HIV merupakan penyakit yang menular, dimana penyakit ini adalah penyakit yang mematikan, cukup banyak orang kena penyakit ini yang akhirnya tidak bisa bertahan dan meninggal.

HIV adalah singkatan dari Human Immunodeficiency Virus, sebuah virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia. AIDS singkatan dari Acquired Immuno Deficiency Syndrome.

AIDS akan menyerang kekebalan manusia ketika virus itu sudah menyerang selama lima sampai sepuluh tahun. Kekebalan akan terus melemah dan bisa sangat membahayakan bagi manusia

Penyakit ini bisa dikatakan seperti penyakit aib manusia, dimana memang penyakit ini banyak disebabkan kenakalan oleh manusia itu sendiri. Tapi juga ada yang jadi korban dan  tertular penyakit ini.

Karena virus ini bisa menular kepada manusia normal maka kamu harus hati-hati lho guys. Kamu harus tahu cara penularan virus ini, yuuk disimak di bawah ini.

1Melalui Hubungan Badan

rumaysho.com

Hubungan badan merupakan cara penularan seksual yang paling banyak terjadi, dimana dalam satu kali hubungan seks secara tidak aman dengan orang yang terinfeksi HIV dapat terjadi penularan.

Secara statistik sudah membuktikan bahwa lebih dari 90% kasus penularan HIV/AIDS terjadi melalui hubungan seks yang tidak aman. Berhubungan badan dengan banyak orang dan tidak memakai pengaman membuat mudah sekali tertular.

Hubungan seksual secara anal (lewat dubur) paling berisiko menularkan HIV, karena epitel mukosa anus relatif tipis dan lebih mudah terluka dibandingkan epitel dinding vagina, sehingga HIV lebih mudah masuk ke aliran darah.

Memang seharusnya hubungan seperti ini harus dilakukan dengan pasangan sah sendiri, suka sering nakal resiko tertular akan semakin besar.

2Tranfusi Darah

graceputrima.wordpress.com

Jika darah yang digunakan tranfusi darah adalah darah orang yang sudah positif terkena virus HIV, maka orang yang minta darah ini bisa tertular virus tersebut.

Walaupun asalnya sehat-sehat saja, darahnya juga sehat, tapi akan tetap saja bisa tertular jika bercampur dengan darah orang yang terkena. Maka dari itu memang kudu hati-hati betul dalam proses ini.

Walau kasus seperti ini sangat jarang terjadi tetap petugas donor darah harus cermat betul dalam meneliti pendonor, jangan sampai terjadi hal seperti ini.

3Jarum Suntik Bekas

soviandony29.blogspot.com

Jarum suntik bekas yang masih ada darahnya orang yang terkena HIV dan digunakan lagi kepada orang normal, maka orang tersebut akan tertular virus.

Juga jarum suntik yang digunakan oleh pengguna narkoba yang tidak di sterilkan dan digunakan untuk banyak orang, itu bisa mengakibatkan orang tertular.

Jarum suntik tiap penggunaan dan tiap orang harus berbeda dan harus steril agar virus atau penyakit tidak menular kepada orang lain.

4Ibu Mengandung

dakwatuna.com

Ibu yang positif terkena virus HIV dan mengandung, maka akan otomatis bayi yang dikandungnya juga akan terkena. Karena bayi terbentuk dari darah seorang ibu, makan dan semua aktifitasnya didalam kandungan tak lepas dari darah ibu.

Maka ketika anak ini lahir ke dunia, virus HIV sudah berada dalam tubuhnya.

5Lewat ASI

republika.co.id

Melalui Air Susu Ibu juga bisa menularkan virus ini,  pada masa hamil dan saat melahirkan sang ibu tidak terkena virus HIV, tapi ketika anak sudah lahir dan ia terkena, maka air susuany akan menulari anaknya.

Hal ini sudah pasti tertular walaupun anaknya sehat tapi ia makan dari hasil makan sang ibu yang terkena virus HIV, otomatis air susunya juga akan terkena dan menular pada sang anak.

 

SHARE