Dalam beternak burung murai batu sebenarnya cukup mudah. Namun bagi para pemula, tetap harus mengetahui cara beternak burung murai batu dengan baik dan benar. Sebab banyak juga para peternak yang mencoba menangkarkan burung ini dan menemui kegagalan.

Salah satunya saat mencoba mengawinkan burung murai batu secara asal-asalan. Bukannya anak burung yang didapatkan, justru malah membunuh indukan. Dan masih banyak lagi kasus lainnya. Perlu pengetahuan dasar dan teknik yang tepat bagi para pemula agar sukses dalam menangkarkannya.

Dalam menangkarkan burung Murai Batu, tentunya kamu membutuhkan adanya kandang burung. Dimana kandang burung tersebut cukup luas serta memiliki sirkulasi udara yang baik.

Adapun untuk penempatan kandang, sebaiknya ditempatkan pada tempat yang aman dan jauh dari jangkauan anak-anak serta jauh dari kebisingan.

Kandang burung murai batu sebaiknya terpisah dengan jenis burung pengganggu seperti merpati. Sebab burung murai batu tergolong burung yang pemalu. Jika burung ini melihat burung jenis lainnya, akan membuat mereka tidak mau berkicau.

Kandang burung murai batu juga harus terkena cahaya matahari pada pagi hari. Hal ini agar burung dapat memperoleh vitamin D. Namun juga harus memiliki tempat teduhan ketika sinar matahari sudah terlalu panas.

Adapun untuk persiapan isi kandang dapat disiapkan tempat bertenggernya burung, tempat untuk kawin, serta tempat untuk meletakkan telur. Selain itu, kandang sebaiknya memiliki 2 pintu agar burung tidak terlalu terganggu jika kamu hendak memberikan sesuatu ke dalam kandang.

Sedangkan untuk atap kandang sebaiknya dibuat setengah tertutup dan setengah terbuka agar tidak menghalangi sinar matahari yang masuk sekaligus sebagai tempat berteduhnya burung. Dan untuk lantai sebaiknya menggunakan bahan alami seperti tanah yang juga dapat sebagai pakan tambahan.

Pakan alami dan organik merupakan pakan yang terbaik untuk ternak burung murai batu dimana pakan tersebut menyediakan asupan nutrisi dan vitamin untuk kesehatan dan kelincahan burung murai batu. Adapun pakannya antara lain seperti kroto, jangkrik, ulat dan pakan tambahan seperti Voer.