Berbicara mengenai cerita rakyat tentunya sangat mengasyikkan sekali. Apalagi jika di dalamnya terdapat konflik-konflik seru. Walaupun cerita rakyat memiliki banyak versi, namun inti dan hikmah yang bisa kita petik dari cerita tersebut biasanya sama.

mangbuda14.blogspot.com
mangbuda14.blogspot.com

Nah, salah satu cerita rakyat yang cukup menarik untuk diambil pelajarannya adalah kisah tentang Malin Kundang. Cerita ini cukup fenomenal dan sangat terkenal di masyarakat. Sampai-sampai dibuat sinetronnya.

1Penggalan Cerita Malin Kundang

dongengceritarakyat.com

Singkat cerita, di daerah Sumatera Barat sana, tinggallah seorang ibu dengan anak laki-lakinya. Nama anak laki-laki itu adalah Malin Kundang. Mereka hanya tinggal berdua, setelah ayahnya yang memutuskan untuk pergi ke negeri seberang tak pernah kembali.

Saat kecil, Malin Kundang diasuh dengan penuh kasih sayang oleh ibunya, diberi didikan yang baik dan selalu didoakan jadi orang sukses oleh ibunya. Saat Malin Kundang dewasa, akhirnya ia memutuskan untuk pergi ke negeri seberang juga, mengikuti jejak ayahnya.

dyka-note.blogspot.co.id
dyka-note.blogspot.co.id

Ketika hendak berangkat, Malin Kundang memiliki cita-cita ingin mendapatkan banyak uang dari hasil pelayarannya dan suatu hari nanti akan kembali ke pangkuan ibu tercinta yaitu di tanah Minang.

Namun, benarlah kiranya bahwa Allah itu maha membolak-balikkan hati manusia. Setelah melalui beraneka macam ujian dan cobaan di lautan dan di tanah perantauan, akhirnya Malin Kundang pun menjadi orang kaya.

dyahmustikareni.wordpress.com
dyahmustikareni.wordpress.com

Ia pun akhirnya meminang putri seorang saudagar kaya. Sementara itu, ibunya Malin Kundang setiap hari selalu menanti kepulangan anaknya. Ia setiap hari berdiri di pinggir pantai dan berdoa agar anaknya kembali.

Hingga pada suatu hari, Malin Kundang dan istrinya melakukan perjalanan liburan menaiki kapalnya. Kemudian mereka mampir di pesisir pantai tempat Malin Kundang berasal.

icarezyikasmkn1.blogspot.com
icarezyikasmkn1.blogspot.com

Ibu Malin Kundang yang setiap hari menunggu di pantai pun melihat kedatangan kapal besar menuju daratan. Saat awak penumpang kapal turun satu persatu, si ibu pun melihat sosok Malin Kundang anaknya.

Walaupun sudah lama tidak bertemu, tapi ibunya Malin Kundang masih ingat tanda luka bakar di tangan anaknya. Sekalipun Malin Kundang sudah berubah menjadi sosok yang gagah, si ibu pun tetap yakin kalau itu adalah anaknya.

Di bagian inilah mulai terlihat konflik dari cerita rakyat ini. Saat ibu memanggilnya, Malin Kundang pun mengacuhkannya, ia tidak mengakui bahwa perempuan tua berpakaian compang camping itu adalah ibunya.

ceritabahasainggris.net
ceritabahasainggris.net

Saat anaknya tidak mengakui bahwa dirinya adalah ibu yang melahirkannya, maka ibu Malin Kundang pun murka, ia marah dan keluarlah sebuah sumpah, “Jika aku adalah ibumu, maka kau akan berubah menjadi batu”.

Saat si ibu mengeluarkan kata-kata itu, maka tiba-tiba terdengar suara halilintar yang sangat kencang dan ombak di lautan pun menjadi sangat besar dan akhirnya Malin Kundang berubah menjadi batu.

2Hikmah dari Kisah Malin Kundang

radiotamhid.com

Walaupun cerita ini hanyalah cerita rakyat yang beredar dari mulut ke mulut dan terkesan tidak masuk akal. Namun, tetap ada hikmah yang bisa kita petik. Pesan dari cerita ini, intinya sih agar kita tidak durhaka kepada orangtua, terutama ibu.

Apapun posisi kita sekarang dan sesukses apapun kita, namun posisi ibu tidak akan pernah berubah. Dialah yang dengan jutaan pengorbanannya, menjadikan kita ada di dunia ini.

Jangankan untuk tidak mengakui ibu, menghardik dan berkata kasar kepada ibu saja sangat dilarang oleh Allah. Karena dengan kita berbuat baik saja, kita tidak akan mampu membalas semua pengorbanan ibu.

Selain ajakan untuk berbakti kepada ibu, cerita ini pun mengajarkan kepada kita untuk tidak sombong saat memiliki banyak harta. Jadilah seperti padi yang semakin banyak bulirnya, namun ia semakin menunduk.