Kamu tentu sangat suka melihat foto bulan yang indah bukan? Tentunya lebih suka lagi jika kamu menyaksikan foto gerhana bulan, apalagi jika foto tersebut adalah hasil karya kamu sendiri.

boredpanda.com
boredpanda.com

Nah, lewat artikel ini kamu bisa mempelajari bagaimana menghasilkan foto gerhana bulan yang sempurna. Banyak hal yang mesti diperhatikan, jadi baca artikel ini sampa selesai ya!

1Sequence Photography

photographylife.com

Kamu harus tentukan dulu pilihannya, apakah kamu akan mengambil gambar seluruh proses gerhana bulan dari awal sampai akhir atau hanya di tengah-tengah (period of totality) proses tertentu saja ketika bulan berwarna orange atau merah.

Nah, saran yang terbaik adalah melakukan pengambilan foto gerhana bulan dari awal hingga akhir, dari full moon atau bulan purnama hingga lunar eclipse atau gerhana bulan.

1001boom.com
1001boom.com

Alasannya apa? Tentu saja kamu akan mendapatkan gambar yang sangat indah setelah melalui proses editing atau penggambungan foto. Hasilnya akan serupa dengan gambar di atas. Gambar di atas diambil oleh Nasim Mansurov dari website Photography Life.

2Perlengkapan Kamera dan Lensa

mynikonlife.com.au

Berbeda dengan saat kamu mencoba mengambil foto bulan purnama yang ‘kaya’ akan cahaya, saat melakukan pengambilan foto gerhana bulan kamu akan kekurangan cahaya. Karena gerhana bulan memang tidak banyak memantulkan cahaya seperti bulan purnama.

Nah, kamu harus meningkatkan ISO kamera kamu ke taraf yang jauh lebih tinggi, minimal dengan lensa yang panjang di atas 300mm. Menggunakan kamera DSLR yang dapat meredam suara pada ISO dengan level yang tinggi akan sangat bagus.

3Pengaturan Kamera

photographylife.com

Pada permulaan gerhana bulan yang diawali dengan bulan yang terang, pengaturan yang tepat pada kecepatan shutter adalah sekitar 1/125-1/250th per detik pada f/11, ISO 100-200.

Nah, untuk menghasilkan gambar seperti di atas, Nisam mengubah pengaturan kamera saat bulan memasuki tahap gerhana. Kamera yang digunakan adalah Nikon D3S dengan lensa 200-400mm, f/4 pada 550mm ISO 400, 6/10, f/6.3.

Lensa yang panjang (di atas 300 mm) akan membuat foto gerhana bulan yang kamu hasilkan akan terasa lebih besar. Hal ini dikarenakan pada waktu yang bersamaan bulan bergerak dengan sangat cepat ‘masuk’ pada kamera kamu.

4Fokus Ketepatan dan Ketajaman

photographylife.com

Tidak peduli lensa apapun yang kamu gunakan, mendapatkan fokus gambar yang sangat akurat pada bulan adalah hal yang benar-benar sangat penting. Sebaiknya kamu mematikan opsi autofocus ketika telah yakin mendapatkan titik fokus terbaik.

Gunakan mode LiveView untuk melakukan check apakah gambar yang kamu hasilkan sudah cukup fokus dan tajam. Tentu saja yang terbaik adalah mencoba melakukan berbagai titik fokus secara manual.

5Proses Paska, Foto Gerhana Bulan

visualwilderness.com

Kamu bisa menggunakan Photoshop atau Lightroom. Nasim memberikan beberapa langkah mudah dalam melakukan editing foto, terutama dalam mengurangi noise pada foto.

Pertama, ambil sepasang foto dengan langit gelap. Buka foto bulan menggunakan “Magic Wand”, pilih (select) bulan saja dengan opsi tersebut. Edit level “Tolerance” dan pastikan kamu telah ‘mengambil’ seluruh gambar bulan, jangan hanya sebagian.

Copy” (ctrl+C) bulan dan “Paste” ke gambar dengan langit yang gelap. Jika gambar bulan yang kamu copy masih memiliki semacam pinggiran hitam sedangkan langit tidak hitam sempurna, kamu tetap bisa mengakalinya.

Select gambar bulan dengan Magic wand, klik kanan pilih “Select Inverse”, klik kanan lagi dan pilih “Feather” lalu tambahkan 2-3 pixels. Kemudian klik “Add a Mask” pada bagian pallete.

Klik pada bagian Mask tersebut kemudian klik “Apply Mask”. Ulangi cara ini beberapa kali jika dibutuhkan hingga ‘pinggiran hitam’ pada gambar bulan lebih halus dan menjadi samar sesuai dengan gelap yang ada pada foto langit gelap.