Pada postingan kali ini admin akan mencoba berbagi sedikit informasi tentang “bacaan sholat dhuha lengkap arti dan terjemahannya.” Karena ternyata, setelah ditelusuri melalui mesin pencarian google. Masih banyak saudara kita yang belum hafal tentang doa-doa sholat, salah satunya adalah doa sholat dhuha. Maka dari itu admin akan membuat pembahasan khusus sholat dhuha yang semoga dengan adanya artikel ini dapat memudahkan para pembaca yang masih dan mau berusaha menghafal doa sholat dhuha.

Ternyata, jika ditelurusuri lebih jauh, bacaan sholat dhuha itu hampir sama dengan bacaan doa-doa lainnya. Hanya yang membedakannya adalah awal niat serta surat pendek yang dibaca setelah selsai sholat lainnya Bacaan sholat dhuha hampir sama dengan bacaan sholat sunat lainnya serta bacaan surat pendek setlah sholat. Sementara bacaan dan gerakan tetap masa seperti shalat pada umumnya.

Pengertian Sholat Dhua

Sholat Dhuha adalah shalat sunah yang dilakukan dari mulainya terbit fajar (matahari) sampai menjelang masuk waktu zhuhur, pertengahan waktu siang. Afdhalnya dilakukan pagi hari pada saat matahari mulai naik ( Antara jam 9.00 sampai sebelum dzuhur ). Shalat dhuha lebih kita kenal dengan shalat sunah untuk memohon rizkinya Allah SWT. Karena berdasarkan pada sebuah hadits Nabi menerangkan bahwa Allah berfirman :

Wahai anak Adam, jangan sekali-kali engkau malas mengerjakan empat rakaat pada waktu permulaan siang ( Shalat Dhuha ) niscaya pasti akan Aku cukupkan kebutuhanmu pada akhir harinya. (HR.Hakim dan Thabrani).

Niat

kiki widyasari Niat Doa Sholat Dhua
imgkid.com

Niat adalah suatu tindakan yang akan kita lakukan mengikuti apa kata hati, seperti yang diterangkan dala hadits “Dari Amirul Mukminin Abu Hafsh, Umar bin Al-Khathab radhiyallahu ‘anhu, ia berkata : “Aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Segala amal itu tergantung niatnya, dan setiap orang hanya mendapatkan sesuai niatnya. Maka barang siapa yang hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya itu kepada Allah dan Rasul-Nya. Barang siapa yang hijrahnya itu Karena kesenangan dunia atau karena seorang wanita yang akan dikawininya, maka hijrahnya itu kepada apa yang ditujunya”.

Hadits ini diriwayatkan oleh dua orang ahli hadits yaitu Abu Abdullah Muhammad bin Ismail bin Ibrahim bin Mughirah bin Bardizbah Al Bukhari (orang Bukhara) dan Abul Husain Muslim bin Al Hajjaj bin Muslim Al Qusyairi An Naisaburi di dalam kedua kitabnya yang paling shahih di antara semua kitab (hadits Bukhari no. 1 dan Muslim no. 1907).

Maka dari itu niatkanlah terlebih dahulu sebelum melakukan sholat dhuha, sehingga apa yang kita kerjakan nantinya mendapat pahala serta ridho dari Allah SWT.

Surat Pendek yang Dibaca

Surat Pendek Ad-Dhuha
2.bp.blogspot.com

Video Surat Ad-Dhuha Merdu

Ada dua pendapat yang menganjurkan kita membaca surat-surat pendek ketika melaksanakan sholat dhuha. Para imam menganjurkan surat yang dibaca setelah membaca surat Al-fatihah adalah surat Asy Syamsi (rakaat pertama) dan surat Ad-Dhuha pada rakaat ke dua (pendapat Imam Jalal Suyuthi dalam Hawsyil Khothiib).

Ada juga pendapat lain yang sama kuatnya, yaitu dari Imam Ibnu Hajar dan Imam Ramli. Mereka mengatakan pada rakaat pertama yang di anjurkan untuk dibaca yaitu surat Al-Kafirun setelah itu pada rakaat kedua membaca surat al Ikhlash. Para ulama sepakat menganjurkan untuk mengumpulkan dua pendapat tersebut dengan membaca surat Asy Syamsi pada rakaat pertama dan Al-Kafirun pada rakaat kedua, pada dua rakaat pertama.  Selanjutnya pada dua rakaat selanjutnya, membaca ad Dhuha pada rakaat pertama dan al Ikhlash pada rakaat ke dua. Untuk rakaat-rakat selanjutnya, membaca surat al Kafirun pada rakaat pertama dan al Ikhlash pada rakaat ke dua.

Doa setelah sholat dhuha

Inilah Doa Setelah Sholat Dhuha
mustaffakadir.files.wordpress.com

Bacaan Latin

ALLAHUMMA INNADH DHUHA-A DHUHA-UKA, WAL BAHAA-A BAHAA-UKA, WAL JAMAALA JAMAALUKA, WAL QUWWATA QUWWATUKA, WAL QUDRATA QUDRATUKA, WAL ISHMATA ISHMATUKA. ALLAHUMA INKAANA RIZQI FIS SAMMA-I FA ANZILHU, WA INKAANA FIL ARDHI FA-AKHRIJHU, WA INKAANA MU’ASARAN FAYASSIRHU, WAINKAANA HARAAMAN FATHAHHIRHU, WA INKAANA BA’IDAN FA QARIBHU, BIHAQQIDUHAA-IKA WA BAHAAIKA, WA JAMAALIKA WA QUWWATIKA WA QUDRATIKA, AATINI MAA ATAITA ‘IBAADAKASH SHALIHIN.

Wahai Tuhanku, sesungguhnya waktu dhuha adalah waktu dhuha-Mu, keagungan adalah keagungan-Mu, keindahan adalah keindahan-Mu, kekuatan adalah kekuatan-Mu, penjagaan adalah penjagaan-Mu, Wahai Tuhanku, apabila rezekiku berada di atas langit maka turunkanlah, apabila berada di dalam bumi, maka keluarkanlah, apabila sukar mudahkanlah, apabila haram sucikanlah, apabila jauh dekatkanlah dengan kebenaran dhuha-Mu, kekuasaan-Mu (Wahai Tuhanku), datangkanlah padaku apa yang Engkau datangkan kepada hamba-hambaMu yang soleh.”

Hadits Rasulullah SAW terkait Shalat Dhuha

  • “Siapapun yang melaksanakan shalat dhuha dengan langgeng, akan diampuni dosanya oleh Allah, sekalipun dosa itu sebanyak buih di lautan.” (H.R Tirmidzi)
  • Barang siapa shalat Dhuha 12 rakaat, Allah akan membuatkan untuknya istana disurga” (H.R. Tirmiji dan Abu Majah)
  • “Dari Zaid bin Arqam ra. Berkata,”Nabi SAW keluar ke penduduk Quba dan mereka sedang shalat dhuha‘. Beliau bersabda,?Shalat awwabin (duha‘) berakhir hingga panas menyengat (tengah hari).” (HR Ahmad Muslim dan Tirmidzi)
  • “Dari Ummu Hani bahwa Rasulullah SAW shalat dhuha 8 rakaat dan bersalam tiap dua rakaat.” (HR Abu Daud)
  • “Barangsiapa yang masih berdiam diri di masjid atau tempat shalatnya setelah shalat shubuh karena melakukan i’tikaf, berzikir, dan melakukan dua rakaat shalat dhuha disertai tidak berkata sesuatu kecuali kebaikan, maka dosa-dosanya akan diampuni meskipun banyaknya melebihi buih di lautan.” (HR Abu Daud)
  • “Rasulullah bersabda di dalam Hadits Qudsi, Allah SWT berfirman : “Wahai anak Adam, jangan sekali-kali engkau malas mengerjakan empat rakaat shalat dhuha, karena dengan shalat tersebut, Aku cukupkan kebutuhanmu pada sore harinya.” (HR Hakim & Thabrani)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here