Apa yang kamu rasakan ketika melihat berbagai foto anak-anak? Tentu semua orang akan menjawabnya berbeda. Namun, ada satu perasaan yang sama bukan? Bahagia. Itu yang akan kamu rasakan saat melihat karya-karya bertema childhood photography.

Dan Katrina Parry akan menunjukkannya padamu. Berikut beberapa childhood photography karya Katrina.

1The Twin Born

boredpanda.com

Kelahiran kembar adalah sebuah keajaiban. Tuhan menciptakan makhluk yang lebih ajaib dari adanya kelahiran, ialah ibu. Perempuan menjadi ibu ketika ia melahirkan.

Dan rasa sakit diantara batas hidup dan mati selama melahirkan, seketika hilang, musnah, menguap menjadi bahagia yang tak terperi, tak ada habisnya. Itulah saat pertama kali ibu melihat anak-anaknya menangis, keluar dari kegelapan menuju dunia.

2Pagi

boredpanda.com

Anak-anak selalu bangun, meskipun mereka kerap terlihat masih mengantuk dan mengucek mata. Mereka akan tetap bangun. Dan setelah itu? Tentu saja mereka akan berlarian ceria di sekitar rumah.

Lantas apakah kamu marah? Sedih? Tidak mungkin, kamu akan bahagia melihat anak-anak yang berlarian itu.

3Salju

boredpanda.com

Bahkan jikapun seluruh permukaan rerumputan ditutupi lautan salju, mereka akan tetap berlarian. Dan mereka sama sekali tidak hirau akan hawa dan rasa dingin yang dirasakan orang dewasa.

Tentu saja karena mereka anak-anak. Mereka bahagia dengan itu, mereka berbahagia sepanjang waktu.

4Burung

boredpanda.com

Kebahagiaan itulah yang ingin disampaikan Katrina lewat karya-karya childhood photography miliknya. Katrina tinggal di Wales, fokus gaya fotografinya adalah berbagai objek yang simpel, hidup dan berbagai suasana pedesaan.

Persis seperti apa yang Katrina tangkap dalam childhood photography yang satu ini. Tentu saja hanya kepada anak-anak yang lucu, lugu, dan suci, seekor burung akan tunduk dan bersahabat.

boredpanda.com
boredpanda.com

Karena burung-burung itu mengerti bahasa hati. bahasa yang juga hanya diucap dan dieja oleh anak-anak. Bahasa antusias yang melindungi dan menyayangi. Bukan bahasa penasaran khas manusia dewasa yang mengerikan dan menghancurkan.

Tentu saja hanya kepada anak-anak, seekor burung akan tunduk, duduk, dan bersahabat.

5Rubah

boredpanda.com

Bahkan bayi rubah pun tidak sungkan bermain dengan anak-anak. Mana yang menurut kamu lebih lucu? Si bayi rubah atau anak-anak bertopi yang bermain dengan si bayi rubah?

Bagian mana pun yang menang, semuanya tetap akan membuat kamu bahagia bukan? Itulah yang dilakukan anak-anak. Mereka cukup diam tak melakukan apapun saja, tetap bisa membuat orang dewasa bahagia.

6Sapi

boredpanda.com

Sampai senja mulai menjelang pun, anak-anak tak akan berhenti berlari. Bahkan mereka terus saja ceria. Tidak puas dengan burung, mereka pergi mencari kucing. Tidak puas dengan kucing, mereka ‘menggoda’ sapi.

7Mengejar Matahari

boredpanda.com

Bahkan jika rubah dan burung hantu tidaklah menarik lagi, mereka akan mengejar matahari. Senja yang lari menjauh pun seolah dapat mereka rengkuh lewat tawa dan ceria di ujung cakrawala.

8Berakhirnya Masa Kecil

boredpanda.com

Anak-anak selalu bersemangat untuk segera menjadi dewasa. Mereka berusaha melakukan hal apapun agar cepat dewasa. Menjadi orang dewasa. Tetapi, saat mereka sadar, mereka sedih ketika hari menjadi gelap.

Mereka sedih ketika mereka sadar bahwa masa kecil yang penuh keceriaan dan permainan tanpa akhir akan segera berakhir. Mereka berpikir, bahwa dengan berakhirnya hari, berakhir pula masa kecil mereka.

9Lilin, Selimut, dan Beruang

boredpanda.com

Maka lilin, selimut dan beruang kesayangan mereka pun tidak akan mampu membuat mereka mengantuk pada saat-saat seperti itu. Gelapnya langit tidak pula dapat membuat mereka lelah.

Mereka takut untuk tidur, bukan karena hantu, bukan karena gelap, tetapi karena mereka mengira saat mereka bangun lagi, nanti, mereka bukan lagi menjadi anak-anak.

Bagaimana menurut kamu? Barangkali itulah yang diceritakan Katrina lewat childhood photography yang ia hasilkan. Karya childhood photography yang lucu, menggemaskan, mengharukan, namun tetap membahagiakan bukan?