Warga Negara yang baik adalah warga Negara yang mengenali, serta menjunjung tinggi budaya daerah dalam kehidupan bernegaranya, baik dengan sesama warga Negara maupun antar Negara.

Salah satu budaya yang dijunjung tinggi oleh Negara kita tercinta ini adalah budaya saling menghormati, menghargai, menjunjung tinggi rasa malu, serta sikap ramah dan hangat terhadap sesama umat manusia.

Sehingga tak pantas kita terlalu fokus meniru bagaimana kehidupan dan budaya dari Negara lain namun membuat kita menjadi warga Negara yang kehilangan identitas nasionalisme kita sendiri.

Salah satu hal yang perlu kita ketahui dan pahami dari Negara kita ini adalah sistem kepemerintahan yang dianut oleh Indonesia.

Indonesia menganut sistem kepemerintahan dengan demokrasi Pancasila, mendasarkan Pancasila sebagai dasar Negara sekaligus ideologinya.

Sebelumnya, Indonesia pernah menganut beberapa macam sistem demokrasi, diantara demokrasi terpimpin dan demokrasi liberal.

Namun pada akhirnya ditetapkan sistem kepemerintahan yang dianut adalah demokrasi Pancasila, karena memang Indonesia adalah Negara yang memiliki ideologi Pancasila, bukan selainnya.

Lalu bagaimana ciri-ciri Indonesia ini, yang menganut sistem kepemerintahan demokrasi  Pancasila dalam kehidupan bernegaranya?

Yang pertama, dari kata demokrasi sendiri, bahwa kedaulatan ada di tangan Rakyat. Dimana rakyat bebas menyuarakan pendapatnya, terutama dalam memilih siapa Presiden dan Wakil Rakyatnya.

Yang kedua, Pancasila sebagai ideologi, berarti siap menerima bahwa Indonesia terdiri dari bermacam-macam bahasa dan suku bangsa.

Maka tak ada kaum mayoritas yang mendominasi ataupun kaum minoritas yang tertindas. Semua memiliki hak sama sebagai warga Negara.

Dan perbedaan agama juga tak boleh menjadi penyebab salah satu agama menekan atau mendiskriminasi agama lainnya, apalagi mengintimidasi dan menghinanya.

Yang ketiga, adanya polipartai, dimana kebebasan berpolitik yang teratur dan tidak saling menjatuhkan. Tidak ada sistem monopartai atau partai tunggal, karena itu bukan demokrasi.

Dan yang terakhir, adanya gotong royong dan sikap kekeluargaan yang kental harus dijaga oleh semua komponen Negara.