Kamu pernah nonton film back to the future? Sebuah film sci-fi atau science fiction  yang mulai dirilis pada tahun 1985. Barangkali Dubai saat ini adalah ‘masa depan’ yang pas untuk film tentang masa depan tersebut.

Film back to the future sangat populer pada saat itu karena petualangan masa depan yang dialami oleh pemeran utamanya. Bahkan film ini terus dibuat hingga sekuel ketiga. Sebenarnya dalam film ini juga terdapat bumbu-bumbu komedi yang lucu.

Kembali pada Dubai, kota ini memang kota para konglomerat dan pengusaha minyak. Hal ini sedikit banyak telah mempengaruhi tumbuhnya pembangunan dan teknologi yang ada di Dubai.

Penasaran dengan kota masa depan ini? Berikut beberapa ulasan yang dapat membuktikan pada kamu bahwa Dubai benar-benar kota masa depan.

1Dubai

dailymail.co.uk

Kota ini adalah kota masa lalu yang berumur sangat tua. Beberapa dokumen menyebutkan bahwa wilayah Dubai saat ini telah ada sejak dulu sekitar 150 tahun yang lalu. Di Uni Emirat Arab (UEA), kota ini ada yang terbesar kedua setelah Abu Dhabi.

Nah, menariknya dua kota ini , Dubai dan Abu Dhabi adalah kota yang memiliki hak veto. Terutama adalah hak veto yang berhubungan dengan masalah kritis kepentingan nasional Dewan Nasional Federal UEA.

Lantas, apa yang membuat kota ini sangat ‘masa depan’?

2Marina

dailymail.co.uk

Seorang fotografer asal Belanda bernama Albert Dros akan membuktikannya pada kamu. Gambar ini diambil oleh Albert di salah satu sudut kota Dubai. Tepatnya di bibir pantai Dubai yang lebih dikenal dengan istilah Marina.

Bahkan pada daerah pinggiran pantai yang tanahnya terkenal tidak stabil pun, Dubai berisi ratusan gedung mewah dan megah yang mencakar langit dengan gagah.

3Highway Intersection

dailymail.co.uk

Nah, kalau foto yang satu ini dijepret oleh fotografer berumur 30 tahun itu dengan fokus perpotongan jalan tol di Dubai. Terlihat sangat menakjubkan bukan? Persis kota-kota di masa depan dengan kendaraan berkecepatan tinggi.

Bukan hanya fungsinya sebagai jalan tol, pembangunan tata kota Dubai juga sangat artistik. Semuanya seolah telah dirancang dengan sangat matang, seolah memang berusaha merancang kota masa depan.

4Bumi di Masa Depan

dailymail.co.uk

Gambar yang satu ini diambil oleh Albert dari atas Cayan Tower. Ia menggunakan kamera Sony A7RII dengan beberapa lensa. Lensa yang paling sering ia pakai adalah lensa Sony Zeiss 16-35mm.

dailymail.co.uk
dailymail.co.uk

Albert mengunjungi Uni Emirat Arab pada bulan lalu, bulan Januari 2016. Kebanyakan dari foto yang ia ambil, berfokus pada waktu malam hari. Hal ini tentu saja karena Dubai memang sangat menakjubkan di malam hari.

Kalau kamu sering menonton film-film sci-fi  yang bertema tentang masa depan, kamu tentu akan ngeh bahwa kota ini benar-benar serupa dengan kota-kota yang kerap disebut ‘metropolis’ pada film-film sci-fi.

5The Burj Khalifa

dailymail.co.uk

Tentu saja salah satu yang paling menarik dan tidak boleh dilewatkan adalah The Burj Khalifa. Kata Burj adalah bahasa arab yang berarti tower atau menara. Sedang istilah Khalifa mengacu pada seseorang yang pemimpin muslim, Khalifah.

dailymail.co.uk
dailymail.co.uk

Inilah The Burj Khalifa, menara tertinggi di dunia dengan struktur dan bentuk yang sangat unik. Runcing menghadap langit yang luas. Tinggi Burj Khalifa ini mencapai 829,9 meter.

Menara ini mulai dibangun konstruksinya pada tahun 2004 dan detil eksteriornya selesai pada tahun 2009. Pembukaan secara resmi gedung menara tertinggi di dunia ini dilakukan pada tahun 2010.