Sebagai seorang manusia, yang adalah makhluk sosial, sudah menjadi kodrat bahwa kita akan hidup dalam suatu Negara yang ada pemimpin di dalamnya.

Di dunia ini ada berbagai macam model kepemimpinan, dan berbeda-beda di beberapa Negara. Ada yang memakai sistem presidensial, sistem kekaisaran, sistem kerajaan, sistem monarki, dan sebagainya.

Sebagai salah satu warga Negara yang ada di dunia ini, kita sudah seharusnya mampu mengenali dan mengetahui berbagai macam sistem kepemerintahan, terutama yang dianut oleh Negara kita, Indonesia.

Kurangnya edukasi terhadap sebagian besar masyarakat membuat banyak orang di Indonesia tak banyak tahu bagaimana itu sistem demokrasi yang dianut oleh Negara ini.

Sehingga masyarakat harus bisa membedakan, jika Indonesia mulai dimasuki ideologi lain atau sistem demokrasi yang tak seharusnya. Misalnya demokrasi liberal.

Padahal Indonesia adalah Negara yang menganut sistem demokrasi Pancasila, dengan Pancasila sebagai ideologinya.

Sebenarnya apa itu demokrasi liberal?

Demokrasi sendiri adalah bentuk pemerintahan dalam suatu Negara yang menjunjung tinggi persamaan hak dalam proses pengambilan keputusan.

Salah satu bentuk demokrasi adalah adanya persamaan hak antara pejabat maupun rakyat biasa dalam memberikan suaranya saat pemilihan umum Presiden.

Sedangkan kata liberal memiliki arti kebebasan. Dan liberal masuk dalam salah satu bentuk demokrasi. Salah satu Negara dunia yang kita tahu menganut sistem demokrasi ini adalah Amerika Serikat.

Indonesia dahulu pernah menganut sistem demokrasi ini, namun pada akhirnya memang dibubarkan karena justru menimbulkan banyak ketimpangan dalam hidup berbangsa dan bernegara yang tak sesuai dengan ideologi Pancasila.

Nah, ciri-ciri dari demokrasi liberal ini adalah dimana dalam Negara tersebut ada kaum minoritas dan mayoritas, kaum minoritas biasanya tak begitu didengar pendapatnya.

Dan kaum mayoritas sangat mendominasi segala bentuk aspek kepemimpinan dan daur hidup Negara.

Selain itu, kehidupan suatu Negara yang menganut sistem demokrasi liberal terlihat dari bagaimana bebasnya individu dalam melakukan sesuatu sesuai kehendaknya, seakan tanpa ada aturan.