Pernah tidak merasakan konflik di dalam kantor? ada suasana yang tidak nyaman sehingga membuat kerja menjadi tidak produktif.

Adakalanya konflik juga menyebabkan hubungan antarsesama karyawan menjadi renggang. Nah salah satu efeknya, kita jadi dijauhi oleh teman-teman kerja.

Bisa jadi kita memang tidak salah. Namun demi kepentingan yang lebih luas lagi tidak ada salahnya mengalah. Bagaimanapun tempat kerja adalah aktivitas kita melakukan mata pencahariaan sehari-hari.

Nah bagaimana agar saat rekan kerja menjauhi kita, kita bisa memperbaiki keadaan? simak langkah dan tips berikut ini

1Jaga Emosi

moviespix.com

Daripada memberitahu seeseorang dengan kalimat “Saya kan tidak bisa melakukan semuanya!” utarakan apa yang bisa kamu lakukan.

Dengan begitu Kamu bisa memberikan pengertian pada rekan kerja, dan membuatnya paham akan kesulitan kamu. Meredam emosi sangat dianjurkan agar tidak lagi terjadi hubungan yang serba tidak enak

2Gunakan Kata “Saya’

www.careerealism.com

Satu kata yang hampir pasti membuat seseorang menjadi defensif dan membela diri dari tuduhan adalah “kamu”.

Komunikasi dua pihak langsung berhenti karena lawan bicara malah sibuk merencanakan strategi pembelaan diri dibandingkan mendengar penjelasan.

Jadi untuk menghindarinya, tidak ada salahnya mulai berkata, “Sebenarnya saya ingin membantu, namun pekerjaan saya hari ini benar-benar sangat banyak. Bagaimana kalau rekan lain saja, kebetulan si A sangat ahli mengerjakan pekerjaan tersebut.”

3Hindari Sindiran dan Sarkasme

coolchurchgroupsinfo.wordpress.com

Menyindir seseorang dengan komentar-komentar yang kasar atau bersifat sarkastik cuma akan membuat kita merasa puas sesaat.

Namun berikutnya, efek jangka panjang yaitu membuat situasi menjadi tambah buruk harus kamu terima yang pasti akan sangat menyusahkan. Sebisa mungkin hindari deh hal yang satu ini.

4Jangan Potong Pembicaraan Orang Lain

www.thestaffingstream.com

Memotong pembicaraan orang lain bukan hanya merupakan kebiasaan yang tidak sopan dan sangat mengganggu, namun hal tersebut juga bisa memberikan efek berlawanan dari apa yang ingin kita dapatkan dari seseorang.

Saat memotong pembicaraan, kita mungkin berpikir untuk tujuan baik yaitu mempersingkat pembicaraan sekaligus (mungkin) menjelaskan. Namun kenyataannya, malah bisa jadi orang yang disela tersebut jadi sebal terhadap tingkah Kamu.

5Klarifikasi, Bukan Menuduh

boomdc.com

Jangan memulai pertanyaan dengan kata “Kenapa?” karena itu hanya akan membuat seseorang merasa dihakimi dan kemudian mereka akan melakukan aksi defensif.

Gunakan kata seperti “Siapa,” “Apa,” “Kapan,” “Di mana” atau “Bagaimana” untuk membuka kalimat pertanyaan yang ingin kamu ajukan.

Rasanya bila kamu mampu menampilkan sisi diri yang asertif, bicara berdasarkan fakta serta sopan, rekan-rekan kerja akan hormat dan segan.

Selain itu ada keuntungan ektra, kalau kamu mempunyai hubungan baik dengan semua orang, siapa tahu ada kesempatan peningkatan karir tanpa diduga-duga. Selamat berkarya!

SHARE