Di daerah perkotaan lahan semakin jarang. Sehingga jika kita ingin menanam tanaman agak sedikit kesulitan. Kamu ingin menanam buah atau sayur tapi lahan yang kamu miliki tak cukup luas? Tak perlu khawatir kamu dapat melakukan teknik menanam hidroponik.

Hidroponik. Tentu kita tak asing dengan istilah tersbut. Hidroponik merupakan teknik menanam tanpa menggunakan media tanah.

Teknik menanam ini sangat menyenangkan.mengapa demikian? Karena terdapat beberapa teknik mulai dari yang paling sederhana sampai yang canggih.

Bahan-bahan yang digunakan pun ada yang murah sampai yang mahal. Ada yang menggunkan barang bekas, seperti paralon bekas, botol bekas, kaleng bekas dan semacamnya.

Bercocok tanam hidroponik memang tidak menggunakan media tanah melainkan dengan air atau dengan menggunakan media selain tanah seperti serabut kelapa, serat mineral, pasir, pecahan batu bata, serbuk kayu atau lainnya sebagai pengganti tanah.

Menanam dengan teknik ini memperhatikan pada pemenuhan nutrisi (unsur hara) bagi tanaman. Selain dapat diaplikasikan pada kawasan yang sempit keunggulan tanamn hidroponik antara lain ramah lingkungan, hemat air, dan mengurangi karbondioksida karena tidak perlu menggunakan mesin.

Untuk kamu yang termasuk vegetarian pemilihan tanaman hidroponik sangat penting karena memiliki banyak manfaat dan tentu sangat menyehatkan tubuh.

Contoh tanaman hidroponik yang biasanya ditanam adalah sayura-sayuran seperti lain brokoli, sawi, bayam, kangkung, tomat bahkan strowbery.

Seiring perkembangan jaman cara menanam tanaman hidroponik mendapat inovasi. Berikut terdapat beberapa cara menanam tanaman hidroponik yang dapat kamu terapkan.

1Menanam dengan Sistem Kultur Air

hidroponikuntuksemua.com

Sistem ini terinspirasi dari tumbuhan enceng gondok. Kamu tahu tumbuhan ini kan? Jika kamu amati tumbuhan enceng gondok dapat hidup dan tumbuh di kolam-kolam taupun rawa. Daunnya mampu tumbuh subur dan segar meskipun akarnya tak menancap di dalam tanah.

Nah, munculah sistem kultur air. Cara menanam dengan sistem ini memanfaatkan media berupa kubangan air atau dapat menggunakan kolam, sama halnya dengan enceng gondok tadi. Beberapa contoh tanaman yang dapat ditanam dengan sistem ini adalah kangkung air dan bayam air.

2Menanam dengan Sistem Kultur Agregat

lh4.ggpht.com

Tanah yang berperan sebagai pemasok unsur hara yang memberi nutrisi bagi tanaman dapt diganti dengan media seperti pasir, batu bata, kerikil, dan lain-lain. Nah selanjutnya siapkan sebuah wadah untuk media alternatif tadi. Kamu dapat menggunakan pot bunga maupun botol plastik.

Perlu diingat air tetap menjadisalah satu unsur penting dalam pertumbuhan tanaman. Jika kamu menggunakan sistem kultur agregat, cara memberi nutrisi untuk tanamn dengan menyemprotkan air yang sudah dicampur dengna unsur hara.

Nutrisi tanaman tersebut haus berbentuk cair dan semprotkanlah secra ryutin dalam waktu tertentu. Sitem ini dapat kamu aplikasikan di rumahmu, kamu dapat memberikan sedikit ide kreatifmu agar tanaman yang kamu tanam terlihat menarik.

Variasi media seperti pasir ,batu bata dan kerikil yang berwara warni dapat memperindah tampilan tanaman. Jadi selain sehat tanaman kan terlihat cantikdan menarik.

3Menanam dengan Sistem Nutrient Film Technique

www.pojokhidroponik.com

Sistem Nutrient Film Technique atau yang biasa disingkat dengan sistem NFT merupakan sebuah sistem cara menanam sayuran hidroponik yang menggunakanmedia selokan sebgai pengganti tanah.

Perlu kamu tahu, selokan yang dimaksud bukanlah selokan seperti yang kita tahu atau kita jumpai seperti dibawah trotoar atau selokan di depan rumah. Kamu dapat membuat selokan ini dari bahan logam tahan karat.

Untuk pemberian nutrisi kamu dapat mengalirkan air yang sudah tercampur dengan unsur hara (nutrisi) yang dibutuhkan tanaman. Air tersebut dialirkan melalui selokan tadi sampai mengenai tanaman yang ada di dalamnya.

Negara yang sudah menerapkan sistem ini adalah Jepang dan Korea Selatan.

Baiklah, bagi kamu yang hidup di kawasan perkotaan yang tak cukup memiliki lahan yang luas, kamu dapat menanam tanamn hidroponik dengan mencoba menerapkan salah satu sistem di atas.

Kamu dapat meletakkan tanaman hidroponik ini di perkarangan rumahmu. Dapat juga kamu lihat manfaat tanaman di perkarangan sehingga perkarangan rumahmu yang mungkin tadinya kosong dapat digunakan untuk ditanami tanaman bermanfaat . Selamat mencoba.