Gambaran alam semesta yang kita lihat selama ini, seperti bintang-bintang, nebula, dan planet nyaris semuanya luar biasa.

Tapi apakah semua gambaran ini nyata? Dan seberapa banyak campur tangan para pembuat untuk menghasilkan warna yang sempurna dan menarik perhatian?

Sebuah buku dengan judul Coloring the Universe diluncurkan untuk menjawab pertanyaan ini. Tentang tampilan balik layar dan beberapa foto luar angkasa menakjubkan dibuat.

1Pelican Nebula

dailymail.co.uk

Gambar ini menunjukkan ionisasi di nebula Pelican, salah satu yang terbesar dari formasi bintang terdekat. Polanya dari radiasi ultraviolet yang berasal dari bintang dengan sinar terang yang terbentuk bersama nebula ini.

2Eagle Nebula

dailymail.co.uk

Gambar selanjutnya adalah Nebula Elang. Yang bersinar terang dari gugusan bintang yang membentuk debu dan gas.

3Gambar vs Kenyataan

dailymail.co.uk

Penulis utama buku Coloring the Universe, Dr. Travis Rector dari University of Alaska Anchorage menghabiskan lebih dari 20 tahun membuat banyak gambaran di National Optical Astronomy Observatory (NOAO) dan galeri Gemini Observatory.

Ia sering mendapat pertanyaan apakah gambar-gambar itu nyata? Itukah yang benar tampak?

Pertanyaan ini sulit dijawab. Kebanyakan, teleskop melihat obyek yang sangat kecil atau membuat pusing mata. Selain itu, juga mengobservasi cahaya yang tidak dilihat mata, seperti infra merah dan sinar X.

Teleskop memberikan tampilan superhuman. Membuat sesuatu yang tidak tampak menjadi tampak.

Salah satunya adalah nebula Rosette yang berasal dari gugusan bintang terkemuka, bersinar karena cahaya ultraviolet dari bintang biru, muda, dan panas di nebula.

Detail inilah yang kemudian dijadikan rujukan untuk membuat gambaran Rosette yang menjadi salah satu obyek foto paling cemerlang di langit malam.

4Nebula NGC 3242 dan Orion A

dailymail.co.uk

Gambar ini menunjukkan debu gas di dekat gugusan nebula NGC 3242.

dailymail.co.uk
dailymail.co.uk

Kemudian di gambar berikutnya adalah gas komplek dari Orion Molecular atau yang dikenal sebagai Orion A.

Keduanya adalah kumpulan gas besar di mana bintang dimulai, dengan jarak sekitar 1.500 tahun cahaya. (satuan jarak di luar angkasa adalah ‘tahun cahaya’)

5Gambaran Luar Angkasa dengan Berbagai Filter

dailymail.co.uk

Gambar di atas adalah contoh yang sudah mengalami proses perbaikan. Pada bagian paling kiri menggunakan filter hidrogen alfa.

Gambar yang biru menggunakan sulfur, dan yang paling gelap menunjukkan cahaya infra merah terdekat. Lalu yang terakhir adalah kombinasi semuanya.

Pada buku itu dijelaskan, saat membuat gambar, astronom menggunakan efek untuk merubah apa yang dilihat teleskop menjadi apa yang bisa dilihat mata.

Dalam proses ini, mereka memasukkan unsur-unsur warna sesuai data yang masuk. Di mana warna-warna itu menjadi mungkin untuk dilihat oleh mata manusia.

Jika cahaya yang didapat tidak bisa dilihat mata manusia, maka astronom akan memanfaatkan informasi detail obyek untuk membentuk warna yang bisa dilihat manusia.

6NGC 6992 Terhubung Dengan IC 1340

dailymail.co.uk

Gambar lain yang bisa disimak adalah NGC 6992 yang terhubung dengan IC 1340. Keduanya adalah sisa ledakan supernova yang dikenal sebagai Cygnus Loop.

Lokasinya sekitar 1.500 tahun cahaya dari Bumi. Astronom memperkirakan jika ledakan supernova yang menyebabkan nebula itu terjadi antara 5.000 hingga 10.000 tahun silam.

7Bulan Bersinar

dailymail.co.uk

Gambar ini memang gambar bulan. Yang diambil dengan teleskop Mosaick I. Tampilan itu diambil dengan teleskop 0,9 meter dengan lobang bidik kamera yang tertutup sangat cepat.

Pembukaannya adalah 1/20 kali tiap detik, terlalu singkat untuk merekam bintang.

8Triangulum Galaxy – M33

dailymail.co.uk

Terletak di konstelasi Triangulum, galaksi Triangulum begitu mirip dengan galaksi bentuk spiral. Dikenal juga sebagai M33, dan memiliki panjang lebih dari 30.000 tahun cahaya dengan jarak lebih dari dua juta tahun cahaya.

dailymail.co.uk
dailymail.co.uk

M33 dan galaksi kita (Galaksi Andromeda atau M31) adalah tiga galaksi utama di pusat jagad raya, sebuah kelompok kecil galaksi yang dikenal dengan The Local Group.

Demikian tadi beberapa foto-foto luar biasa dari luar angkasa yang berhasil diambil. Untuk mendapatkn foto-foto luar biasa ini rupanya tidak mudah.

Butuh keahlian khusus, teknologi canggih dan juga usaha yang terus menerus untuk mendeskripsikan keindahan jagad raya dalam bentuk yang bisa diterima manusia.

Dengan melihat foto-foto luar biasa ini, rasanya manusia itu kecil sekali. Tidak ada apa-apanya dibanding jagad raya yang super luas. Masih banyak hal yang belum diketahui manusia di luar sana.