Nabi Muhammad SAW adalah nabi sekaligus rasul yang paling dimuliakan oleh Allah SWT. Beliau sebagai contoh teladan paling recommended dalam berbagai aspek kehidupan. Semua kebiasaan beliau adalah contoh. Semua akhlak beliau adalah teladan.

Sebagai guru bagi umatnya, beliau harus digugu dan ditiru. Dan sebagai suri teladan, begitu banyak contoh yang beliau berikan dalam mengajar dan mendidik. Ini dia, 5 hal cara mengajar ala Rasulullah SAW.

1Nabi Mengajarkan Umatnya dengan Contoh dan Teladan

afwina.wordpress.com

Nabi Muhammad adalah sosok yang mengajarkan dengan contoh dan teladan.

Yang dimaksud di sini adalah beliau dalam mengajarkan tidak pernah semata-mata memberitahu saja, tapi beliau juga menjalankannya. Jika beliau mengajarkan untuk disiplin, maka beliau juga disiplin.

Beliau selalu menjadikan pemberian contoh dan teladan merupakan cara pembelajaran. Karena seperti yang kita tahu, kita akan lebih mudeng pembelajaran yang bersifat praktis daripada teoritis.

Selain itu, beliau adalah sosok dengan berprinsip “Talkless, Do More”, yang sedikit bicara namun banyak aksinya.

2Nabi Adalah Pribadi yang Tak Henti-Hentinya Untuk Belajar

kompasiana.com

Nabi tidak pernah berhenti belajar, tidak pernah lelah untuk belajar. Beliau selalu mengeksplor keilmuan beliau untuk mendukung tugas kenabian dan kerasulannya, sebagai guru, beliau juga merupakan pembelajar yang baik.

3Nabi Mengajar dengan Cerita

kompasiana.com

Nabi banyak menceritakan kisah-kisah umat terdahulu untuk menjadi contoh bagi umatnya. Baik contoh umat-umat yang taqwa maupun yang durhaka.

Beliau, sebagai guru yang hebat, beliau adalah guru yang mampu menginspirasi dan bahkan menjadi inspirasi bagi murid-muridnya.

4Nabi Mengajar dengan Dialog

edubuku.com

Sebagian besar kisah Nabi, ketika beliau ditanya oleh sahabatnya, beliau tidak serta merta menjawabnya. Itu berarti sahabat yang bertanya diminta untuk berpikir dan tak langsung diberikan jawaban atas pertanyaannya.

Guru harus melatih murid untuk berpikir dan menganalisa, ya, tentu dengan memperhatikan tingkat kemampuan berpikir murid. Potensi sudah ada pada tiap murid.

Guru hanya perlu merangsang untuk keluarnya potensi-potensi itu dan mengembangkannya.

5Nabi Mengajar dengan Penggambaran

entrepreneurmuslim.com

Kita tahu, dengan adanya penggambaran ketika pembelajaran, tentu materi akan tersampaikan dengan lebih baik.

Penjelasan dengan kalimat memang akan terasa abstrak untuk dibayangkan, apalagi bagi mereka yang memiliki daya paham rendah, dan penggambaran adalah solusinya.

Nabi mengerti itu sehingga beliau juga menggunakan penggambaran sebagai cara pengajaran.

Begitu banyak hal yang bisa diteladani dari seorang Nabi Muhammad SAW. Salah satunya adalah model pembelajaran ala beliau ini. Semoga bermanfaat bagi kita semua.