Saat kamu positif hamil, adalah kabar yang menggembirakan bagi keluarga. Mengingat saat ini ada generasi keluarga yang sedang ‘bersarang’ di perut anda.

Memang pantas jika kemudian gelar pahlawan yang sesungguhnya diberikan untuk ibu, karena perjuangan bahkan dari awal-awal minggu akan sangat rawan keguguran. Beberapa cara merawat kehamilan muda menjadi hal yang penting untuk diketahui oleh setiap wanita yang nantinya akan menjadi calon ibu.

Tentunya, mengetahui perkembangan janin dari minggu ke minggu merupakan hal yang sangat menarik bahkan hingga ia terlahir ke dua.

Kehamilan di masa trimester pertama bagi sebagian wanita merupakan hal yang cukup memusingkan. Hal ini diakibatkan oleh hormon tubuh yang meningkat untuk mempersiapkan tubuh dengan kehadiran janin yang akan tumbuh dan berkembang dalam rahim sang ibu.

Berikut 5 (lima) cara untuk melewati masa kehamilan trimester pertama dengan nyaman.

1Makan porsi kecil tapi sering

hypwee.com

Makanan sehat untuk ibu hamil muda 1-3 bulan sangatlah penting, karena saat itu janin baru mulai tumbuh dan memerlukan berbagai vitamin dan mineral supaya bisa berkembang dengan baik.

Jangan percaya mitos bahwa ibu hamil harus makan 2 kali lipat karena sedang ‘berbadan dua’. Yang benar adalah, makanlah 2 kali lebih bergizi, bukan 2 kali lebih banyak.

Bila kita makan berlebihan, asupan kalori yang kelebihan akan membuat tubuh kegemukan. Ibu hamil yang gemuk belum tentu melahirkan bayi yang gemuk pula. Akhirnya justru ibu hamil akan kesulitan menurunkan berat badan setelah melahirkan nanti.

Produksi asam lambung pada masa awal kehamilan lebih banyak daripada biasanya. Hal ini menimbulkan efek mual dan begah pada perut. Apalagi jika kita tetap mengonsumsi makanan dalam porsi seperti biasanya. Perut akan terasa penuh dan sesak.

Hal ini dapat kamu atasi dengan cara mengurangi porsi makanmu dari biasanya. Namun dengan waktu yang lebih sering. Bisa dengan makan setiap 3 (tiga) jam sekali dengan 5 (lima)hingga 6 (enam) kali makan dalam sehari.

Sehingga kerja lambung tidak terlalu berat dan nutrisi untuk ibu dan bayinya tetap tercukupi. Karena fase ini adalah masa terpenting dalam pembentukan janin.

Tips menjaga kehamilan usia muda selanjutnya adalah dengan memperhatikan asupan nutrisi. Hamil muda seringkali dilengkapi dengan rasa mual sampai selera makan yang hilang.

Meskipun normal, dalam keadaan tersebut tetap harus dipaksa agar janin tidak kehilangan asupan nutrisi yang dibutuhkan dalam perkembangannya. Saat janin tidak mendapatkan asupan nutrisi yang cukup, resiko keguguran pun meningkat.

2Hindari Aktifitas Berat

tabloidnikita.com

Pada awal kehamilan, ibu hamil akan mudah lelah dan bahkan kadang pingsan karena darah rendah. Sangat dianjurkan bagi anda untuk tidak memaksakan diri melakukan tugas berat. Hindari duduk atau berdiri terlalu lama.

Pastikan jika kamu memiliki waktu istirahat yang cukup. Jangan salah, terlalu lama berdiam diri akan membuat badan lebih mudah lemas dan tidak nyaman. Bila perlu, lakukan semua aktifitas secara terjadwal.

Jika kamu wanita karir, tips menjaga kehamilan usia muda adalah saat di trimester pertama. Pada tahap tersebut, tubuh perlu penyesuaian karena tidak hanya fisik dan psikologis yang berubah, tapi juga faktor hormon dalam tubuh yang dapat mempengaruhi kinerjamu.

Sangat penting bagi kamu untuk menghindari steress sehingga hormon tidak memicu konstraksi rahim yang akan meningkatkan resiko keguguran.

Kamu juga perlu untuk menjaga emosi. Saat hamil, ada banyak ujian karena saat masa-masa hamil, wanita lebih mudah terbawa emosi.

Hal ini dikarenakan ketidakstabilan hormone yang tentunya akan mempengaruhi tingkat stress anda yang dapat membahayakan janin. Demi si jabang bayi, mengelola emosi dan mengendalikannya akan sangat bermanfaat misalnya dengan lebih mendekatkan diri ke Tuhan, bermeditasi dan bercengkrama dengan suami sebagai tips menjaga kehamilan usia muda.

Lakukan semua hal yang dapat meningkatkan aura positif sehingga mampu menstabilkan emosi. Perlu diwaspadai bahwa mengelola emsi sangat penting terutama bagi calon ibu hamil dengan riwayat hipertensi. Pastikan tubuh dan pikiran selalu rileks.

3Minum teh manis hangat tiap pagi

lampost.com

Saat bangun tidur, wanita yang sedang hamil muda sering mengalami morning sickness. Yaitu rasa mual, muntah, dan pusing di pagi hari.

Karenanya, meminum segelas teh manis hangat saat bangun tidur sangat membantu mengurangi rasa mual dan muntah serta memberi energi bagi ibu hamil di pagi hari.

Akan tetapi, jangan mengonsumsi terlalu banyak. Cukup satu gelas saja dalam sehari. Karena kandungan kafein yang terlalu banyak dapat menimbulkan rasa begah serta dapat berakibat buruk bagi janin.

4Pijatan di pundak dan leher

cdn.sheknows.com

Seringkali seorang ibu hamil mengeluh pusing disertai pegal-pegal. Khususnya pada bagian pundak dan leher. Pijatan ringan yang dilakukan di sekitar area tersebut dapat bermanfaat untuk mengurangi keluhan pusing dan pegal-pegal.

Dengan melakukan pijatan selama 20 hingga 30 menit, sudah cukup untuk merelaksasi tubuh. Mintalah suami untuk melakukan pijatan ringan tersebut. Cara ini akan menimbulkan rasa bahagia yangmemiliki efek positif pada perkembangan janin.

5Mengkonsumsi makanan ringan

infojakarta.net

Bagi para ibu di masa awal kehamilan perlu membiasakan untuk mengkonsumsi makanan ringan. Hal ini sebagai upaya mengurangi efek negatif dari morning sickness seperti mual,muntah dan rasa begah di perut.

Mengapa demikian? Karena dengan mengkonsumsi makanan ringan secara terus menerus, membuat lambung terus terisi. Akibatnya permukaan lambung tidak saling bergesekan secara langsung dan asam lambung tidak akan naik.

Namun bila perut dibiarkan kosong terlalu lama, akan berakibat sebaliknya sehingga dapat menyebabkan mual,muntah hingga hyper emesis (mual muntah berlebihan hingga dehidrasi). Hal ini sangat berbahaya bagi janin.

6Minum es saat mulut terasa pahit

caramembuat123.blogspot.com

Asam lambung yang sudah terlanjur naik hingga sampai di mulut akan menimbulkan rasa pahit. Sehingga saat kamu mengkonsumsi makanan apapun terasa tidak enak di lidah.

Maka mengkonsumsi es buah yang segar dapat menjadi salah satu solusi untuk menghilangkan rasa pahit di mulut sekaligus membangkitkan nafsu makanmu kembali.

Ada sebagian orang yang mengatakan bahwa mengkonsumsi es dapat membuat janin memiliki berat badan berlebih. Rupanya itu hanya mitos. Zat yang dapat membuat janin memiliki berat badan berlebih adalah gula yang ada dalam es.

Sehingga dengan mengkonsumsi es tidak akan membuat janin besar, selama kamu hanya menggunakan sedikit gula saja.

7Mengatasi Mual Saat Hamil Muda

http://www.hamil.my.id

Rasa mual dan muntah ini memang yang paling sering muncul di pagi hari saat bangun tidur dan sarapan pagi, namun bisa juga muncul di siang hari, sore hari, atau malam hari tanpa bisa diprediksi.

Bisa saja muncul ketika sedang bekerja di kantor, sedang ke pasar atau tempat umum lainnya. Cukup mengganggu bukan? Untungnya rasa mual ini bisa kurangi dengan berbagai cara yang akan kita bahas di bawah.

Sebenarnya apa penyebab dari morning sickness ini? Rasa mual yang sering dirasakan oleh para ibu hamil muda ini sebenarnya terjadi karena peningkatan hormon ketika seorang wanita sedang hamil, terutama progesteron, estrogen, dan hCG yang akan mempengaruhi beberapa fungsi organ tubuh.

Bahkan ada fakta yang membuktikan bahwa rasa mual ini akan dialami oleh 70 persen wanita hamil, sedangkan untuk kondisi mual yang disertai muntah biasanya dialami oleh sekitar 50 persen wanita hamil.

Kondisi tersebut tentu akan cukup mengganggu aktivitas wanita hamil sehari-hari. Maka dari itu, tak ada salahnya jika kamu belajar dan mengetahui cara menghilangkan mual saat hamil muda.

Peristiwa mual dan terkadang disertai muntah ini biasanya dialami oleh ibu hamil ketika usia kehamilannya memasuki minggu keenam atau sebelumya. Dan puncaknya biasanya akan terjadi pada minggu kedelapan hingga kesembilan usia kehamilan.

Yang menjadi pertanyaan adalah, apakah gejala kehamilan morning sickness ini berbahaya atau tidak? Nah, sebelum membahas tentang bagiamana cara mengatasi mual saat hamil muda, sebaiknya kamu juga mengetahui tentang bagaimana dampak morning sickness ini untuk ibu yang sedang hamil muda.

Penjelasannya sebenarnya cukup sederhana, karena rasa mual ini disebabkan oleh perubahan hormon dalam tubuh yang memang dibutuhkan untuk mendukung kehamilan sehingga rasa mual dan muntah ini adalah hal yang wajar-wajar saja.

Hal yang perlu diwaspadai dari rasa mual dan muntah ini adalah jika kondisinya memburuk yang tidak hanya disebabkan karena perubahan hormon saja. Masalah kesehatan yang terjadi selama kehamilan bisa memperburuk rasa mual dan muntah yang dialami, bisa juga terjadi sindrom Hipremesis Gravidarium.

Sindrom ini adalah bila mual dan muntah terjadi dalam frekuensi yang lebih banyak daripada morning sickness biasa dan terus-menerus. Morning sickness biasa umumnya hanya terjadi selama 14 minggu kehamilan pertama, sedangkan sindrom ini dapat menyebabkan mual dan muntah hingga lebih dari 14 minggu tersebut, kadang ada kasus dimana ini terjadi terus-menerus sepanjang masa kehamilan.

Kondisi mual dan muntah yang parah dan tidak terkendali akan membuat kamu kesulitan untuk menerima asupan makanan, dan saat minum air putih pun juga akan merasa mual. Hal seperti ini sangat mungkin menyebabkan ibu hamil mengalami dehidrasi yang dapat berakibut buruk bagi sang ibu dan janin yang dikandungnya.

Jika mengalami kondisi mual dan muntah yang separah ini sebaiknya diperiksakan ke dokter untuk mendapatkan pengobatan dan perawatan.

Untuk mengatasi kondisi morning sickness ini, ada beberapa cara sederhana dan alami yang bisa dilakukan oleh para ibu hamil, diantaranya adalah dengan melakukan beberapa aktivitas sederhana dan juga dengan mengonsumsi beberapa jenis makanan pencegah mual saat hamil.

Tidur dan beristirahatlah yang cukup, kurangi berbagai aktivitas harian kamu, jika perlu ambil cuti dari pekerjaan selama yang diperlukan. Beban pikiran dan stres juga akan meningkatkan rasa mual selama kehamilan sehingga saat beristirahat pastikan fikiran kamu juga beristirahat.

Hindari melakukan pekerjaan-pekerjaan yang membutuhkan banyak tenaga dan juga hindari melakukan kegiatan-kegiatan yang tidak perlu.

Untuk tetap menjaga kebugaran tubuh, seorang ibu hamil disarankan untuk tetap melakukan olahraga, akan tetapi tentunya disarankan untuk melakukan gerakan-gerakan olahraga ringan saja.

Misalnya dengan berjalan-jalan di pagi hari, sore hari, melakukan senam sederhana di rumah, dan sebagainya. Aktivitas ringan tersebut cukup mengurangi rasa mual yang kamu rasakan dan juga memberikan dampak positif bagi kesehatan sang ibu dan juga janin yang ada di dalam kandungan. Lakukan olahraga ringan ini secara rutin selama kehamilan.

Bagi kamu yang suka makan camilan, gantilah makanan-makanan kecil tersebut dengan camilan yang lebih sehat. Salah satunya adalah buah-buahan, karena makanan alami ini menjadi salah satu jenis makanan pencegah mual saat hamil.

Kamu bisa mengonsumsi berbagai jenis buah yang kamu suka. Terutama adalah jenis buah-buahan yang mengandung antioksidan dan berbagai vitamin. Perlu diingat bahwa ada beberapa buah seperti nanas, pepaya muda, durian, delima, dan beberapa jenis buah lainnya yang tidak disarankan untuk dikonsumsi para ibu hamil.

Cara mengatasi mual saat hamil muda yang berikutnya adalah dengan mengonsumsi jahe. Bukan dengan cara makan jahe secara mentah-mentah, ya. Seperti yang kita ketahui bersama bahwa jahe adalah salah satu jenis ramuan tradisional yang memiliki banyak khasiat untuk kesehatan.

Dan ternyata, jahe ini juga bisa digunakan untuk membantu menghilangkan rasa mual saat hamil muda. Caranya adalah dengan mencampurkan jahe ke dalam segelas teh hangat. Atau kamu juga bisa mencari wedang jahe alami yang biasanya dijual di berbagai tempat.

Hindari konsumsi minuman jahe instan yang dijual di pasaran karena berbagai jenis makanan instan kurang baik dampaknya untuk ibu hamil.

Nah, itu tadi adalah penjelasan mengenai bagaimana penyebab terjadinya kondisi mual atau morning sickness pada ibu hamil muda. Selain itu kami juga sudah menjelaskan tentang bagaimana cara mengatasi mual saat hamil muda.

Tidak sulit, bukan? Akan tetapi jika kamu merasakan bahwa morning sickness yang kamu rasakan sudah sangat mengganggu aktivitas dan semakin parah sebaiknya kamu memeriksakan kesehatan ke dokter kandungan.

Barangkali saja memang kamu sedang mengalami gangguan kesehatan yang mengakibatkan rasa mual dan muntah yang tak henti-henti.

8Beberapa Penyebab Keguguran Ibu Hamil

abiummi.com

Keguguran adalah kematian bayi dalam kandungan sebelum usia 20 minggu kehamilan. Hal ini merupakan salah satu masalah dalam kehamilan yang paling ditakuti oleh ibu hamil.

Kemungkinan terjadinya keguguran lebih tinggi dari perkiraan banyak orang. Keguguran dapat terjadi pada kira-kira 1-2 orang dari 10 ibu hamil yang menyadari kehamilannya. Diperkirakan sekitar 8 dari 10 kasus keguguran terjadi pada tiga bulan pertama kehamilan. Mengetahui gejala-gejala keguguran sangatlah penting bagi ibu hamil dan pasangannya.

Gejala utama yang sebaiknya diwaspadai adalah munculnya pendarahan atau bercak darah yang biasanya disertai kram pada perut bagian bawah. Di samping pendarahan dan kram, gejala keguguran lainnya meliputi keluarnya cairan atau jaringan (gumpalan darah) dari vagina.

Pendarahan ringan cukup umum terjadi pada tiga bulan pertama kehamilan. Tidak semua pendarahan ringan saat hamil berarti keguguran.Namun sebagai langkah untuk mewaspadai, tidak ada salahnya untuk segera menghubungi dokter jika Anda mengalaminya.

Walau penyebab pastinya belum diketahui, para pakar memperkirakan terdapat sekitar 70 persen kasus keguguran yang disebabkan oleh adanya keabnormalan pada kromosom bayi. Kekurangan, kelebihan atau keabnormalan kromosom dapat mengakibatkan janin tidak bisa berkembang dengan semestinya.

Keguguran yang terjadi pada usia kehamilan lebih tua, yaitu di atas tiga bulan, biasanya disebabkan oleh penyakit atau kondisi kesehatan ibu yang kurang baik.

Sebagian besar keguguran yang terjadi pada trimester pertama disebabkan oleh masalah kromosom janin. Hal ini diperkirakan terjadi hingga dua pertiga dari keguguran pada trimester pertama.
Kromosom merupakan blok DNA yang berisi satu set instruksi rinci yang mengontrol berbagai faktor, termasuk warna kulit, mata, rambut, dan semua bagian tubuh.
Nah, terkadang, sesuatu yang salah bisa terjadi pada saat konsepsi sehingga janin menerima terlalu banyak atau mungkin kekurangan kromosom. Sebagai akibatnya janin tidak dapat berkembang secara normal, lalu terjadilah keguguran.
Dalam beberapa kasus, otot-otot leher rahim (serviks) lebih lemah dari biasanya. Hal ini dikenal sebagai leher rahim yang lemah atau inkompetensi serviks. Hal ini bisa terjadi akibat cedera atau prosedur bedah sebelumnya.
Kelemahan otot dapat menyebabkan leher rahim membuka terlalu dini selama kehamilan sehingga menyebabkan isi rahim mudah keluar atau keguguran.
Olahan kepiting mungkin merupakan salah satu jenis seafood yang rasanya sangat lezat dan banyak difavoritkan oleh masyarakat. Kepiting juga diketahui memiliki kandungan nutrisi yang cukup tinggi dan banyak manfaatnya untuk kesehatan.
Akan tetapi di balik kenikmatan dan kandungan nutrisi kepiting, ternyata para ibu hamil harus menghindarinya karena kepiting juga bisa menjadi salah satu makanan penyebab keguguran jika dikonsumsi selama tiga bulan pertama usia kandungan.
Kepiting bisa mengakibatkan ukuran rahim menyusut. Selain itu kepiting juga bisa mengakibatkan perdarahan genital hingga keguguran kandungan.
Makanan penyebab keguguran kandungan berikutnya adalah buah delima. Namun demikian, bukan berarti kamu akan langsung keguguran saat pertama kali minum jus atau makan buah delima.
Buah delima bisa menyebabkan keguguran saat dikonsumsi secara berlebihan, yang akan menyebabkan terjadinya kontraksi hingga kram pada rahim.
Jika kram yang muncul sangat hebat maka harus diwaspadai, karena hal itu merupakan salah satu tanda-tanda keguguran. Dan perlu kamu ketahui bahwa sebenarnya biji buah delima adalah yang paling berbahaya untuk ibu hamil.
Stres dan kelelahan hebat. Dalam kondisi ini pembuluh-pembuluh darah mengecil, menyebabkan suplai darah dan oksigen tidak cukup masuk ke dalam rahim, sehingga terjadi kontraksi rahim dan keguguran atau lahir awal.
Pencegahannya adalah dengan pemberian obat yang dapat menghilangkan kontraksi rahim atau membuat rahim relaks,” ungkap Dr. dr. Dwiana Ocviyanti, Sp.OG (K), staf pengajar di RSCM/FKUI, Jakarta, yang akrab disapa dr. Ovy ini.

9Mitos VS Fakta Ibu Hamil Muda

dedaunan com

Ibu hamil yang perutnya membulat ke samping, maka bayi akan berkelamin perempuan. Jika perut ibu meruncing ke depan, berarti bayi akan berkelamin laki-laki.

Faktanya?

Bentuk perut ibu hamil tergantung kepada bentuk tubuh alami ibu hamil itu sendiri.Jika ibu hamil bertubuh mungil, maka bentuk perut cenderung berbeda dengan bentuk perut ibu hamil yang berpostur tinggi atau besar.

Ibu hamil yang melihat gerhana bulan, bayi di dalam kandungan akan lahir dengan kondisi bibir sumbing.

Faktanya?

Bibir sumbing bisa terjadi karena adanya faktor genetik dan faktor lingkungan di sekitarnya. Berbeda dengan suku Aztec yang percaya bahwa gerhana bulan adalah gigitan di wajah,sebagaimana mereka meyakini bahwa ibu hamil yang melihat gerhana akan mengalami kejadian yang sama pada bibir bayi yang dikandung.

Jadi dengan kata lain, bibir sumbing pada bayi tidak memiliki keterkaitan apa pun dengan bulan.

Ibu hamil tidak boleh mandi karena kotoran yang ada di air akan meresap dan membuat bayi terkontaminasi oleh kotoran dari tubuh ibu.

Faktanya?

Bayi terlindungi oleh selaput lendir yang membungkus rahim sehingga kotoran tidak akan sampai ke tubuh bayi. Meskipun sedang hamil, Bunda dapat tetap mandi asalkan menggunakan air dengan suhu yang sejuk untuk tubuh.

Ketika hamil, ibu hamil harus makan untuk porsi dua orang.

Faktanya?

Ibu hamil memang harus makan untuk dua orang, tetapi bukan berarti dalam sekali waktu makan harus mengonsumsi dua porsi untuk orang dewasa. Sebagai gambaran, wanita dengan berat badan normal, pada saat hamil hanya membutuhkan kalori tambahan sebesar 300 kalori per hari untuk menunjang pertumbuhan bayi.

Jumlah itu hanya setara dengan segelas susu skim. Jadi, jangan sampai kamu menambahkan kalori secara berlebihan karena akan sulit membuang kalori lagi nantinya setelah melahirkan.

Naik pesawat akan meningkatkan risiko komplikasi kehamilan akibat radiasi, baik karena mesin pemindai di bandara maupun karena tempat ketinggian.

Faktanya?

Mesin X-ray atau mesin pemindai tubuh yang ada di bandara dan berada di ketinggian di dalam pesawat memang memancarkan radiasi,namun yang perlu kamu ketahui adalah tingkat radiasi tersebut terbilang kecil dan tidak cukup untuk menembus masuk ke tubuh sehingga tidak akan mengganggu bayi yang ada di dalam kandungan, menurut seorang profesor ahli fetomaternal.

Berhubungan seksual dapat membahayakan kehamilan.

Faktanya?

Hubungan seksual tidak akan membahayakan bayi di dalam kandungan karena bayi terlindung oleh kantong ketuban, otot rahim yang kuat, serta lapisan lendir tebal di mulut rahim.

Orgasme juga tidak menyebabkan keguguran karena kontraksi otot pada saat orgasme berbeda dengan kontraksi ketika melahirkan. Kamu tidak perlu khawatir selama kondisi kehamilan tidak ada kelainan.

Namun tanyakan terlebih dahulu ke dokter bagi ibu yang berisiko keguguran, persalinan prematur, ataupun terjadi perdarahan dari vagina yang belum diketahui sebabnya. Kemungkinan dokter menganjurkan untuk tidak melakukan hubungan seksual.

Yang perlu diwaspadai adalah infeksi penyakit menular seksual. Jika ibu hamil terinfeksi penyakit tersebut,misalnya HIV, klamidia, kutil, atau herpes, maka besar kemungkinan bayi akan terinfeksi juga.

Semua ibu hamil mengalami kondisi awal yang sama.

Faktanya?

Lonjakan hormon yang terjadi pada awal kehamilan membuat ibu hamil mengalami kondisi yang tidak biasa. Misalnya, sensitif terhadap aroma tertentu, ingin menikmati makanan tertentu, atau mulut yang tidak pernah berhenti memproduksi liur.

Kondisi semacam ini tidak selalu sama. Ibu hamil yang sensitif terhadap aroma tertentu belum tentu mengalami produksi liur yang berlebih. Begitu juga dengan ibu hamil yang mengalami produksi liur berlebih, belum tentu merasa ingin mengonsumsi makanan tertentu.

Mitos-mitos di atas hanya sedikit dari sekian banyaknya mitos tentang kehamilan. Sebelum telanjur mengikuti mitos yang belum tentu kebenarannya, kamu disarankan untuk mencari tahu terlebih dahulu fakta yang sebenarnya.

10Pantangan Ibu Hamil Muda

http://kesehatanaz.com

Ada baiknya menghindari untuk mendengar suara yang terlalu keras, atau saura bising. Hal ini dikarenakan akan membuat fisik si ibu menjadi stress terutama suara hingar bingar pesta, dan suara bising lainnya.

Hal ini bisa berpengaruh pada pendengaran si bayi terutama pada kehamilan tri-smester pertama.

Pantangan ibu hamil usia muda yang kedua Kegiatan bersepeda. Bersepeda memang bisa membuat tubuh anda semakin bugar terutama jika dilakukan setiap pagi hari. Namun, hal ini memiliki resiko yang cukup besar terutama bagi ibu yang memasuki masa trismester kedua. Semakin besar perut ibu hamil, resiko keguguran akan semakin besar.

Cobalah aktivitas lain yang resikonya lebih minimal bahkan tidak ada sama sekali.

Hindari dehidrasi. Sebagian dari kita akan merasa haus saat tubuh mengalami dehidrasi, bagi ibu yang sedang hamil muda ada baiknya selalu membawa persediaan air putih kemana-pun dia pergi, terutama saat kegiatan shopping, berrekreasi, atau pada saat bekerja. Dehidrasi bisa mengganggu perkembangan janin bayi.

Itulah beberapa pantangan bagi kehamilan usia muda terutama dalam hal kegiatan atau aktivitas yang harus dihindari karena bisa mengganggu perkembangan janin maupun mengganggu kesehatan si Ibu sendiri.

Sebenarnya kamu masih bisa melakukan keempat aktivitas tersebut asalkan dalam porsi dan ukuran yang pas. Jangan melakukannya secara berlebihan karena memiliki resiko yang sangat tinggi terhadap janin anda.

Untuk kebugaran fisik anda bisa melakukan aktivitas lain seperti berenang. Aktivitas ini bisa meningkatkan kebugaran fisik, serta dapat mempermudah anda saat proses melahirkan nantinya. Berenang juga bisa meningkatkan kesehatan janin.