Selepas masa remaja, kebanyakan wanita mungkin merasa jauh lebih dewasa. Tapi apakah mereka benar-benar dewasa? Dewasa, satu kata yang terkadang dilontarkan seseorang kepada wanita-wanita di atas usia 20 tahun atau mungkin malah di atas 18 tahun.

Well, sayangnya usia tidak bisa menjadi patokan apakah seorang wanita bisa dikatakan dewasa. Terkadang kita masih melihat wanita ataupun pria yang masih cenderung asal-asalan dengan hidup mereka.

Dewasa tidak harus identik dengan gaya berpakaian ataupun sejenisnya. Dewasa lebih cenderung dilihat dari bagaimana seseorang menyikapi setiap hal dalam hidupnya dan atau mampu menempatkan diri/ membawa diri dengan situasi yang terjadi.

Memang dewasa berkaitan dengan pola berpikir dan tindak seseorang atau dipandang secra emosionalnya, tentu sangat rumit jika ingin menilai dari hal tersebut.

Nah, bagaimana dengan kamu, khususnya wanita, untuk mengetahui apakah diri kamu sudah dewasa? Jika kamu ingin menilai dirimu atau sahabat perempuan mu layak dikatakan dewasa atau belum, berikut terdapat beberapa ciri wanita bisa dikatakan sudah dewasa.

1Tidak Memikirkan Kebahagian Sendiri

www.rumahtips.com

Wanita dewasa tahu caranya untuk bahagia, tapi dia tidak egois. Ketika kamu menjalin hubungan dengan sahabat-sahabatmu, kamu tak melulu menuntut untuk selalu dimengerti dan diperhatikan agar kamu merasa bahagia.

Namun kamu juga ingin membahagiakan sahabat-sahabatmu. Baginya kebahagiaan itu tak hanya untuk dirinya sendiri tapi juga melihat dan merasakan sahabat atau orang lain merasakan bahagia.

2Berani Mengakui Kesalahan

sculptureinternationalrotterdam.nl

Coba kamu perhatikan diri kamu ataupun sahabat kamu. Ketika menghadapi masalah apakah kalian bersikap defensif? Sikap defensif manusia memang sudah ada dalam diri manusia.

Orang yang bersikap defensif sulit menerima kritik atau masukan orang lain. Yup, memang sikap defensif bisa menjadi tameng untuk melindungi diri.

Namun, jika ada orangyang jelas-jelas berbuat salah tapi tidak mengakui kesalahannya bahkan mencari-cari alasan untuk beralibi atas kesalahan tersebut itu menunjukkan sikap defensif, tentu membuat kesal bukan.

Wanita dewasa jika dia berbuat salah, dia berani mengakui kesalahannya dan bertanggung jawab atas perbuatan yang telah dilakukan.

3Tidak Sungkan Mengucapkan “Terima kasih”

jadiberita.com

Terima kasih. Ucapan sederhanan yang berdampak luar biasa bagi orang yang mendengarnya. Ucapan terebut merupakan salah satu wujud syukur atas apa yang diterima dan wujud penghargaan atas apa yang telah dilakukan orang lain terhadap diri kita.

Saat kamu bersama sahabatmu, tak perlu mengagendakan hal-hal yang muluk-muluk agar waktu yang kalian habiskan berkesan. Kehangatan bersama sahabat ataupun orang terdekat bisa tercipta melalui hal-hal yang sederhana.

Seperti say ‘thank you’ kepada mereka atas waktu dan kebersamaan yang telah dilalui bersama.

4Tidak Berpandangan Sempit

rainonmeadow.files.wordpress.com

Semakin dewasa perempuan, maka akan semakin pandai dia dalam menilai atau memilah suatu hal. Kamu tak hanya menilai hal dari satu sudut pandang saja.

Setiap kali kamu melihat sesuatu atau membaca suatu kondisi, kamu tak mudah untuk menjudge pihak lain berdasarkan satu sudut pandang.

Wanita dewasa akan melakukan cek dan ricek setiap kali ada kabar yang simpang siur. Dia juga tak berpikiran sempit terhadap suatu hal, dia memiliki pikiran yang terbuka dan tak tergesa-gesa dalam menyelesaikan suatu hal.

5Pandai Mengontrol Emosi

youtube.com

Wanita dewasa tak mudah marah jika ada hal yang sangat mengganggunya. Bahkan apa yang dia rasakan tak melulu diluapkan secara berlebihan kepada orang lain.

Misal saja ketika seorang perempuan sedang jatuh cinta, dia tidak langsung menshare apa yang dia rasakan ke media sosial, pun ketika bad mood, dia bisa mengontrol emosinya agar tidak meledak-ledak.

6Tidak Membeda-bedakan Orang Lain

harrisonschoolnews.com

Perempuan dewasa bisa bersikap baik terhadap orang yang ada di sekitarnya. Ketika menjalin hubungan sosial dengan orang lain, dia tidak membeda-bedakan. Sosok nya yang ramah dan suka bergaul adalah nilai plus baginya.

Dia bersedia menolong siapapun yang membutuhkan bantuannya. Jadi dia tak hanya menolong orang yang menurutnya menguntungkan baginya.

Setelah kamu mengetahui beberapa ciri wanita dewasa di atas, apakah kamu memiliki salah satu ciri tersebut?

No problem, meskipun kamu belum memiki ciri-ciri tersebut, karena dewasa itu memerlukan tahapan dan proses. Ada yang mengatakan bahwa “tua itu pasti, tapi dewasa adalah pilihan”.
Untuk menjadi dewasa tentu juga memerlukan usaha.