ocehankenari.blogspot.com

Macam-macam Burung Cucak Ijo yang Ada di Indonesia

Posted on

Adakah di antara kamu yang masih asing dengan burung Cucak Ijo?

Burung berwarna hijau yang sesuai dengan namanya itu, yaitu ijo dalam bahasa Indonesia berarti hijau, memang termasuk burung yang digemari banyak orang.

Burung ini termasuk diminati untuk dipelihara karena warna bulunya yang cantik dan bentuknya yang mungil.

Selain bentuk tubuh dan warnanya yang bagus, burung Cucak Ijo juga sangat digemari karena suaranya yang melengking merdu.

Burung ini dikenal sebagai burung pintar juga karena kepiawaiannya dalam menirukan suara burung lain yang biasanya disebut burung master.

Bahkan jika dilatih dengan serius, burung Cucak Ijo ini kemerduan suaranya bisa jauh melebihi suara burung masternya.

Selain dipelihara untuk kesenangan, biasanya orang-orang memelihara Cucak Ijo untuk diikutkan lomba. Selain melombakan keindahan warnanya, yang lebih sering adalah melombakan kemerduan suaranya.

Sehingga tak jarang, semakin bagus warna dan kemerduan suaranya, burung Cucak Ijo akan semakin mahal harganya.

Sehingga tak mengherankan lagi jika burung yang sebenarnya adalah burung liar ini akhirnya malah terkenal sebagai burung peliharaan.

Nah, untuk kamu yang masih belum terlalu mengenal burung yang satu ini, silahkan simak beberapa ragam burung Cucak Ijo berikut ini.

Cucak Ijo Jawa Timur

www.kicaumania.or.id

Seringnya jenis Cucak Ijo dari Jawa Timur ini memiliki nama Cucak Ijo Jember atau Cucak Ijo Banyuwangi. Karena biasanya burung ini tersebar di dua daerah tersebut.

Sebenarnya secara warna burung Cucak Ijo jenis Jawa Timur ini hampir sama dengan burung Cucak Ijo lainnya, jelas sama-sama dominan warna hijau di bulunya.

Namun secara postur tubuh, burung Cucak Ijo Jawa Timur memiliki postur kepala yang jauh lebih besar dibandingkan jenis Cucak Ijo lainnya.

Walau memang sekilas secara postur burung ini mirip dengan jenis Cucak Ijo Kalimantan.

Cucak Ijo Kalimantan

ozonesdw.blogspot.com

Sekilas memang burung ini hampir mirip dengan burung Cucak Ijo Jawa Timur. Namun ketika diperhatikan dnegan seksama, terlihat ada perbedaan walau kecil.

Burung Cucak Ijo Jawa Timur memiliki postur kepala lebih besar dibandingkan dengan jenis Cucak Ijo lainnya.

Sehingga jenis Cucak Ijo Kalimantan ini memiliki postur kepala lebih kecil dari Cucak Ijo Jawa Timur.

Burung Cucak Ijo Kalimantan juga termasuk jenis yang mudah dikenali, karena warna bulunya yang dominan hijau muda.

Dan pada saat burung ini telah dewasa, warna biru di sekitar kepalanya akan berangsur-angsur hilang.

Cucak Ijo Sumatera

beritaflorafauna.blogspot.com

Burung Cucak Ijo jenis ini mudah dikenali karena kombinasi warna bulunya yang unik. Yaitu perpaduan warna hijau, biru, dan kuning.

Untuk warna hijau, jelas warna ini adalah warna dominannya. Untuk warna biru, terletak di pipi burung ini. Dan warna kuning ada di atas kepalanya.

Secara fisik, burung Cucak Ijo Sumatera memiliki postur tubuh yang jauh lebih kecil dibandingkan dengan burung Cucak Ijo jenis Jawa Timur maupun Kalimantan.

Cucak Ijo Mini

i.ytimg.com

Dilihat dari namanya saja sudah tergambar jelas pastinya di bayangan kita bagaimana postur tubuh burung Cucak Ijo jenis ini.

Ya, Cucak Ijo Mini ini memiliki postur yang paling kecil dibandingkan dengan jenis Cucak Ijo lainnya.

Sekilas memang warna burung ini hampir mirip dengan warna burung Cucak Ijo Kalimantan, namun warna hijaunya lebih matang. Dan secara kualitas suara, burung ini juga lebih lantang dibanding jenis lainnya.

Cucak Ijo Ranti

muraibatunusantara.blogspot.com

Dan yang jenis terakhir adalah Cucak Ijo Ranti.

Keunikan dari burung ini adalah ada empat warna yang terkombinasi dalam tubuhnya. Yaitu warna hijau sebagai dominan, hitam di bawah kepala, biru di bagian sayap, dan kuning di seluruh kepala.

Namun secara kualitas suara, jenis Cucak Ijo Ranti ini jauh di bawah teman-temannya yang lain, alias tidak begitu lantang dan merdu.

Itulah tadi beberapa jenis burung Cucak Ijo yang bisa kita temui di Indonesia.

Mungkin kita boleh menyukai keindahan warna dan kemerduan suaranya, namun jika menangkapi semua burung liar yang harusnya bisa hidup bebas, maka lama-kelamaan kita bisa memunahkan spesiesnya juga.

[td_smart_list_end]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *