Setelah memutuskan untuk menikah, pada umumnya banyak pasangan suami istri yang menginginkan untuk segera mendapatkan keturunan untuk  melengkapi kebahagiaan mereka. Keluarga kecil itu akan menjadi lebih indah dan bahagia dengan hadirnya sang buah hati.

Akan tetapi tidak semua pasangan yang mengharapkan hal tersebut dapat hamil dalam waktu yang singkat. Bahkan tidak sedikit pula pasangan yang telah menikah bertahun tahun belum mendapatkan keturunan karena sang istri sulit untuk hamil.

Banyak cara yang dilakukan oleh pasangan yang belum mendapatkan keturunan. Mulai dari menerapkan pola hidup sehat, intensitas berhubungan, hingga makan makanan penyubur kandungan. Tapi hanya sedikit yang berhasil hamil setelah menerapkan hal tersebut.

Jika sepasang suami istri telah mengalami banyak kegagalan dalam hal ini maka langkah pertama yang harus dilakukan adalah dengan mengkonsultasikan hal tersebut dengan dokter spesialis kamu.

Biasanya bila pasangan telah melakukan hubungan intim secara teratur selama beberapa  bulan namun belum juga menunjukkan tanda kehamilan, maka kemungkinan besar kamu atau pasangan sedang mengalami masalah kesuburan yang perlu penanganan secara tepat dan cepat.

Selain masalah tentang kesehatan, faktor sulit hamil lainnya adalah dari gaya hidup yang tidak sehat. Gaya hidup yang tidak sehat akan mempengaruhi kesuburan rahim seorang wanita. Terutama bila si wanita tersebut mempunyai kebiasaan mengkonsumi minuman beralkohol, kafein dan juga merokok.

Apalagi apabila wanita tersebut adalah seorang wanita karir yang mempunyai pekerjaan dengan aktivitas yang sangat berat serta menguras tenaga. Produksi estrogen pemacu ovulasi akan terkikis jika kamu berolahraga secara berlebihan.

Bagi para pria, olahraga berlebihan dapat membunuh sperma karena suhu internal dari organ reproduksi laki laki akan meningkat terlalu tinggi. Namun bila kamu termasuk orang yang senang berolahraga, ada baiknya kamu berkonsultasi dengan dokter ataupun ahli gizi.

Hal terakhir adalah mengenai wanita yang terlalu lama menunda kehamilan karena berbagai alasan. Misalnya si wanita sedang sibuk untuk mengejar karir atau pendidikan lanjutan yang tentu saja hal ini akan menyita cukup banyak waktu.

Akibatnya mereka tidak terpikirkan untuk segera hamil dalam waktu dekat. Sedangkan pada usia 30 tahun keatas, wanita akan cenderung susah hami lbila dibandingkan dengan mereka yang masih berusia 20 tahunan.