Yang mainin sih memang anak-anak, tapi yang membuat desain mainannya tetap harus orang dewasa. Orang dewasa dianggap lebih profesional tentunya dalam membuat desain mainan anak-anak.

Tapi bagaimana semisal anak-anak diberikan kesempatan untuk mendesain sendiri mainannya? Kira-kira jadi seperti apa ya mainannya?

Nah ide itu saat ini telah dilakukan IKEA, dengan membiarkan anak-anak bereksplorasi menggambar hewan kesukaannya di secarik kertas.

Lalu dari desain gambar itu, IKEA menjadikannya mainan sungguhan. Ternyata hasilnya unik dan lucu lho. Jaringan toko perlengkapan rumah asal Swedia itu melakukannya dalam rangka kegiatan amal.

Sebelumnya IKEA memang membuat semacam sayembara untuk memilih 10 gambar dari anak-anak di seluruh dunia. Dari 10 gambar krayon itu diolah lagi oleh desainer mainan IKEA untuk dijadikan mainan boneka.

10 gambar yang dipilih sebagai pemenang tersebut ada yang menggambar dinosaurus, kelelawar, angsa, harimau, dan berbagai hewan lainnya. Bahkan juga ada yang menggambar unicorn dan monster.

Maklum saja buatan anak-anak, mahluk-mahluk itu dibuat lucu dan unik. Misalnya saja, ada dinosaurus memakai topi, badak bertubuh gemuk dan berkaki kurus, dan lain sebagainya.

Yang hebat tentu adalah desainer IKEA, mereka sanggup menerjemahkan gambar-gambar hasil karya anak-anak tersebut, menjadi boneka yang sangat mirip dengan gambar aslinya.

Mereka bukannya meralat gambar yang terkesan ‘salah gambar’, tapi tetap membiarkan apa adanya, sehingga persis dengan gambarnya.

Seluruh boneka yang dibuat berdasarkan gambar anak-anak tersebut, dijual ke seluruh jaringan toko IKEA di seluruh dunia, dengan mengusung nama Soft Toys for Education. Indonesia sudah ada belum ya?

Hasil penjualan untuk setiap boneka Soft Toys for Education, IKEA akan mendonasikan 1 Euro kepada Unicef dan Save the Children.

Ternyata program seperti ini sudah dilakukan IKEA semenjak tahun 2003 dan sejak itu IKEA Foundation telah menyumbangkan sekitar 90 juta dolar untuk anak-anak.

Nah, seperti apa lucunya mainan yang dibuat dari gambar anak-anak, ini dia gambarnya.

1Terrence, 6 Tahun, Malaysia

boredpanda.com

Terrence mungkin berniat membuat monster seperti godzilla, tapi setelah dibuat boneka malah seperti buaya berdiri yang lucu.

Mulut menganga dalam gambar bersiap untuk memangsa, sedang mulut menganga di boneka malah jadi monster ketawa alias ‘cengengesan’.

2Koen, 10 Tahun, Belanda

boredpanda.com

Entah apa yang ada dalam imajinasi Koen, mungkin ini adalah gambar monster yang selama ini dikaguminya. Sekarang menjadi monster bertangan enam yang menggemaskan tentunya.

3Stella, 6 Tahun, Siprus

boredpanda.com

Padahal Stella sangat sederhana dalam membuat gambar angsa. Tapi desainer IKEA menyulap gambar tersebut menjadi boneka angsa lucu dengan warna pink.

4Karla, 10 Tahun, Kroasia

boredpanda.com

Nah kalau ini mirip salah satu karkater dalam serial kartun larva. Itu loh tumbuhan besar yang bisa melahap apapun didepannya. Begitu mirip ya antara gambar dan bonekanya?

5Thymeo, 4 Tahun, Belgia

boredpanda.com

Gambar-gambar monster memang jadi kesukaan anak laki-laki. Kali ini Thymeo menggambar seekor dinosaurus tanpa tangan, memakai topi tentara. Memang unik imajinasi anak dari Belgia ini.

Kalau dinosaurus tentara nggak punya tangan, terus nembaknya pakai apa ya?

6Maja, 8 Tahun dan John, 5 Tahun, Norwegia

boredpanda.com

Benar-benar absurd! Dibilang koala bukan koala, dibilang monyet bukan monyet. Apa aja deh yang penting lucu bagi Maja dan John.

7Dora, 7 Tahun, Inggris

boredpanda.com

Ini spesies baru yang dibuat Dora, mungkin kamu tertarik menamainya?

8You-Chen Wu, 6 Tahun, Taiwan

boredpanda.com

Dasarnya anak umur 6 tahun, belum tahu gimana menggambar empat kaki harimau dengan baik. Akhirnya jadi seperti gambar di atas deh.

Uniknya desainer IKEA, bukannya dibenerin, malah dibiarkan dengan bentuk apa adanya seperti gambar.

9Albert, 7 Tahun, Rumania

boredpanda.com

Kelelawar hitam yang serem, dengan mata dan taring yang nggak proporsional.

1010 Boneka Imaginasi Anak-anak

boredpanda.com

Inilah ke 10 boneka hasil imajinasi anak-anak sewaktu dikumpulin. Moga-moga aja mereka tetep akur ya!