Hal-hal Sedih Ini Pasti Akan Kamu Temukan Saat Kamu Menyadari Usiamu Telah Bertambah Semakin Banyak

Posted on

Usia manusia memang akan semakin bertambah banyak seiring dengan semakin bertambahnya jumlah detik, menit, jam, hari, bulan, bahkan tahun. Itu memang kuasa Tuhan, dan manusia hanya bisa taat menjalaninya.

Sehingga sebagai manusia, dengan umur yang semakin menua, harusnya kita semakin dewasa dalam bersikap, bertindak, dan berlaku semuanya dalam menjalani kehidupan ini.

Karena kita tak pernah tahu, kapan dan di usia keberapa Tuhan akan mengambil nyawa kita untuk kembali kepadaNya bukan?

Nah, dalam proses kedewasaan seiring bertambahnya umur tersebut, ada beberapa hal yang akan manusia temukan dalam hidupnya, salah satunya adalah beberapa hal sedih berikut ini.

Hal-hal sedih ini muncul dengan sendirinya sesuai dengan kondisi yang tak dapat ditolak tersebut, karena secara otomatis saat usia seorang manusia bertambah banyak alias menjadi dewasa, mereka akan merasakan hal-hal sedih ini:

Usia Orangtua Juga Semakin Menua

 

18cara-anak-membahagiakan-orangtua
nuralhuda.org

Saat usia kita semakin bertambah banyak, maka yang tak dapat kita tolak juga adalah bertambahnya usia orangtua kita. Jika kita semakin dewasa, mereka semakin menua.

Orangtua yang dulu begitu kuat membersamai dan menjaga kita, pelan-pelan juga akan bertambah tua dan lemah, tak mampu lagi kuat dan selincah dulu lagi.

Dan yang lebih menyedihkan lagi adalah bayangan kapan Tuhan akan memisahkan kita dari orangtua ketika ajal menjemput mereka kelak karena usia tua pasti identik dengan dekatnya kematian.

Mulai Berjauhan Dengan Saudara

1654859_714147408625187_989358084_o
wellyigustileoyulio.blogspot.com

Kakak atau adik, atau bahkan saudara kembar, yang tumbuh bersama kita dalam asuhan orangtua yang sama, di dalam rumah yang sama, dalam usia kita dan mereka yang semakin dewasa maka akan semakin menemukan jalan hidup masing-masing.

Saudara telah menikah dan memiliki keluarga baru, mereka tak lagi tinggal bersama kita dan orangtua di rumah. Atau mungkin justru kita yang harus pergi dari rumah karena melanjutkan pendidikan, bekerja, atau memang telah menikah.

Perasaan Kesepian Saat di Rumah

interior rumah anang_6
infotemple.blogspot.com

Mungkin ada di antara kita yang orangtuanya sudah meninggal satu atau bahkan keduanya, ada yang ditinggal saudara kandungnya merantau atau pergi bersama keluarga barunya, atau bahkan kita yang meninggalkan rumah demi melanjutkan hidup.

Perasaan kesepian jauh dari orangtua atau saudara kandung, perasaan tak lagi bisa melakukan hal yang dulu bisa dilakukan bersama dengan orangtua atau saudara kandung, akan melahirkan rasa kesepian saat sendirian di rumah.

Banyak yang Harus Dilakukan

pola-pikir
fajarkristian.wordpress.com

Dan yang paling menguras pikiran serta kemudian memunculkan rasa sedih adalah ketika semakin bertambah usia maka makin banyak kewajiban atau hal yang harus segera kita lakukan dan selesaikan.

Dalam hal akademik, maka sudah menjadi kewajiban kita untuk segera menyelesaikan pendidikan tersebut. Dalam hal pernikahan, ada kewajiban kepada pasangan serta hak pasangan yang harus kita tunaikan.

Belum lagi saat memiliki anak, dengan segala kebutuhan dan hak mereka yang harus kita tunaikan juga. Di samping bekerja, atau ada yang juga berusaha membantu meringankan perekonomian orangtua atau keluarganya.

Namun walau hal-hal tersebut membuat seseorang menjadi sedih, sebagai manusia, tugas kita adalah terus berusaha bersyukur dan menjalani hidup pemberian Tuhan ini dengan sebaik-baiknya.

Karena jika kita terlarut pada kesedihan terlalu lama, atau tak mau bersyukur pada apa yang telah Tuhan beri di hadapan kita, hidup kita akan berjalan sia-sia saja, dan tentunya mati dalam keadaan sia-sia. Jangan sampai!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *