Gletser Aletsch atau Great Aletsch Glacier merupakan gletser terbesar di Pegunungan Alpen, Swiss. Termasuk dalam situs warisan dunia UNESCO yang dinobatkan pada tahun 2001.

Gletser yang dulunya memiliki panjang sekitar 26 kilometer ini juga mencakup daerah seluas lebih dari 120 kilometer persegi.

Terletak di bagian timur Bernese Alps di kanton Valais,Negara Swiss. Aletsch memiliki tiga gletser kecil yang alurnya menuju satu titik yang sama di Concordia. Ketebalannya diperkirakan hingga mencapai 1 kilometer. Kemudian menuju lembah Rhone sebelum menjadi sungai Massa.

Gletser Aletsch termasuk tempat yang paling mengesankan dari pegunungan Alpen, Swiss. Merupakan salah satu area yang termasuk dalam Kawasan Lindung Jungfrau – Aletsch.

1Gletser Aletsch Terus Mencair

widerimage.reuters.com

Perubahan iklim dan pemanasan global merupakan ancaman bagi manusia. Hal ini berlaku juga di kawasan ini. Dampak perubahannya begitu nampak nyata seperti fenomena mencairnya Gletser Aletsch.

Suhu pada abad ke-21 di Pegunungan Alpen telah meningkat hingga lebih dari dua kali lipat dari rata-rata suhu global.

Penyusutan yang terjadi hingga hari ini di Gletser Aletsch rata-rata hampir 10 meter per tahun. Ditambah lagi dengan intensitas hujan dan angin yang lebih banyak di Negara Swiss.

Saat ini panjang Gletser Aletsh hanya berkisar 21 kilometer dengan kedalaman 900 meter saja. Kondisi ini menjadi gambaran penyusutan sebesar lima kilometer pada panjang dan kedalamannya berkurang hingga 200 meter sejak tahun 1864.

widerimage.reuters.com
widerimage.reuters.com

Gletser ini sekarang menjadi teror tersendiri bagi warga Swiss. Ketika potongan gletser jatuh ke dalam Danau Marjelen yang terletak antara Gletser Aletsch dan Gletser Fiescher.

Maka danau tersebut akan meluap. Para pakar memperkirakan sekitar 10 juta meter kubik air akan mengalir ke bawah menyusuri lembah menuju pemukiman penduduk.

Gletser mulai surut pada tahun 1860-an hingga sekarang. Dampak yang dirasakan juga tidak hanya akan dialami Negara Swiss.

Gletser ini merupakan sumber dari Sungai Rhone. Salah satu sungai penting di Eropa. Terjadinya pencairan gletser secara berlebihan akan berdampak pada hampir seluruh Negara di Eropa.

2Ritual Doa di Puncak Gunung

widerimage.reuters.com

Warga di sekitar pegunungan Alpen sering melakukan ritual khusus untuk mencegah gletser mencair secara drastis. Mereka mendaki ke puncak gunung menuju suatu tempat yang dijadikan gereja kecil di sana dan memanjatkan doa guna mencegah meluasnya pencairan gletser.

3Dilema Penduduk Sekitar

widerimage.reuters.com

Namun dilema juga dialami oleh mereka. Jika gletser tidak mencair, mereka harus menanggung resiko kurangnya ketersediaan air minum, pakan ternak, energi hingga pencegahan kebakaran hutan.

Selain itu, para wisatawan justru tertarik pada fenomena gletser yang terus mencair. Bila gletser sampai berhenti mencair. Maka secara otomatis akan mengurangi daya tarik wisatawan.

Padahal saat ini mereka juga sedang berjuang menghadapi resesi dan krisis ekonomi yang menimpa Eropa. Penghasilan yang bersumber dari para wisatawan menjadi salah satu pilar penting ekonomi saat ini bagi mereka.

4Menurut Pakar

widerimage.reuters.com

Seorang ahli geografi berkebangsaan Jerman bernama Hanspeter Holzhauser menyatakan bahwa panjang Gletser Aletsch berkurang sekitar 23 meter setiap tahunnya.

Pria yang berprofesi sebagai akademisi di University of Bern, Jerman ini menganalisa peristiwa fluktuasi gletser selama ribuan tahun menggunakan catatan sejarah yang ada. Menggunakan analisa dari inti es, fosil tanah, dan kayu-kayu yang terperangkap di dalamnya.

Dia menyimpulkan bahwa sebagian besar pencairan gletser dipengaruhi oleh variasi iklim akibat dampak dari pemanasan global.