri yang bisa bicara dan nyalain korek api ya. Kelebihan burung nuri gak secanggih di film itu, hehe. Walau memang burung nuri bisa mengucapkan atau lebih tepatnya meniru perkataan manusia.

Kadang juga mungkin kamu menyaksikan burung kakak tua atau burung nuri mampu melakukan atraksi seperti bermain basket, bola dan lain-lain. Ini karena burung nuri mempunyai kecerdasan diatas rata-rata dan dapat dilatih.

Selain itu burung yang tidak terlalu besar ini mempunyai warna yang bikin orang tertarik untuk melihatnya, warnanya yang cerah dan menyala cukup membuat orang cenderung ingin bermain-main dengan burung ini.

Burung nuri termasuk burung yang memiliki banyak jenis, termasuk di Indonesia ada beberapa jenis nuri yang masih terdeteksi kehidupannya. Namun seiring berjalan waktu dan maraknya pemburuan liar, saat ini populasi burung nuri bisa dikatakan terancam.

Maka dari itu, kamu harus lebih semangat menyuarakan tolak pemburuan liar ya guys.

Oh iya, supaya kamu lebih terkesima dengan pesona burung nuri bagaimana jika kamu berkenalan dengan jenis-jenis burung nuri? Berikut adalah beberapa jenis burung nuri yang harus kamu ketahui.

1Nuri Ara Salvadori atau Nuri Ara Pipi Kuning

www.kutilang.or.id

Yup, yang pertama adalah burung nuri pipi kuning, burung ini memiliki nama latin Psittaculirostris salvadorii. Dalam bahasa Inggris, salah satu burung endemik Indonesia ini dikenal dengan nama Salvadori’s Fig Parrot.

Burung nuri yang satu ini hanya hidup bebas di bagian Barat Laut, Papua. Keberadaan burung Nuri ara salvadori kini sudah mulai langka guys, bahkan mungkin kamu belum pernah melihat sosok burung ini selama hidupmu. Hiks!

Burung ini mempunyai ciri-ciri sebagai berikut. Memiliki bentuk badan gemuk dan pendek, ekornya juga pendek, dengan warna bulu domina hijau. Burung jantan memiliki bercak dada berwarna jingga dan bulu  pipi berwarna kuning, sedangkan yang betina memiliki bercak dada berwarna biru langit dan bulu pipi yang berwarna hijau-limau. Mata mereka berwarna merah.

Nuri-ara salvadori muda memiliki penampilan yang menyerupai nuri-ara salvadori betina dewasa. Namun warna bulunya cenderung lebih pudar, dengan bercak dada berwarna biru pudar atau bahkan tidak tapak, serta memiliki mata berwarna merah/cokelat.

Nuri pipi kuning memiliki ukuran tubuh sekitar 19 cm, mereka memang sangat menyukai hidup didalam hutan. Daerah penyebarannya juga hanya sebatas wilayah barat laut Papua, tepatnya di kawasan pegunungan cyclops sampai ke pantai teluk cendrawasih bagian timur.

Burung ini biasanya mencari makan di dataran rendah, tapi sesekali juga bisa ditemukan di rawa atau tepi hutan. Habitat burung Nuri-ara Salvadori adalah di dalam dan tepian hutan, pinggiran kota, dan bahkan sampai ke perkampungan warga dengan ketinggian hingga 700 m di atas permukaan laut. Kadang warga juga sering kedapatan melihat burung yang sangat langka ini seliweran mencari makan di sekitar perumahan warga.

Makanan burung ini adalah nektar, bunga-bungaan dan buah-buahan, dalam mencari makanan biasanya burung ini bersama-sama dengan burung nuri lain, seperti membentuk sebuah koloni, tapi juga pernah ditemui burung ini mencari makan bersama burung yang berbeda jenis.

2Nuri Kate Geelvink

kicau-mania-blitar.blogspot.com

Berikutnya adalah burung kate geelvink, burung ini juga masih tetangganya nuri pipi kuning lho. Yap! Burung nuri kate geelvink adalah burung endemik Teluk Cendrawasih (Papua). Burung ini juga termasuk nuri yang paling kecil diantara nuri lainnya karena ukurannya yang kecil.

Panjang burung nuri kate geelvink hanya sekitar 9 cm, warna dominan hijau di bagian atas dan kuning pada bagian bawah tubuh. Bagian kepala depan berwarna biru gelap atau ungu. Bulu ekor bagian tengah berwarna biru, paruh berwarna abu-abu, dengan mata berwarna coklat atau merah.

Burung Nuri kate Geelvink betina memiliki bagian muka dan pipi yang berwarna abu-abu atau cokelat pucat. Bagian penutup kepala dan belakang kepala berwarna hijau serta tidak memiliki bercak kuning pada tengkuknya. Bagian bawah tubuhnya berwarna hijau atau kuning.

Burung nuri kate Geelvink ini yang  sudah remaja memiliki penampilannya akan menyerupai burung betina dewasa, hanya saja yang membedakan adalah paruhnya berwarna kuning pucat dengan ujung berwarna cokelat atau abu-abu.

Burung ini hanya terdapat dan hanya ditemukan di daerah cendrawasih saja, terdapat 2 spesies di burung kate geelvink yaitu geelvinkiana yang hidup di Pulau Numfor, dan misoriensis yang hidup di Pulau Biak. Yang unik keduanya masih saja menggunakan kata asing, bukan kata atau bahasa Indonesia.

Untuk makanan burung ini adalah  biji-bijian, lumut kerak, jamur, bunga, buah, seranga dan juga larva. Mereka mencari makan kadang bergerombol tapi kadang juga terlihat sendiri.

Sedangkan musim kawin burung keren ini biasanya terjadi di bulan juli sampai agustus, entah karena apa, yang pasti walau di Indonesia musimnya sudah banyak bergeser dari perkiraan manusia, burung ini tetap disiplin melakukan musim kawinnya di bulan-bulan itu.

Yang menjadi perhatian adalah sudah mulai langkanya burung ini, menurut data yang diambil burung ini sudah masuk kategori burung yang sudha terancam keberadaannya, sungguh sangat disayangkan memang, tapi begitulah keadaan yang harus kita terima.

3Nuri Raja Ambon

id.wikipedia.org

Nuri raja ambon atau Nuri raja Amboina memiliki nama latin Alisterus amboinensis. Dalam bahasa Inggris dikenal dengan nama Moluccan King Parrot. Burung ini merupakan salah satu burung endemik di Indonesia.

Burung ini memiliki ciri-ciri  panjang tubuh sekitar 35 cm dengan berat berkisar antara 145 – 165 gram dengan ekor yang lebar dan panjang. Tubuh bagian bawah dan kepalanya berwarna merah, sementar sayapnya berwarna hijau gelap. Penampilan burung jantan dan burung betina agak terlihat sama. Sedangkan Nuri Raja Ambon yang masih muda memiliki mantel hijau, dan lingkar mata putih.

Bukan berarti yang ini hanya ada di Ambon ya guys. Nuri raja ambon bisa kamu temui di beberapa daerah lain kok, termasuk dibagian barat Papua. Dan yang akan membuat kamu bernafas lega juga adalah populasi nuri yang satu ini masih aman dialam bebas.

Untuk jenisnya, burung ini mempunya banyak jenis yang mempunyai ci dan khas masing-masing. Berikut jenis burung nuri raja ambon, dimana

Alisterus amboinensis amboinensis : Maluku Selatan, kecuali Buru.
Alisterus amboinensis sulaensis : Kepulauan Sula.
Alisterus amboinensis versicolor : Pulau Peleng.
Alisterus amboinensis buruensis : Pulau Buru, Maluku Selatan.
Alisterus amboinensis hypophonius : Halmahera, Maluku Utara.
Alisterus amboinensis dorsalis : Barat Kepulauan Papua dan Barat Laut New Guinea.

Burung ini banyak bertempat tinggal di daerah dataran rendah dengan ketinggian 2.100 m di atas permukaan laut, daerah itu merupakan daerah seperti hutan primer, hutan sekunder, daerah perkebunan dan daerah rindang lainnya.

Untuk makanan burung ini adalah kuncup, biji-bijian dan buah-buahan, dimana manakan-makanan itu banyak di temua di dataran rendah yang suhunya stabil, tidak terlalu dingin dan tidak terlalu panas.

Burung ini cenderung burung yang pemalu, dimana burung ini biasanya berterbangan bersama pasangan nuri yang lain, hidup mereka bergerombol, jarang ditemui berkeliaran sendiri.

Untuk musim kawin burung ini terjadi di bulan febuari sampai april, dalam sekali musim kawin biasanya burung ini hanya menghasilkan 3 telur yang di erami sampai menetas menjadi anak burung kecil.

4Nuri Taulud

id.wikipedia.org

Yup burung nuri berikutnya adalah burung nuri taulud, burung nuri ini memiliki nama latin Eos histrio. Di Sulawesi dikenal dengan nama burung Sampiri. Sementara dalam bahasa Inggris dikenal dengan nama Red-and-blue Lory karena bulunya yang berwarna merah dan biru.

Ukuran tubuhnya kurang lebih 30 cm, waw! Burung ini termasuk paling besar diantara nuri lainnya. Untuk warna bulu burung nuri taulud ini berwarna merah dan biru cerah dan paruh yang berwarna jingga terang.

Burung ini termasuk burung endemik di daerah sulawesi bagian utara dimana burung terbagi dalam 3 spesies. Yaitu  challengeri Salvadori (hidup di Pulau Miangas, Sulawesi Utara), talautensis (Kepulauan Talaud: Karakelong, Salebabu, dan Kaburuang), dan histrio (Pulau Sangihe, Pulau Siau, dan Pulau Ruang).

Burung ini hidup berkelompok, saat berkeliaran pun juga berkelompok, sama dengan burung nuri lainnya, memang hampir semua burung nuri hidupnya berkelompok. Untuk tempat tinggal burung nuri taulud ini di hutam primer, di perbukitan dan di kebun kelapa dengan ketinggian 500 m di atas permukaan laut.

Hobi burung ini adalah terbang bergerombol pada suatu tempat terbang ke tempat lain hanya untuk tidur, sementara makanan burung ini adalah kelapa, karena seringnya burung ini nangkring di pohon kelapa, tapi kadang buah-buahan juga dimakan burung ini.

Nuri taulud juga tidak kalah cerdas dengan nuri lainnya lho guys, sayangnya keberadaan burung ini juga sudah masuk status terancam, karena burung ini sudah tidak terlalu banyak keberadaanya.

5Nuri Kalung Ungu

id.wikipedia.org

Untuk jenis burung nuri berikutnya yang juga tak kalah cantik dengan burung nuri lainnya adalah burung nuri kalung ungu. Burung ini emiliki nama latin Eos squamata. Dikenal di dunia internasional dengan nama Violet-necked Lory. Nama yang merujuk pada warna bulu di leher salah satu burung endemik Indonesia ini.

Burung nuri kalung ungu ini lebih sedikit kecil dari nuri taulud, panjangnya sekitar 28 cm. Bisa dikatakan terbesar no kedua setelah burung nuri taulud. Burung ini dinamakan kalung ungu karena ada bulu berwarna ungu yang melingkar pada lehernya. Wah cantik bukan?

Sementara yang menjadikan agak berbeda dari burung nuri lainnya, selain kalung ungu nya juga bentu ekor dari burung ini, yaitu yang panjang dan meruncing.

Burung nuri ini juga memiliki jenis spesies, untuk burung nuri kalung ungu memiliki 3 spesies yang tersebar sesuai daerahnya, yaitu yaitu : riciniata (Maluku Utara, termasuk Kepulauan Widi), obiensis Rothschild (Obi dan kemungkina juga ada di Maluku Utara, squamata (Kepulauan di daerah Papua Barat dan Kepulauan Schildpad)

Untuk habitat burung nuri kalung ungu adalah di hutan tropis dataran rendah yang lembab dan hutan bakau tropis. Dimana didaerah tersebut memang mempunyai suhu yang disukai oleh burung nuri kalung ungu.

Hidup burung nuri kalung ungu ini juga tidak jauh beda dengan burung nuri lainnya, yaitu bergerombol, hanya saja burung ini bergerombol dengan jumlah yang besar. Burung ini suka mengunjungi perkebunan yang telah berbuah, suka pula berterbangan di sekitar pohon kelapa yang berada di wilayah pesisir pantai, juga tak jarang berterbangan melewati pulau-pulau yang berdekatan.

Sementara keadaan atau staus burung ini masih aman atau bisa dikatakan resiko rendah dari ancaman ataupun kepunahan.

6Nuri Tanimbar

www.kutilang.or.id

Indonesia memang sangat kaya dengan satwa burung, burung nuri berikutnya adalah burung nuri tanimbar, burung ini memiliki nama latin Eos reticulata. Salah satu burung endemik Indonesia ini di dunia internasional dikenal dengan nama Blue-streaked Lory, keren banget ya guys namanya.

Nuri Tanimbar merupakan spesies burung berbadan medium dengan panjang tubuh sekitar 31 cm dengan bulu dominan berwarna merah cerah. Memiliki garis-garis berwarna biru cerah yang melintang dari bagian mata hingga bagian pundak.

Jenis burung ini merupakan jenis burung nuri yang banyak disukai oleh orang, karena sifatnya dan polah tingkahnya menggelikan dan menyenangkan, burung ini senang bermain dengan lonceng dan bola, serta sering terlihat melompat dan menepuk-nepukkan bulunya seolah sedang menari, tentu hal seperti menjadi hal yang menarik bagi banyak orang terutama mereka yang hobi banget memelihara burung.

Untuk tempat tinggal burung Nuri Tanimbar adalah di daerah hutan pamah primer dan sekunder, hutan terbuka, serta hutan mangrove. Dimana tempat itu banyak terdapat makanan yang menjadi makanan keseharian burung nuri tanimbar.

Untuk makanan burung yang tergolong burung yang cerdas ini yaitu nektar dan buah-buahan, tak jarang mereka mengunjungi perkebunan kelapa dan sagu ketika sedang berbuah.

Untuk daerah penyebaran burung nuri tanimbar ini di wilayah Babar dan Kepulauan Tanimbar (termasuk Yamadena dan Larat), dan Nusa Tenggara Timur.

Kemungkinan besar, burung nuri tanimbar sudah tidak dapat ditemukan lagi di Kepulauan Kai. Memang dulu pernah ditemukan di daerah Kai, tapi karena semakin berkurangnya burung ini jadinya tidak bisa lagi.

Yang sangat disayangkan adalah status burung ini, sementara menurut data yang ada, burung ini berstatus burung yang sudha terancam kepunahannya, sungguh disayangkan memang.

7Nuri Kepala Hitam

id.wikipedia.org

Berikutnya adalah burung nuri yang mempunyai kepala berwarna hitam, juga disebut dengan nuri kepala hitam. Burung ini memiliki nama latin Chalcopsitta atra. Dalam bahasa Inggris dikenal dengan beberapa nama seperti Black Lory, Rajah Lory, atau Red-quilled Lory. Burung ini merupakan anggota genus Chalcopsitta.

Burung ini memiliki ukuran yang cukup besar juga, sekitar 30 cm, dengan berat badan antara 230-260g. Ciri khas burung nuri hitam adalah berbulu hitam dominan dengan paruh yang juga berwarna hitam. Kakinya berwarna abu-abu gelap, dengan ekor lapisan bawah berwarna kuning dan merah.

Burung ini mempunyai penampilan pejantan dan betinanya serupa, sehingga kadang orang susah membedakan mana yang jantan mana yang betina.Untuk habitat asli nuri kepala hitam adalah Papua dan daerah sekitarnya, misalnya Misool, Batanta, Salawati, Teluk Cendrawasih dan sekitarnya.

Burung terbagi menjadi 3 spesies dan namanya sesuai dengan daerah penyebarannya, yaitu yaitu bernsteini (hidup Pulau Misool), atra (di Pulau Batanta, Pulau Salawati dan Daerah Kepala Burung bagian barat Papua), insignis (Daerah Kepala Burung bagian timur, Pulau Amberpon dan Onin serta Semenanjung Bomberai, Papua).

Nuri kepala hitam termasuk burung yang senang bersosial dan kerap kali terlihat sedang bersama kelompok kecilnya atau pasangannya. Sementara makanan burung ini adalah kelapa dan Flowering Schefflera shrubs.

8Nuri Maluku

fjb.kaskus.co.id

Jenis burung nuri selanjutnya yang harus kamu tahu yaitu burung nuri maluku, yup, kenapa dinamakan burung nuri maluku, jelas dunk, asalnya pasti dari maluku.

Burung ini mempunyai  nama latin Eos bornea atau Eos rubra. Dalam bahasa Inggris lebih dikenal dengan nama Red Lory, nama itu digunakan karena sesuai dengan bulu dominannya yang berwarna merah, namanya juga keren ya guys.

Burung ini kalau sudah dewasa ukurannya bisa mencapai 30, 5 cm, cukup besar untuk ukuran jenis burung nuri. Untuk bulu burung ini dominan berwarna merah cerah dengan bagian ekor berwarna merah gelap. Penutup sayapnya berwarna merah dengan tepian berwarna hitam. Sementara bulu tersier dan penutup sayap bagian bawahnya berwarna biru.

Untuk spesie nuri maluku terbagi menjadi 2 spesies  yaitu : cyanothorus (menempati Pulau Buru) dan bornea (tersebar di wilayah Ambon, Haruku, Saparua, Kepulauan Banda, Seram Laut, Watubela, Tayandu dan Kepulauan Kai.)

Untuk tempat tinggal burung nuri maluku di wilayah hutan primer dan sekunder, hutan mangrove, serta kawasan perkebunan kelapa, karena hampir sama dengan burung nuri jenis lainnya, yaitu suka dengan kelapa, jadi mereka suka tinggal di daerah sekitaran kebun kelapa.

Secara umum burung nuri jenis ini hidup di ketinggian antara 750 hingga 1.800 m di atas permukaan laut, bisa dibilang daerah dataran rendah dan sedang.

Burung ini mempunyai sifat yang tidak jauh beda dengan burung nuri lain, yaitu suka hidup bergerombol, baik saat tidur ataupun mencari makan. Tapi untuk makanan agak berbeda dengan burung nuri lain, makanan mereka yaitu nektar, bunga dan seranggga, dimana jarang sekali burung nuri makan serangga.

Untuk burung yang banyak ditemukan didaerah maluku ini, statusnya cukup aman, belum dikatakan terancam, jadi kemungkinan di daerah maluku sana banyak orang yang mempunyai burung ini, karena boleh diperdagangkan dengan peraturan tertentu.

9Nuri Telinga Biru

pertanianku.com

Masih belum habis ya guys, masih ada burung selanjutnya yaitu burung nuri telinga biru, seperti sebelum-sebelumnya, burung ini dinamakan burung nuri telinga biru karena mempunyai telinga yang berwarna biru.

Burung ini memiliki nama latin Eos semilarvata. Burung ini memiliki banyak nama lain seperti Ceram Lory, Half-masked Lory atau Seram Lory. Burung ini juga merupakan salah satu burung endemik Indonesia

Burung ini termasuk burung nuri yang kecil karena ketika sudah dewasa hanya mempunyai tuubh sekitar 24 cm saja, berbeda dengan burung nuri yang bisa sampai 30 cm.

Untuk warna burung ini bulunya dominan berwarna merah dengan bagian pipi, dahi, dan telinga berwarna biru. Bulu bagian perut dan ekor bawahnya berwarna biru keunguan. Sementara sayapnya bergaris hitam. Burung yang sudah dewasa memiliki paruh berwarna orange, sementara yang masih muda paruhnya berwarna pink.

Tempat tinggal burung ini di Pulau Seram, maluku, dengan ketinggian antara 1.600 hingga 2.400 m di atas permukaan laut. Namun terkadang ditemukan juga spesies yang hidup hingga ketinggian yang hanya sekitar 800 mdpl.

Burung ini juga tidak jauh beda dengan burung nuri lain, mereka bergerombol kecil saat berkeliaran mencari makan, makanan mereka hanya di sekitaran pohon yang berbunga.

Penyebaran burung nuri telinga biru memang tidak banyak, hanya terdapat di maluku saja, tapi bukan berarti jumlahnya sedikit, burung ini masih dalam kategori aman, jadi populasi burung ini masih banyak dan bisa diperdagangkan dengan peraturan tentunya.

10Nuri Sayap Hitam

mascotarios.org

Yang terakhir dari jenis burung nuri di Indonesia adalah burung nuri sayap hitam, seperti biasa ya, namanya sayap hitam, karena sayapnya berwarna hitam.

Burung ini  dikenal juga dengan nama Nuri merah-biak, memiliki nama latin Eos cyanogenia. Dalam bahasa Inggris dikenal dengan nama Black-winged Lory, keren banget namanya ya guys, burung ini juga merupakan salah satu burung endemik di Indonesia.

Burung sayap hitam memiliki bulu berwarna merah cerah dengan bagian punggung berwarna hitam, dan bercak ungu disekitar telinga. Iris matanya berwarna merah dan paruhnya berwarna merah kekuningan.

Sementara untuk ukuran burung ini tidak terlalu besar yaitu ukuran dewasa 30 cm dan untuk membedakan jantan dan betina cukup sulit, karena besar dan bentunya terlihat serupa.

Burung ini hanya terdapat  di daerah hutan di wilayah pesisir Pulau Biak dan pulau-pulau yang berada di Teluk Cenderawasih, Papua, selebihnya tidak ada di daerah lain.

Burung ini juga dikenal sering membuat sarang di perkebunan kelapa, jadi cukup mudah untuk menemukan burung ini, tidak perlu mencari di hutan belantara, cari saja pohon kelapa, karena disitu jugalah mereka makan, yaitu makan kelapa.

Untuk status populasi burung sayap hitam ini masih rentan, cukup membahayakan memang, karena populasi semakin menurun, perkembangbiakan burung ini bisa dikatakan cukup sulit walau sejatinya burung ini bisa diperdagangkan dengan status tertentu.

Terdapat beberapa faktor penyebab kelangkaan burung nuri sayap hitam. Diperkirakan beberapa penyebab utamanya adalah daerah penyebarannya yang terbatas, karena memang burung ini tidak cocok pindah tempat.

Yang berikutnya adalah hilangnya habitat karena sekarang banyak sekali pohon terbakar, tumbang terkena angin, kebakaran, dirusak oleh manusia dan yang terakhir adalah penangkapan liar yang terus-terusan terjadi, secara memang burung ini jika dijual sangat mahal harganya. Itulah yang menyebabkan burung ini menjadi langka.

Nah itulah tadi beberapa jenis burung nuri yang ada di Indonesia, rata-rata memang burung nuri banyak terdapat di daerah timur yaitu papua. Indonesia sendiri memang sangat kaya akan satwa termasuk burung, hampir di setiap daerah mempunyai satwa burung yang khas, yang tentunya berbeda dengan daerah satu dengan daerah lain.

Tapi semakin majunya jaman ini, semakin pula langka dan semakin punahnya satwa burung, hal ini dikarenakan alamnya memang sudah berbeda, dulu masih banyak yang alamai, belum tercemar dan dirusak oleh manusia, tapi sekarang sudah tercemar oleh ulah tangan manusia sendiri, jadi manusia itu sendirilah yang menyebabkan semakin langka dan punah para satwa burung.

Kita yang masih muda dan mempunyai jiwa peduli, seharusnya ikut peran serta menjaga lingkungan agar keberadaan satwa burung tetap terjaga, karena kalau bukan kita siapa lagi yang akan menjaganya, bukan malah ikut berburu yang akhirnya hanya merusak dan merusak dan yang terjadi hanyalah kepunahan dan penyesalan.

Yuk bersama-sama para pemuda, berpegang erat, saling peduli dan untuk lindungi populasi jomblo! Eh! Nuri maksudnya. Hehe. Semoga bermanfaat ya.

SHARE