Dajjal disebutkan berulang-ulang dalam Hadits. Kata Dajjal berasal dari kata dajala, artinya, menutupi (sesuatu).

Kamus Lisanul-‘Arab mengemukakan beberapa pendapat mengapa disebut Dajjal. Menurut suatu pendapat, ia disebut Dajjal karena ia adalah pembohong yang menutupi kebenaran dengan kepalsuan.

www.youtube.com
www.youtube.com

Pendapat lainnya mengatakan, karena ia menutupi bumi dengan bilangannya yang besar. Pendapat ketiga mengatakan, karena ia menutupi manusia dengan kekafiran. Keempat, karena ia tersebar dan menutupi seluruh muka bumi.

Pendapat lain mengatakan, bahwa Dajjal itu bangsa yang menyebarkan barang dagangannya ke seluruh dunia, artinya, menutupi dunia dengan barang dagangannya. Ada juga pendapat yang mengatakan, bahwa ia dijuluki Dajjal karena mengatakan hal-hal yang bertentangan dengan hatinya, artinya, ia menutupi maksud yang sebenarnya dengan kata-kata palsu.

Kata Dajjal tak tertera dalam Al-Qur’an, tetapi dalam Hadits sahih diterangkan, bahwa sepuluh ayat pertama dan sepuluh ayat terakhir dari surat al-Kahfi melindungi orang dari fitnahnya Dajjal, jadi menurut Hadits ini, Al-Quran memberi isyarat siapakah Dajjal itu.

Mengenai hal ini diterangkan dalam Kitab Hadits yang amat sahih sebagai berikut: “Barang siapa hapal sepuluh ayat pertama Surat Al-Kahfi, ia akan selamat dari (fitnahnya) Dajjal.”

Nah berdasarkan hadis shahih akan ada beberapa yang dilakukan Dajjal. Berikut ulasannnya.

1Kawan Dajjal Hidup Senang

ionicon.deviantart.com

Hadits yang menerangkan bahwa pengikut-pengikut Dajjal akan senang hidupnya, ini berlaku pula bagi orang-orang yang bersumpah setia kepadanya.

Alangkah benarnya gambaran Hadits tentang hal ini: “Ia (Dajjal) akan membawa gunung-roti, semua orang menderita kesukaran, kecuali orang-orang yang mengikutinya”.

Nabi SAW: “Barang siapa mengikuti Dajjal, ia akan diberi makan, akan tetapi ia dijadikan kafir” (Kanzul-‘Ummal, jilid VII, halaman 2104).

Pengikut Dajjal akan tertipu karena diberikan kesenangan semu. Sementara orang beriman akan tetap dalam pendiriannya meskipu mereka menderita.

2Berhubungan dengan Arwah

mimpilalu.blogspot.com

Dajjal dapat membuat fitnah dengan cara menghadirkan setan yang dapat menyerupai sanak keluarga manusia.

Mereka dapat berbicara seperti ayah atau ibu manusia yang sudah meninggal. Namun tujuannya adalah menimbulkan fitnah dan kerusakan.

Hadits berikut ini menerangkan tentang perbuatan yang luar biasa ini: “Bersama-sama Dajjal akan dibangkitkan setan-setan yang rupanya mirip dengan orang-orang yang telah meninggal, apakah itu ayah ataukah saudara mereka”. Hadits lain lagi: “Setan-setan akan bercakap-cakap dengan manusia”.

3Yahudi di Belakang Dajjal

www.kabarmakkah.com

Nabi SAW bersabda, “Dajjal akan disertai oleh tujuh puluh ribu orang Yahudi.” “Kebanyakan orang yang mengikuti Dajjal ialah kaum Yahudi.” “Dajjal musuh Allah, akan muncul dan akan disertai oleh balatentara yang terdiri dari kaum Yahudi.”

Di akhir zaman yang akan menjadi pengikut Dajjal adalah kaum Yahudi.  Perkataan “tujuh puluh ribu orang Yahudi” dalam hadits ini mengandung arti jumlah yang besar. Sebagaimana kita maklum, bahasa Arab “tujuh” atau “tujuh puluh” itu digunakan untuk menunjukkan jumtah yang besar.

Jadi, tujuh puluh ribu orang Yahudi ini artinya banyak sekali kaum Yahudi yang mau bekerja-sama dengan Dajjal.

4Pengaruh Dajjal terhadap Wanita

www.answering-christianity.com

Dalam Hadits diterangkan bahwa Dajjal tidaklah kecil pengaruhnya terhadap kaum wanita. Kaum wanita digambarkan akan mendatangi Dajjal.

Sifat kaum wanita yang banyak keluar dari kodrat akan menjadi fitnah tersendiri dan akan terhubung dengan fitnah Dajjal

Nabi SAW bersabda, “Orang terakhir yang akan datang kepada Dajjal adalah kaum wanita.” Memang sifat pemalu kaum wanita dapat lama bertahan menghadapi godaan Dajjal.

SHARE