Bagi para Ahli Medis, memasang infus adalah sebuah keahlian yang sangat penting dimiliki demi memperlancar usaha untuk merawat pasien yang sedang dalam masa perawatan di tangannya.

Namun dalam keadaan darurat, tak hanya ahli medis, namun siapapun juga bisa belajar bagaimana cara memasang infus yang benar, serta aman bagi seseorang yang memang benar-benar sedang membutuhkan infus dalam perawatan kesehatannya.

Apalagi bagi pasien yang sedang mengalami rawat jalan di rumah namun benar-benar membutuhkan infus untuk mensuplai kebutuhan cairan dalam tubuhnya, atau yang berada jauh dari pusat kota sehingga sulit menemukan sarana kesehatan yang memadai.

Sedangkan infus sendiri memang sangat penting bagi pasien yang benar-benar kesulitan dalam pemenuhan asupan berbagai nutrisi terutama cairan tubuh, sehingga jika tak mendapat suplai dari infus justru akan memperburuk kondisi fisiknya.

Nah, berikut adalah tata cara memasang infus yang benar serta aman untuk pasien, sehingga tidak akan semakin memperburuk kondisi pasien itu sendiri.

Pertama-tama buka infus set kemudian geser bagian klem hingga berjarak 10 cm dari bagian ruang tetesan. Lalu tutup dengan cara diputar ke arah bawah.

Selanjutnya hubungkan infus set dengan botol cairan infus. Setelah itu gantungkan di gantungan infus.

Pada tahap berikutnya, isilah cairan pada infus set dengan cara menekan bagian ruang tetesan hingga terisi sebagian. Lalu buka klemnya dan alirkan cairan hingga selang terisi dan udaranya dapat keluar.

Pilihlah vena pasien yang akan ditusuk jarum infus. Letakkan pengalas dan jangan lupa siapkan plester.

Kemudian lakukan pembendungan dengan torniquet, lanjutkan dengan desinfeksi pada daerah yang akan ditusuk dengan kapas alkohol. Lalu tusukan IV kateter ke dalam vena dengan perlahan dengan cara lubang jarum menghadap ke atas.

Yang terakhir, buka klem untuk melihat kelancaran tetesan Infus, kemudian amankan IV kateter dengan cara di plester. Lalu letakan kassa steril yang sudah dioleskan
dengan betadine pada vena, eratkan dengan plester.

Jangan lupa untuk memasang plester berikutnya sebagai pengaman selang infus.