Perbuatan dosa tentu adalah hal yang harus kita hindari. Tidak ada orang yang ingin dengan sengaja melakukan dosa. Apalagi diketahui oleh banyak orang.

Jikapun ia berniat melakukan dosa, pastilah dilakukan secara sembunyi-sembunyi. Namun di dalam keseharian, ada beberapa perbuatan yang menurut Allah dan Rasul-Nya perbuatan dosa, namun sudah dianggap hal biasa.

Sebuah perkara bagi manusia adalah biasa namun ternyata mendatangkan dosa dari Allah dan Rasulullah. Berikut beberapa bab perbuatan dosa yang dianggap biasa.

1Ghibah

hipster-notes.blogspot.com

Dalam banyak pertemuan di majlis, seringkali yang dijadikan hidangannya adalah menggunjing. Padahal Allah Subhanahu wa Ta’ala melarang hal tersebut, dan menyeru agar segenap hamba menjauhinya. Allah menggambarkan dan mengidentikkan ghibah dengan sesuatu yang amat kotor dan menjijikkan. Allah berfirman :

“Artinya : Dan janganlah sebagian kamu menggunjing sebagian yang lain. Sukakah salah seorang diantara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati ? Maka tentulah kamu merasa jijik dengannya”. (Al-Hujurat: 12)

Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam menerangkan makna ghibah (menggunjing) dalam sabdanya :

Jadi, ghibah adalah menyebutkan sesuatu yang terdapat pada diri seorang muslim, sedang ia tidak suka (jika hal itu disebutkan). Baik dalam keadaan soal jasmaninya, agamanya, kekayaannya, hatinya, ahlaknya, bentuk lahiriyahnya dan sebagainya.

Caranya-pun bermacam-macam. Di antaranya dengan membeberkan aib, menirukan tingkah laku atau gerak tertentu dari orang yang dipergunjingkan dengan maksud mengolok-ngolok.

2Namimah

www.bidadari.my

Namimah adalah perbuatan mengadu domba.Mengadukan ucapan seseorang kepada orang lain dengan tujuan merusak adalah salah satu faktor yang menyebabkan terputusnya ikatan, serta menyulut api kebencian dan permusuhan antar sesama manusia.

Allah mencela pelaku perbuatan tersebut dalam firman-Nya.

“Artinya : Dan janganlah kamu ikuti setiap orang yang banyak bersumpah lagi hina, yang banyak mencela, yang kian kemari menghambur fitnah”. (Al-Qalam : 10-11)

Ibnu Abbas meriwayatkan “Artinya : (Suatu hari) Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam melewati sebuah kebun di antara kebun-kebun di Madinah. Tiba-tiba beliau mendengar dua orang yang sedang di siksa di dalam kuburnya, lalu Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

“Artinya : Keduanya disiksa, padahal tidak karena masalah yang besar (dalam anggapan keduanya) -lalu bersabda- benar (dalam sebuah riwayat disebutkan “Padahal sesungguhnya ia adalah persoalan besar”). Salah seorang diantaranya tidak meletakkan sesuatu untuk melindungi diri dari percikan kencingnya dan seorang lagi (karena) suka mengadu domba”. (Hadits Riwayat Al Bukhari, lihat Fathul Baari, 1/317)

Diantara bentuk namimah yang paling buruk adalah hasutan yang dilakukan terhadap seorang lelaki tentang istrinya atau sebaliknya, dengan maksud untuk merusak hubungan suami istri tersebut.

3Tidak Bersih Saat Buang Air

www.huffingtonpost.com

Islam datang dengan membawa peraturan yang semuanya demi kemaslahatan umat manusia. Diantaranya soal menghilangkan najis.

Islam mensyari’atkan agar umatnya melakukan istinja’ (cebok dengan air) dan istijmar (membersihkan kotoran dengan batu), lalu menerangkan cara melakukannya sehingga tercapai kebersihan yang dimaksud.

Sebagian orang menganggap enteng masalah menghilangkan najis. Akibatnya badan dan bajunya masih kotor. Dengan begitu, shalatnya menjadi tidak sah. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengabarkan bahwa perbuatan tersebut salah satu sebab dari azab kubur.

“Kebanyakan azab kubur disebabkan oleh buang air kecil”. (Hadits Riwayat Ahmad, Shahihul Jami’ No. 1213)

Termasuk tidak cebok setelah buang air kecil adalah orang yang menyudahi hajatnya dengan tergesa-gesa sebelum kencingnya habis, atau sengaja kencing dengan posisi tertentu atau di suatu tempat yang menjadikan percikan air kencing itu mengenainya, atau sengaja meninggalkan istinja’ dan istijmar tidak teliti dalam melakukannya.

4Masuk Masjid dengan Mulut Bau

kontraktorkubahmasjid.com

Hal ini nampak sepele namun jauh jauh hari, Rasulullah SAW sudah mengingatkan.

“Barangsiapa makan bawang putih atau bawang merah hendaknya ia menjauhi kami atau beliu bersabda hendaknya menjauhi masjid kami dan diam di rumahnya (HR Bukhari).

Jadi jika ingin masuk masjid pastikan dengan akaian yang bersih lagi suci dengan badan dan bau mulut yang segar karena kita akan menghadap Allah SWT.

5Mendahului Imam secara Sengaja

tuntunanshalat.com

Sekarang kita dapati orang orang pun menjadi tak sabaran saat shalat berjamaah. Beberapa jamaah melakukan gerakan yang mendahului imam

Padahal perbuatan itu sejatinya dilarang dengan tegas oleh Rasulullah SAW.

Nabi SAW bersabda, “Tidakkah takut orang yang mengangkat kepalanya sebelum imam, bahwa Allah akan mengubah kepalanya menjadi kepala keledai (HR Muslim)