Hari raya Idul Fitri atau yang biasa disebut sebagai Lebaran bagi umat Muslim di Indonesia memang sebuah momen luar biasa yang dirindukan oleh umat Muslim dimanapun berada.

Karena pada momen ini, suasana kekeluargaan, suasana kebahagiaan, dan suasana penuh kerendahan hati bercampur menjadi satu.

Ada budaya saling mengunjungi untuk bersilaturahim dan bermaaf-maafan di Indonesia, budaya sungkeman ke orangtua dan mertua, serta budaya pulang kampung yang sangat kental dinikmati oleh umat Muslim di Indonesia.

Nah, dalam suasana tersebut, ternyata ada dua hal unik yang mungkin hanya akan bisa kita temukan pada saat Lebaran tiba saja, apalagi di saat pulang kampung dan merayakan Lebaran bersama keluarga besar.

Apa saja kah itu?

Budaya Memberi Sangu

10440677_652136248201748_7245454795526299897_n
lumansupra.wordpress.com

Sangu atau uang jajan biasanya adalah hal yang paling dirindukan anak-anak kecil bahkan pun para remaja dan dewasa di saat Lebaran tiba.

Uang sangu tersebut dimasukkan dalam amplop yang biasanya ada gambar dan tulisan Selamat Hari Raya Idul Fitri. Isinya pun bervariasi.

Bagi anak-anak kecil, mendapat uang sangu dengan kisaran mulai Rp 5000,00 sampai Rp 20.000,00 itu pasti sudah sangat bahagia sekali, dan bagi para remaja mendapat uang sangu Rp 50.000,00 itu lebih dari cukup juga untuknya.

Bagi anak-anak kecil, selesai sungkeman pada orangtua, kakek-nenek, budhe-pakdhe, atau siapapun sesepuh kampung atau keluarga, pasti akan mendapat hadiah spesial tersebut.

Tidur Berceceran Saat Pulang Kampung

P1010853
iwan-uni.blogspot.com

Pulang kampung atau mudik ke rumah orangtua atau kakek-nenek memang menjadi hal yang sangat dirindukan saat Lebaran tiba, karena bisa bertemu dan berkumpul dengan keluarga besar yang biasanya dalam keseharian terpisah jarak yang sangat jauh.

Momen indah setahun sekali ini semakin bertambah seru saat waktu pembagian tempat tidur tiba. Bagi yang sudah lanjut usia tentu akan mendapatkan kamar dan kasur hangat, juga untuk anak kecil dan para bayi.

Namun bagi para remaja dan dewasa yang lebih memilih berkumpul bersama, tidur di ruang tamu atau ruang keluarga bahkan teras rumah pun tak jadi masalah, asal berkumpul bersama keluarga kan?

Itulah dua hal unik yang biasanya selalu menjadi ciri khas yang dirindukan saat pulang kampung di momen Lebaran. Semoga kebersamaan dan sikap kerendahan hati tetap terjaga walau Lebaran semakin pergi meninggalkan kita.