Memiliki anak kembar terlebih kembar identik adalah kebahagiaan tersendiri bagi orang tuanya. Bahkan banyak pasangan muda yang mendambakan anak kembar sebagai pelengkap kebahagiaan keluarga kecil mereka.

Berpikir dobel sudah semestinya menjadi kebiasaan orang tua si kembar. Membeli 2 baju, 2 kereta bayi, 2 biaya sekolah, 2 masalah remaja, dan bahkan tak jarang mereka sakit bersamaan.

Namun, jika kamu mensyukuri rezeki yang Allah berikan ini maka kebahagiaanmu juga akan berlipat menjadi 2 kali lipat baik saat si kembar masih kecil atau saat sudah dewasa kelak.

www.boredpanda.com
www.gudangkesehatan.com

Lilia Alvarado mendapatkan anugerah 2 anak kembar identik berjenis kelamin perempuan. Tak ada yang lebih membuatnya bahagia melebihi kelahiran 2 putrinya dengan selamat.

Pada usia kehamilan 30 minggu Lilia Alvarado harus menerima kenyataan bahwa putrinya mengalami sindrom langkan Twin to Twin Transfusion (TTTS).

Sindrom ini adalah komplikasi dimana darah mengalir pada kedua janin dengan satu plasenta. Sindrom TTTS sangat berisiko menyebabkan kematian pada bayi.

Satu bayi menyumbangkan darah pada bayi penerima akan mengalami pertumbuhan yang lambat. Namun, bayi penerima darah juga dapat terancam karena jantungnya bekerja memompa darah lebih keras sehingga dapat menyebabkan gagal jantung.

www.boredpanda.com
www.boredpanda.com

Kenyataan ini tentu saja membuat si ibu terpukul. Namun, Lilia Alvarado berusaha untuk tenang dan menjaga emosi. Ia paham benar bahwa stress hanya akan memperburuk kondisi bayi dan ibunya.

Setelah menjalani bed rest dokter melihat paru-paru 2 bayi ini berkembang dengan baik. Kemudian dokter memutuskan untuk menjalani operasi caesar darurat untuk mencegah perkembangan buruk yang dapat terjadi.

Pada usia kehamilan 35 minggu, 2 putri kembar identik telah lahir. Anak pertama Juliette (3,9 pon) dan Anabelle (4,10 pon). Kedua bayi kecil ini harus berjuang dari awal kelahiran saat menempati ruangan NICU.

Mereka juga menjalani terapi fisik dan terapi wicara untuk mengurangi efek dari sindrom TTTS dan kelahiran prematur. Kabar baiknya mereka bertahan dan berkembang menjadi anak yang menggemaskan.

Lilia Alvarado yang memiliki hobi fotografi mengembangkan bakatnya. Ia mendapatkan inspirasi dari 2 gadis kecilnya. Hasil jepretan fotonya seolah memiliki cerita kebahagiaan tersendiri.

Tempat-tempat foto yang di ambil sebenarnya tempat sederhana dan sangat mudah di jumpai. Namun, bakat fotografi Lilia Alvarado membuat foto-foto ini sangat indah dan penuh dengan cerita.

www.boredpanda.com
www.boredpanda.com

Berikut ini 3 foto Lilia Alvarado yang dapat menginspirasimu memfoto anak kembar.

1Hujan Bahagia

www.boredpanda.com

Foto ini menggunakan pakaian yang sangat sederhana. Hanya celana pendek dan kaos dalam. Juliette dan Anabelle berpose dengan sebuah payung besar transparan. Mereka tampak bahagia bermain di padang rumput dengan kondisi hujan.

Melalui foto ini Lilia Alvarado ingin bercerita bahwa ia bahagia menjadi ibu dari 2 gadis kembar identik yang cantik.

2Sungai Kehidupan

www.boredpanda.com

Anabelle dan Juliette mengenakan gaun bertingkat dan sama persis. Mereka berdiri di pinggir sungai kecil tanpa alas kaki. Nampak salah satu si kembar sedang serius mengamati sesuatu di tangannya. Kembar satunya ikut memperhatikannya juga dengan serius.

Melalui foto ini Lilia Alvarado bercerita bahwa pada usia kehamilan 30 minggu, kedua gadis kembarnya mengalami tanda-tanda sindrom TTTS.

3Pantai di Kala Senja

www.boredpanda.com

Di foto ini kedua gadis kembar cilik tidak mengenakan baju yang sama. Seorang mengenakan gaun, dan seorang mengenakan kaos dan celana pendek. Merek berdiri di pinggir pantai yang tenang saat senja.

Nampak si anak bercelana pendek hendak menaruh sebuah kapal-kapalan di pinggir pantai dengan digandeng oleh kembarannya.

Melalui foto ini Lilia Alvarado ingin bercerita betapa takutnya ia menghadapi kenyataan kehamilannya. Ia mencoba tenang dan memahami bahwa kondisi stress hanya akan memberikan efek negatif pada janinnya dan juga dirinya.

SHARE