pupuktambak.com

Cara Simpel Budidaya Ikan Sidat Untuk Pemula

Posted on

Bagi kamu yang memiliki keinginan untuk membudidayakan Ikan Sidat, perlu mengetahui tentang tahapan apa saja yang harus kamu lalui. Mulai dari pembenihan, pembesaran hingga panen. Membudidayakan Ikan Sidat memang susah-susah gampang.

Yang pasti, diperlukan keterampilan dan keahlian khusus agar hasil panennya nanti dapat optimal. Karena itulah, bagi kamu yang berminat mengambil untung dari berbisnis Ikan Sidat ini perlu terlebih dahulu mengetahui secara praktis perihal membudidayakannya.

Saat ini Ikan Sidat memang telah menjadi komoditas ekspor dengan permintaan yang cukup besar. Khususnya dari negara yang penduduknya sangat gemar makan ikan sebagai konsumsinya sehari-hari. Peluang ini begitu besar karena ikan ini tidak bisa dikembangbiakkan di Jepang namun menjadi favorit.

Beberapa tahap yang perlu kamu ketahui dalam pembudidayaan Ikan Sidat yaitu tahap pendederan I, tahap pendederan II, dan tahap pembesaran. Untuk lebih jelasnya, berikut ini pemaparan masing-masing tahapnya.

Tahap Pendederan I

Pada tahap ini, Ikan Sidat yang dipilih menjadi bibit perlu untuk menyesuaikan diri dengan habitatnya yang baru. Salah satu yang penting adalah penyesuaian air kolam dan pakannya. Pakan yang awalnya heterogen diubah menjadi pakan homogen.

Tahap pendederan I dilakukan ketika benih masih dalam bentuk glass eel hingga berukuran lever. Saat ini benih Ikan Sidat dipilah pada ukuran sekitar 0,17 gram per ekornya dengan jumlah kepadatan setiap liternya hanya 6 ekor.

Penebaran benih yang benar yaitu dengan memasukkan seluruh plastik ke dalam kolam pendederan I dalam kondisi terbuka ke atas. Biarkan benih ikan menyebar dengan sendirinya.

Tahap Pendederan II

Proses pemindahan Ikan Sidat ke kolam pendederan II ketika ikan sudah memiliki ukuran sekitar 10 gram per ekor. Sedangkan kolam yang digunakan pada tahap ini yaitu yang airnya terus mengalir dengan suhu yang stabil berkisar antara 29 hingga 31 derajat Celcius.

Tahap Pembesaran

Tahap terakhir ini dilakukan ketika Ikan Sidat telah mencapai berat sekitar 10 gram per ekor. Sebagaimana tahap sebelumnya, kolam pembesaran juga harus dalam kondisi air yang terus mengalir dan suhu air kolam tetap terjaga kestabilannya.

Ikan tetap akan berada di kolam pembesaran hingga mencapai berat 200 gram per ekor. Pakan haruslah diberikan secara rutin dengan kombinasi antara cacing tanah, pellet berprotein di atas 40%, udang ataupun kepiting kecil yang masih hidup.

Biasanya pembudidayaan Ikan Sidat membutuhkan waktu sekitar 5 bulan dalam sekali panen. Ikan yang secara fisik mirip dengan belut ini memiliki harga yang masih cukup mahal dan sangat menjanjikan. Yaitu sekitar 250.000 per kilogram, dimana dalam satu kilogram hanya berisi sekitar 5 ekor.

[td_smart_list_end]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *