Vitamin dan mineral merupakan dua hal yang saling berkaitan dan sama-sama memiliki peran penting bagi kesehatan tubuh. Hanya saja, sebagian besar orang Indonesia lebih banyak mengkonsumsi vitamin dan melupakan asupan mineral dalam menjaga kesehatan tubuhnya.

Mineral merupakan kelompok mikronutrien bagi tubuh. Artinya tubuh hanya membutuhkan dalam jumlah kecil. Menurut para ahli, mineral dalam tubuh hanya dibutuhkan sebesar 5% saja. Namun demikian keberadaannya sangat vital bagi tubuh.

Banyak yang menganggap bahwa vitamin dan mineral merupakan zat yang sama. Padahal dalam struktur kimia, keduanya memiliki bentuk yang berbeda. Faktanya, bahwa vitamin yang masuk dalam tubuh hanya dapat bekerja dengan baik jika bersinergi dengan beberapa mineral tertentu.

Jika dalam tubuh kekurangan beberapa jenis mineral, maka sebanyak apapun vitamin yang masuk tidak akan terserap dan akan terbuang begitu saja. Namun jika asupan mineral terlalu banyak, juga akan menimbulkan suatu penyakit tertentu. Jadi mengkonsumsinya pun harus seimbang.

Berikut ini fungsi dari beberapa jenis mineral yang penting bagi tubuh.

1Kalsium (Ca)

segiempat.com

Memiliki fungsi menjaga kesehatan tulang dan gigi. Juga berperan penting untuk proses kontraksi dan relaksasi otot, pembekuan darah, dan sistem imunitas.

Mengkonsumsi susu 2 gelas sehari sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan kalsium dalam sehari. Selain itu, mengkonsumsi buah dan sayur yang mengandung kalsium juga dapat kamu lakukan. Seperti kangkung, daun singkong, bayam, daun pepaya dan brokoli.

2Fosfor (P)

necturajuice.com

Mineral jenis ini juga berfungsi dalam proses mineralisasi tulang dan gigi. Selain itu, juga mengatur keseimbangan pH darah. Kekurangan mineral ini dapat mengakibatkan otot terasa lebih lemah. Namun jika berlebih, justru menyebabkan pengerasan pada organ-organ tubuh yang tak seharusnya.

Kamu bisa memperoleh fosfor dari bahan alami seperti daging, ikan, unggas, telur, susu serta kacang-kacangan.

3Natrium atau Sodium (Na)

friskogfunksjonell.no

Fungsi utamanya menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh. Selain itu, berfungsi dalam menjaga dan mengatur tekanan osmotik agar cairan tidak keluar dari darah dan masuk ke dalam sel. Dalam perannya menjaga keseimbangan cairan tubuh, natrium bersinergi dengan kalium.

Natrium juga berfungsi dalam transmisi saraf, kontraksi otot, absorpsi glukosa, dan sebagai alat angkut zat gizi melalui membran sel.

4Kalium atau Potasium (K)

slideplayer.nl

Selain fungsi bersama Natrium seperti yang disebutkan sebelumnya, Kalium memegang peranan menyeimbangkan pH asam-basa dalam tubuh. Kalium juga berfungsi dalam transmisi saraf, relaksasi otot serta sebagai katalisator dalam banyak reaksi biologik seperti metabolisme energi.

Dan masih banyak lagi jenis mineral yang dibutuhkan dalam tubuh untuk mendapatkan kesehatan yang prima. Sebagaimana sebuah penelitian tentang air terbaik di dunia, yaitu air zam-zam yang di dalamnya terdapat ratusan jenis mineral yang berbeda dan seimbang.