nasional.kompas.com

Chandra Hamzah, Mantan Aktivis Kampus yang Jadi Pejuang Anti Korupsi

Posted on

Kamu tahu siapa Chandra M. Hamzah? Tokoh Nasional yang lahir di Jakarta pada tanggal 25 Februari 1967.

Alumni Fakultas Hukum Universitas Indonesia tahun 1995 ini dipercaya menjabat sebagai Wakil Ketua KPK Bidang Penindakan serta Bidang Informasi dan Data pada tahun 2007-2011.

Karir sebagai Pengacara

republika.co.id
republika.co.id

Ia menamatkan sarjana pada tahun 1995. Pada tahun 1998, terhitung tiga tahun selepas kuliah, Chandra ikut membidani lahirnya Pusat Studi Hukum dan Kebijakan Indonesia (PSHK).

Ia juga pernah beraktivitas di YLBHI sebagai asisten pembela umum. Sempat pula bekerja sebagai staf hukum PT Unelec Indonesia (UNINDO). Setelah itu, Chandra memulai karier pengacara pada sejumlah firma hukum.

Di antaranya, pada firma hukum Erman Radjaguguk & Associates, partner pada firma hukum Hamzah Tota Mulia, pengacara senior pada firma hukum Lubis Ganie Surowidjojo, dan partner pada Assegaf Hamzah & Partners.

Penghargaan Internasional

nasional.kompas.com
nasional.kompas.com

Mantan Komandan Resimen Mahasiswa dan Ketua Senat Mahasiswa Universitas Indonesia, ini juga sempat berkutat dalam kegiatan memberantas korupsi saat menjadi anggota Tim Gabungan Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (TGPTPK) pada 2000-2001.

Wakil Ketua KPK yang membawahi bidang penindakan serta bidang informasi dan data ini memiliki sejumlah lisensi keahlian bidang hukum

Lisensi tersebut yakni lisensi Konsultan Hak Kekayaan Intelektual, lisensi Konsultan Hukum Pajak, lisensi Konsultan Hukum Pasar Modal, dan lisensi Pengacara/Penasihat Hukum/Advokat.

Karena dinilai memiliki integritas dalam gerakan pemberantasan korupsi di Indonesia, Chandra M. Hamzah menerima Integrity Award dari World Bank atau Bank Dunia pada tanggal 9 Desember 2010.

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Vice President World Bank, Obiageli Ezejwessili, langsung kepada Chandra.

Pejuang Anti Korupsi di KPK

nasional.republika.co.id
nasional.republika.co.id

Sebelum berkiprah di KPK, Chandra juga sempat berkutat dalam kegiatan memberantas korupsi saat menjadi anggota Tim Gabungan Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (TGPTPK) pada 2000-2001.

Pada rentang waku yang sama, ia juga ambil bagian dalam Tim Persiapan Pembentukan Komisi AntiKorupsi.

Kepiawaiannya dalam hukum dan kriminal membuat pria yang berulang tahun setiap 25 Februari ini akhirnya mendapat kepercayaan resmi dari pemerintah Indonesia untuk ikut andil dalam urusan hukum dan kriminal di tanah airnya.

Amanat besar tersebut disambut baik oleh pria peraih penghargaan Integrity Award dari World Bank ini dengan bertindak selaku anggota Tim Gabungan Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (TGPTPK) RI.

Selang setahun bergabung dalam tim tersebut, Hamzah beralih menjadi anggota Tim Persiapan Pembentukan Komisi Anti Korupsi.

Atas segala jasa, pengabdian, dan kerja keras yang diberikan pada negara Indonesia, Chandra hamzah dianugerahi kepercayaan nasional untuk bertindak selaku wakil ketua KPK bidang Penindakan serta Bidang Informasi dan Data pda 2007 – 2011.

Ingin Singkirkan Koruptor

hukumonline.com
hukumonline.com

Sebelum masuk KPK, pekerjaan Chandra adalah seorang pengacara. Sebagai pengacara banyak permasalahan hukum yang bisa ia selesaikan.

Rezeki keluarga kecil Chandra pun mengalir deras, dan perlahan-lahan ia mulai bisa menempati rumah sendiri di daerah Jatinegara.

Sang istri mengaku bangga dengan pribadi Chandra yang gigih dalam bekerja. Pekerjaan sang suami memang membuatnya harus pulang malam, tapi sang istri selalu percaya dan mendukung kegigihan suaminya.

Tapi yang mengejutkan, suatu hari tiba-tiba Chandra mengungkapkan keinginannya masuk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Mendengar keinginan tersebut, sang istri agak takut dan melarangnya masuk.

Jawaban Chandra akhirnya mampu membuat istrinya mengikhlaskan keinginan sang suami. Chandra masuk KPK bukan karena masalah uang, kalau rezeki bisa datang dari mana saja, Allah sudah mengatur dan menentukan.

Tapi tujuannya masuk karena terpanggil ingin membersihkan negara ini dari koruptor. Chandra masuk KPK bukan mencari uang, tapi benar-benar murni panggilan hati.

Setelah melamar, ikut tes, akhirnya Chandra diterima di KPK sebagai Wakil Ketua KPK Bagian Penindakan. Dalam website KPK yang bersumber dari Republika, Chandra adalah anggota KPK termuda.

Ternyata begitu mulai bekerja, waktu yang dihabiskan justru gila-gilaan, karena tekad Chandra sangat kuat ingin membasmi koruptor.

Ketika menjadi pengacara, Chandra terbiasa pulang malam. Tapi di KPK, meski sudah pulang ke rumah, sewaktu-waktu bisa saja kembali lagi ke kantor, karena ada panggilan tugas.

[td_smart_list_end]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *