Gunung Kelud yang berada di provinsi Jawa Timur merupakan gunung berapi yang masih aktif. Gunung ini berada di antara perbatasan Kabupaten Kediri, Kabupaten Blitar, dan Kabupaten Malang.

Pada tahun 2014 Gunung Kelud memunculkan kubah lava yang kemudian hancur dan menjadi letusan yang besar.

Gunung ini erupsi pada tanggal 13 – 14 Februari 2014. Awal letusan Gunung Kelud pada tahun 2014 dideteksi dengan adanya peningkatan aktifitas pada akhir tahun 2013. Namun saat itu situasi kembali tenang.

Baru kemudian status meningkat dari normal menjadi waspada pada tanggal 2 Februari 2014. Pada tanggal 10 Februari hingga 13 Februari 2015 statusnya meningkat menjadi bahaya tertinggi; AWAS.

Pada pukul 22.50 WIB letusan pertama ledakan eksplosif seperti pada tahun 1990 menyebabkan hujan kerikil yang cukup lebat hingga menimbulkan hujan abu vulkanik di beberapa tempat. Hingga ke wilayah Solo, Yogyakarta, bahkan sampai Purbalingga.

Selain itu juga dilaporkan mencapai Kabupaten Ciamis, Bandung dan beberapa daerah lain di Jawa Barat.

Hujan abu dari letusan Gunung Kelud menyebabkan kelumpuhan pada beberapa bandara dan menimbulkan kerugian hingga 17,8 milyar rupiah. Berikut adalah kondisi di beberapa wilayah saat dan pasca erupsi sepanjang sejarah letusan Gunung Kelud.

1Erupsi Gunung Kelud yang Tampak dari Desa Anyar, Blitar

wowkeren.com

Gambar di atas merupakan foto yang diambil saat terjadinya erupsi Gunung Kelud. Dapat dilihat asap tebal bewarna kehitaman mengarah ke barat mengikuti arah angin.

Sehingga menyebabkan beberapa wilayah di bagian barat Gunung Kelud merasakan dampaknya seperti hujan kerikil dan hujan abu.

2Penutupan Stupa Candi Borobudur

wowkeren.com

Pasca terjadinya erupsi Gunung Kelud pada Februari 2014, para pengelola Candi Borobudur melakukan penutupan pada seluruh stupa yang ada di kawasan Candi Borobudur. Hal ini sebagai upaya untuk melindungi peninggalan sejarah di wilayah Yogyakarta itu.

3Pemukiman Warga di Yogyakarta

wowkeren.com

Letusan yang cukup dahsyat dari Gunung Kelud sampai ke arah barat hingga menimbulkan hujan abu pada pemukiman warga di wilayah Yogyakarta. Hal ini menyebabkan seluruh pemukiman warga tertutup abu putih dan banyak pohon menjadi layu.

4Tukang Becak Terkena Dampak Abu Gunung Kelud

wowkeren.com

Tak hanya tempat wisata dan pemukiman warga saja yang terkena dampak dari erupsi Gunung Kelud. Termasuk juga aktifitas warga menjadi terganggu karena hujan abu yang sangat tebal menutupi jalan. Sehingga menimbulkan kabut tebal serta jarak pandang yang pendek.

Hal ini mengharuskan para pengguna jalan harus menyalakan lampu di siang hari, menggunakan masker, dan kacamata agar tidak terkena abu vulkanik secara langsung.

5Penutupan Bandara

wowkeren.com

Pasca erupsi Gunung Kelud juga sempat melumpuhkan aktifitas beberapa bandara di Pulau Jawa. Salah satunya Bandara Adi Sucipto di Yogyakarta. Hal ini disebabkan beberapa badan pesawat yang diparkir disana sampai tertutup abu vulkanik.

Hal ini mengharuskan pihak bandara menunda jadwal penerbangan hingga kondisi udara dan jarak pandang kembali normal. Selain itu, pihak maskapai juga membutuhkan waktu untuk membersihkan badan pesawat yang tertutup abu vulkanik.

6Warga Membersihkan Lingkungan

wowkeren.com

Pasca letusan erupsi, warga terdampak abu vulkanik membersihkan atap rumah mereka dari kerikil dan pasir. Sebagian lainnya juga membersihkan tumpukan abu di jalanan yang mencapai ketebalan hingga 5 cm.

Banyak rumah warga yang rusak akibat hujan kerikil yang terjadi pada Februari 2014 lalu. Ditambah dengan turunnya hujan di beberapa wilayah pasca hujan abu menyebabkan atap rumah warga roboh sebelum sempat mereka bersihkan dari tumpukan pasir abu vulkanik.