Awan merupakan kumpulan tetesan air di dalam atmosfer karena pemadatan uap air yang  telah melampaui keadaan jenuh. Awan memiliki beberapa bentuk dan jenis, sehingga awan dapat digolongkan berdasarkan genus-nya.

Berikut adalah 10 penggolongan awan tersebut.

1Sirus

cahyasuciw21.blogspot.com

Sirus merupakan awan yang tersusun dari serat lembut dan halus berwarna putih mengkilat tanpa adanya bayangan. Bentuknya mirip bulu burung.

Sirus bisa berbentuk lurus, melengkung, tidak beraturan, atau nampak kusut yang dinamakan fibratus. Awan ini sering tersusun seperti pita yang melengkung di langit sehingga seakan-akan terlihat bertemu pada satu atau dua titik horizon.

Awan sirus terdiri dari kristal es yang gejala optiknya disebabkan oleh pembiasan, pemantulan dan penghamburan cahaya oleh kristal-kristal es. Awan jenis ini tidak dapat menimbulkan hujan.

2Sirokumulus

www.bluetripper.com

Sirokumulus ialah lapisan awan yang nampak terdiri dari unsur kecil menyerupai butiran padi berwarna putih dan tanpa bayangan. Awan ini berbentuk lonjong atau seperti lensa.

Awan sirokumulus ini hanya dapat digunakan namanya bila awan yang diamati berkaitan dengan sirus atau sirostratus. Awan yang diamati memiliki ciri-ciri yang memperlihatkan bahwa awan tersebut mempunyai kristal es.

3Sirostratus

rafiqamarsha.blogspot.com

Awan yang terlihat seperti tirai kelambu halus keputih-putihan ini tidak mengaburkan tepi matahari atau bulan yang ada, akan tetapi bisa menghasilkan gejala “halo” atau lingkaran yang bulat mengelilingi matahari dan bulan, biasanya terjadi di musim kemarau.

4Altokumulus

geoenviron.blogspot.com

Lapisan awan berwarna putih atau kelabu ini terdiri dari unsur-unsur berbentuk bulatan pipih ketika dilihat saat senja. Awan ini berbentuk kecil dengan jumlah yang banyak.

Awan ini biasanya juga berbentuk seperti bola yang agak tebal. Altokumulus sering berdekatan dan bergerombol sehingga terlihat seperti bergandengan.

5Altostratus

abiaagung.blogspot.com

Awan dengan warna mendekati kelabu dan kebiru-biruan ini meliputi hampir keseluruhan langit. Altostratus terdiri dari air dan kristal es sehingga dapat menghasilkan hujan yang cukup lebat.

Awan ini terbentuk pada waktu senja dan malam hari lalu menghilang ketika matahari terbit.

6Nimbostratus

herukhoeruddin.blogspot.com

Nimbostratus merupakan lapisan awan yang seragam, berwarna kelabu tua, luas, dan sering mendapat koyakan awan di bawahnya yang saling terpisah maupun bersambung.

Di Indonesia awan jenis ini hanya akan menimbulkan hujan gerimis saja.

7Stratokumulus

assaadahulujami.wordpress.com

Awan dengan bentuk seperti bola-bola ini berwarna kelabu. Awan ini seringkali menutupi seluruh langit sehingga terlihat seperti gelombang.

Lapisan awan stratokumulus ini tipis dan tidak menghasilkan hujan.

8Stratus

edimardiyantosmkn4.blogspot.com

Lapisan dari awan stratus ini melebar seperti kabut tipis, awan ini dikatakan sebagai awan rendah yang ketinggiannya di bawah 2000 meter.

Awan stratus terdiri dari tetesan awan-awan kecil. Stratus yang berbentuk tebal sering terdiri dari tetesan air hujan.

9Kumulus

aulsphoto.blogspot.com

Awan kumulus adalah awan tebal dengan gumpalan yang menjulang. Gumpalan itu berwarna putih atau cahaya kelabu yang nampak seperti bola kapas mengambang.

Awan ini berbentuk garis besar yang tajam dengan dasar tajam pula. Dasar ketinggian awan ini sekitar 1.000 meter dengan lebar 1 km. Awan kumulus terdiri dari tetes air yang suhunya di bawah 0ºC.

10Kumulonimbus

letakastronomisindonesia.blogspot.com

Kumulonimbus merupakan awan dengan bentuk yang tampak berat dan padat, awan ini menjulang tinggi sekali menyerupai gumpalan yang besar.

Kumulonimbus terdiri dari tetes awan dengan bagian atasnya terdapat es. Awan ini berwarna putih atau gelap terletak di ketinggian 1.000 kaki dan puncaknya yang menjulang itu lebih dari 3.500 kaki.

Awan ini erat hubungannya dengan hujan deras, petir, tornado, dan badai.

SHARE