Banyak sekali yang membutuhkan jahe merah untuk kesehatan tubuh kita, selain banyak yang membutuhkan juga banyak sekali perusahaan pembuat jamu yang kekurangan stok jahe merah. Kamu bisa memulai budidaya jahe setelah mempunyai bibitnya.

Untuk memperoleh bibit tersebut, kamu bisa mencari di pasar ataupun di tempat orang sudah mempunyai tanaman jahe ini. Umur yang bagus bagi jahe merah siap tanam yaitu ketika tanaman ini sudah berumur satu tahun.

Sudah tahukah kamu bagaimana mempersiapkan alat dan bahan untuk berkebun jahe merah? Ini dia tipsnya.

1Menyiapkan Media Tanam Jahe Merah

tipsberkebun.com

Sebelum melakukan pembibitan terlebih dahulu kita siapkan media tanam. Media tanam tidak jauh berbeda dengan tanaman lainya, yaitu tanah atau sekam dan dicampur dengan pupuk kandang

2Pembibitan Jahe Merah

lanjar.com

Proses pembibitan jahe merah diawali dengan pemilihan rimpang jahe merah sebagai bibit. Sebaiknya menggunakan jahe merah yang sudah tua (kurang lebih umur 10 bulan).

Selanjutnya sebelum disemai bibit harus dibebaskan dari virus penyakit dengan cara potongan bakal bibit tersebut dikemas ke dalam karung

Lalu dicelupkan dalam larutan PHEFOC (Pestisida Herbisida E Fungisida O C) selama 15 menit, dan keringkan. Larutkan 1 tutup PHEFOC ke dalam 14 liter air, tambahkan 2 sendok makan gula pasir, diamkan selama 15 menit, larutan PHEFOC telah siap untuk digunakan.

Rendam kembali dengan zat pengatur tumbuh SOT sekitar 6 jam. ( Larutkan 5 tutup SOT dengan 14 liter air, tambah 2-3 sendok makan gula pasir,

Diamkan terlebih dahulu selama 15 menit), larutan siap digunakan. Setelah perendaman lalu tiriskan sampe kering. Benih telah siap disemaikan.

3Persiapan Pra-Tanam

youtube.com

Setelah semua bahan di atas siap maka selanjutnya adalah melakukan penanaman. Tahap pertama campurkan tanah, pupuk bokasi, dan pasir dengan perbandingan 3 : 1 : 1.

Selanjutnya masukkan setiap campuran tanah tersebut ke polybag setinggi kurang lebih 15-20 cm.

4Tanam Bibit

bibitjahemagelang.blogspot.com

Pindahkan bibit yang kita beli ke polybag ketika tunasnya telah mencapai tinggi 15 cm atau kurang lebih berumur 2 – 3 minggu.

Dalam penanaman tidak ada cara khusus, siapkan media tanam dan polybag atau karung bekas. Setelah ditanam siram secukupnya dan jangan langsung diletakan pada ruangan terbuka.

Setelah umur lebih 2 bulan bisa ditempatkan ke ruangan terbuka karena tanaman jahe merah ini akan bagus jika ditempatkan di ruangan terbuka dengan intesitas sinar matahari yang cukup tinggi.

5Perawatan

bisnisonline32.blogspot.com

Jangan lupa untuk melakukan penyiraman secara rutin pagi dan sore hari jaga agar kondisi tanah tetap lembab namun tidak terlalu basah dan tidak terlalu kering.

Setiap 2 bulan sekali tambahkan tanah hingga menutupi rimpang yang mulai keluar dan juga memberikan pupuk. Potong beberapa tunas yang tumbuh besar, sisakan 5 atau 10 tunas . Lakukan ini secara rutin hingga mencapai usia 10 bulan atau hingga masa panen tiba.

6Tak Ada Salahnya Sekalian Berbisnis

cermati.com

Sambil kamu menanam jahe merah untuk dikonsumsi pribadi dan anggota keluarga, kamu bisa sekaligus menjadikan tanam jahe sebagai prospek bisnis. Tidak ada salahnya, kan?

Ini adalah contoh analisa berdasarkan asumsi subjektif, dan bisa berubah sesuai situasi dan kondisi pasar. Dengan 100 biji jahe merah untuk setiap polybag/sak biasanya bisa menghasilkan antara 10 – 20 kg/polybag.

Anggap saja rata-rata menghasilkan 15 kg berarti untuk 100 polybag bisa menghasilkan 1500 kg. Dan setiap kilogramnya biasanya dihargai Rp. 20.000,- hingga Rp. 40.000,- tergantung keadaan.

Anggap saja perkilogramnya laku Rp. 30.000,- maka untuk 100 polybag : 1500 kg x Rp. 30.000,- sama dengan Rp. 45.000.000,- untuk sekali panen.

Meskipun harga pasar jahe merah turun, kamu akan tetap mendapat keuntungan yang cukup besar. Jahe merah cukup banyak juga dijadikan sebagai bumbu dapur yang pasti seringkali digunakan memasak.