Bagi kamu yang memiliki hobi menangkap ikan, mungkin menggunakan perangkap ikan menjadi salah satu daya tarik tersendiri selain cara yang umum digunakan seperti memancing atau menebar jarring. Menangkap ikan menggunakan perangkap juga sudah umum digunakan sejak ratusan tahun lalu.

Jika dahulu membuat perangkap ikan lebih banyak memanfaatkan bahan dari alam seperti bambu, rotan, daun kelapa, daun lontar dan bahan dari alam lainnya. Di zaman sekarang ini, untuk membuat perangkap ikan juga dapat menggunakan berbagai bahan bekas pakai atau limbah rumah tangga.

Secara prinsip, perangkap ini mirip dengan perangkap ikan tradisional. Yaitu menjebak ikan untuk masuk dalam perangkap dan ikan pun tidak dapat keluar lagi. Membuat perangkap ikan dari bahan bekas pakai atau limbah rumah tangga juga dapat berfungsi untuk menangkap ikan kecil maupun besar lho.

Untuk membuat perangkap bagi ikan-ikan kecil seperti anak ikan gabus, anak ikan sepat, ikan cupang, anak ikan betook dan ikan sungai kecil lainnya, kamu bisa membuatnya dari botol bekas air mineral ukuran 1500 ml.

Peralatan yang digunakan pun hanya gunting atau cutter saja. Pertama, potong bagian leher botol air mineral, kemudian bagian atas botol yang telah terpotong tersebut ikat dengan pemberat seperti batu sungai yang berat.

Jika sudah, kemudian balik bagian atas botol yang telah terpotong tadi untuk selanjutnya dimasukkan ke dalam botol dengan posisi bagian mulut botol menghadap ke bawah. Peletakan perangkap ikan ini pun juga sederhana. Cukup letakkan di pinggiran sungai yang tidak terlalu deras agar tidak terbawa arus.

Tentunya perangkap ini akan menangkap berbagai jenis ikan kecil yang suka bermain-main di permukaan pinggiran sungai.

Selain untuk menangkap ikan kecil, kamu juga dapat membuat perangkap ikan yang lebih besar. Bahan yang digunakan pun sama, yaitu botol bekas air mineral ukuran besar, ditambah dengan sterefoam atau gabus sandal bekas dan kawat. Caranya membuatnya pun sederhana.

  • Potong bagian bawah botol plastik, kemudian beri lubang menggunakan paku panas atau gunting dengan diameter ½ cm – 1 cm. Beri jarak sekitar 3 cm setiap lubangnya.
  • Letakkan sterofoam atau gabus sandal bekas pada bagian luar botol yang telah dilubangi dengan ikatan kawat supaya botol bisa mengapung. Ikatkan pada separuh botol.
  • Sebagai umpan gunakan adonan dari campuran tepung beras dan tepung terigu. Lalu jadikan gumpalan dengan tekstur sedikit keras. Selanjutnya masukkan dan lekatkan pada tutup botol
  • Letakkan perangkap ikan pada sungai yang airnya tenang.
  • Dan tinggalah menunggu saat-saat yang mendebarkan, menunggu ikan besar memasuki umpan yang telah kita ciptakan.