indonesia.deviantart.com

4 Cerita Rakyat Asli Indonesia yang Harus Kamu Ceritakan pada Anak Kamu

Posted on

Banyak cerita rakyat asli Indonesia, namun sedikit yang pas untuk diceritakan pada anak-anak. Kebanyakan justru lebih pas untuk diceritakan pada orang dewasa yang tidak lagi bisa menata diri dan moralnya dalam masyarakat.

Nah, berikut beberapa cerita rakyat penuh makna yang pas untuk mendidik anakmu menjadi anak yang berkarakter.

Timun Mas, Cerita Rakyat Jawa Tengah

youtube.com
youtube.com

Legenda ini bercerita tentang sepasang suami istri petani yang lama tidak dikaruniai anak. Datanglah raksasa menawarkan biji mentimun ajaib yang dikemudian hari menjadi anak bernama Timun Mas.

Petualangan yang menegangkan dimulai ketika umur 17 tahun, Timun Mas kembali diminta oleh si raksasa. Larilah Timun Mas dibekali oleh orang tuanya 4 hal untuk melindungi diri. Garam, cabai, biji mentimun dan terasi udang.

duamatasaya.blogspot.com
duamatasaya.blogspot.com

Ending-nya? Tentu saja si raksasa kalah.

Kamu bisa ceritakan cerita Timun Mas ini pada anakmu untuk mengajarkan kepatuhan dan kepercayaan pada “bekal” yang diberikan orang tua. Setelah selesai bercerita kamu bisa ajarkan perilaku dan sifat serta kebiasaan baik pada anakmu.

Ajari anakmu untuk menjadi anak yang penurut dan memegang teguh pesan dan petuah orang tua.

Lutung Kasarung, Cerita Rakyat Jawa Bawat

play.google.com
play.google.com

Nah, kalau kamu punya dua anak kecil dalam masa pertumbuhan, kakak beradik yang kerap bertengkar, kamu bisa ceritakan tentang lutung kasarung pada mereka. Sebuah cerita yang penuh makna tentang hubungan kakak dan adik.

Cerita lengkapnya bisa kamu temukan sendiri dari banyak sumber, namun garis besarnya adalah tentang kecemburuan sang kakak pada keputusan ayahnya. Ini membuat sang kakak berbuat jahat pada adiknya.

Kamu bisa meceritakan ini jika kedua anak kamu baru saja bertengkar hebat karena keputusanmu tentang sesuatu. Ajarkan mereka tentang persaudaraan dan diskusi. Tentang pertimbangan ‘kenapa’ pada apapun saja.

Malin Kundang, Cerita Rakyat Sumatera Barat

prismadani.blogspot.com
prismadani.blogspot.com

Malin Kundang adalah cerita yang barang kali menjadi salah satu kisah yang paling terkenal diantara cerita rakyat lainnya di Indonesia. Tentu saja karena makna ceritanya yang sangat dalam.

Kalau anak kamu sudah mulai rewel dan tidak penurut, cerita ini sangat pas untuk anakmu. Cerita tentang kepatuhan dan ketaatan pada seorang ibu. Cerita untuk tidak melupakan seorang ibu.

jalan-jalanbasamosamo.blogspot.com
jalan-jalanbasamosamo.blogspot.com

Bahwa akan selalu selamanya ibu seorang anak laki-laki memang harus lebih penting dan diutamakan dari apapun. Melebihi pentingnya sebuah kedudukan, kehormatan atau bahkan seorang istri.

Ajarkan pada anak laki-laki kamu, agar ia tumbuh menjadi seorang gentleman sejati. Laki-laki yang mengutamakan ibunya, ibunya dan ibunya di atas siapapun.

Batu Menangis, Cerita Rakyat Kalimantan

youtube.com
youtube.com

Kalau kamu punya anak perempuan yang mulai menjadi malas dan mulai tidak menghormati orang tua. Cerita batu menangis asal Kalimantan ini sangat pas untuk diceritakan kepada anak kamu.

Berkisah tentang gadis desa dan ibunya yang hidup susah dan miskin. Namun, gadis muda hanya menghabiskan waktunya untuk bermalas-malasan dan bersolek sepanjang hari.

Suatu kali saat pergi ke pasar, ia berjalan di depan ibunya dan setiap kali ditanya oleh banyak orang tentang siapakah gerangan wanita tua yang berjalan di belakangnya, selalu dijawab sebagai budak, pembantu, kacung dan kata-kata kasar lainnya.

Jadilah anak gadis itu dikutuk karena doa ibunya sendiri. Menangislah sang anak saat perlahan tubuhnya berubah menjadi batu, sejak itulah cerita ini muncul dan mulai terkenal. Cerita tentang batu yang menangis.

Kamu bisa ajarkan berbagai makna dan pesan moral dari cerita ini, terutama tentang bakti anak terhadap orang tua. Menghargai orang tua setinggi-tingginya dan tidak mempermalukan orang tua sedikitpun.

[td_smart_list_end]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *