Apakah kamu merasa cepat lelah, tubuh terasa lemas, pucat dan tak bisa berkonsentrasi saat mengerjakan tugas kuliah atau kantor? Jika iya, mungkin kamu terkena gejala anemia.

Anemia atau kurang darah adalah kondisi jumlah sel darah merah dalam tubuh kamu di bawah normal. Kekurangan volume darah, jumlah sel darah merah dan hemoglobin dalam sel darah merah menjadi penyebab anemia.

Orang yang mengeluarkan darah lebih cepat dibandingkan dalam keadaan normal bisa juga terjadi pada penderita anemia. Tubuh kamu kekurangan ion besi atau vitamin B12, sehingga kamu merasa lelah dan pucat.

Anemia ada berbagai jenis, mulai yang hanya membuat kamu kelelahan, hingga yang mematikan.

Anemia yang mematikan yaitu anemia sel sabit dan thalasemia. Thalasemia yakni kondisi dimana sel darah merah yang berbentuk bulat telur (lonjong), lebih banyak dibandingkan sel darah normal.

Selain selalu merasa lemas, penderita anemia juga mudah lupa, nyeri tulang hingga terjadi perubahan warna pada kornea matanya menjadi kekuning-kuningan.  

Baca Juga: Waspada 6 Jenis Anemia yang Membahayakan Tubuhmu

Apabila kondisi semakin parah, penderita merasa sesak napas, peningkatan detak jantung, hingga mengalami kehilangan kesadaran atau pingsan.

Cara termudah mengatasi anemia adalah mengkonsumsi makanan yang mengandung zat besi. Selain dari makanan, bisa juga dengan cara lainnya. Berikut ini cara mengatasi anemia secara mudah dan alami:

1Mengkonsumsi Makanan Mengandung Zat Besi

source: www.jadibunda.com

Karena kekurangan zat besi, kamu akan mudah terserang anemia, maka, mulailah untuk memilih menu makanan yang mengandung zat besi agar jumlah hemoglobin kamu tetap stabil.

2Perbanyak Buah Mangga

bosacemaxs.web.id

Buah mangga memiliki kandungan vitamin C yang bisa membantu mengatasi anemia. Buah ini juga mengandung antioksidan yang mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh kamu.

3Mengonsumsi Tomat

www.yunusman.top

Sayuran yang satu ini kaya akan vitamin A dan C. Jika kamu rajin mengonsumsi tomat, anemia kamu bisa diusir jauh-jauh.

4Daun Katuk

pondokibu.com

Daun katuk tak hanya untuk memperlancar ASI, tetapi bisa juga mengatasi penyakit anemia. Rutinlah mengkonsumsinya dalam bentuk sayur bening.

5Ikan Salmon

newhealthguide.org

Ikan yang satu ini adalah ikan yang istimewa dibanding jenis ikan-ikanan lain. Salmon mengandung asam lemak omega 3, anti-oksidan dan protein tinggi. Kandungan ini menyebabkan peremajaan kulit dan mengurangi peradangan pada tubuh dan mengurangi anemia.

Ilmuwan asal Universitas Massachusetts juga meneliti bahwa salmon mengandung vitamin D yang tinggi. Vitamin D bagus untuk kulit dan bagi perempuan di usia 18-30 tahun yang sedang menstruasi disarankan mengonsumsi ikan ini untuk mengurangi anemia.

6Mengonsumsi Kerang

www.flickr.com

Makanan laut satu ini membantu menormalkan darah kamu. Cobalah dikonsumsi secara rutin baik dengan dipindang atau dibuat sambal kerang.

7Mengonsumsi Daging Merah

iberita.com

Daging merah terdapat pada daging sapi atau pun kambing. Coba konsumsi 70 gram daging dalam sehari, dengan pengolahan yang kamu sukai.

Zat besi yang terkandung dalam daging akan lebih mudah diserap oleh tubuh dari pada zat besi yang terkandung dalam sayuran. Bagi kamu yang tidak vegetarian mengkonsumsi daging bisa dijadikan pilihan untuk mengobati anemia.

8Mengonsumsi Alpukat

manfaatbagus.com

Mengonsumsi alpukat  kaya akan serat dan protein. Alpukat mengandung lemak baik, rendah gula, tinggi vitamin B, C, dan E yang mampu menghancurkan lemak.  Jika dikonsumsi dengan rutin, maka bisa mempercepat sel darah merah anda meningkat.

9Pijat

islamina.com

Dengan melakukan pijatan ringan pada tubuh, otot kamu akan menjadi relaks. Sehingga, sirkulasi darah dan kinerja jantung akan meningkat. Cara mudah satu ini mampu meredakan gejala anemia yang kamu hadapi.

10Mandi Air Dingin

desaindesainrumah.com

Cobalah sekali-kali menggunakan air dingin sewaktu mandi. Ini disarankan karena dapat meningkatkan sirkulasi darah kamu. Anemia perlahan akan minggat.

11Kurangi Minuman Penghambat Zat Besi

beritapetang.com

Kamu pecinta teh dan kopi? Cobalah hindari keduanya. Pasalnya, kadar kafein di dalam kopi dan teh akan berpengaruh terhadap terlambatnya metabolisme tubuh dalam menyerap zat besi. Minuman beralkohol juga perlu dihindari karena mengganggu metabolisme kamu.

12Mengonsumsi Suplemen

rumahsakit.unair.ac.id

Cobalah cari suplemen yang mengandung zat besi dan vitamin lengkap lainnya sebagai penunjang pembentukan sel darah merah kamu.

Tapi perlu kamu ingat, jangan bergantung pada suplemen karena kandungan zat dalam suplemen biasanya lebih besar dari yang dibutuhkan tubuh sehingga akan berdampak pada kinerja ginjal ya.

SHARE