Beberapa hari terakhir ini hampir seluruh media nasional di negeri ini membicarakan tentang harga BBM terbaru yang ditetapkan oleh pemerintah. Hal ini tentunya akan mempengaruhi harga barang di pasaran.

Tahukah kamu, bahwa minyak merupakan salah satu komoditas perdagangan yang paling dicari di dunia selain emas. Sebagaimana komoditas emas yang memiliki jumlah sangat terbatas. Demikian halnya dengan minyak.

Bagi kamu yang merasa penasaran faktor apa saja yang mempengaruhi harga minyak bumi di dunia. Berikut ini beberapa faktor yang mempengaruhinya.

1Teori Peak Oil

kompasiana.com

Lonjakan harga minyak di dunia didukung oleh suatu teori yang begitu populer. Orang-orang menyebutnya teori Peak Oil. Teori menyebutkan bahwa produksi minyak dunia akan terus meningkat hingga mencapai puncaknya, kemudian akan turun sesuai peningkatan produksi sebelumnya.

Bila saat ini beberapa ladang minyak seperti yang berada di Saudi Arabia dan Mexico sudah mulai menurun, maka tinggal menunggu waktu kelangkaan minyak yang luar biasa sehingga menjadikan kenaikan harga minyak semakin tak terkendali.

2Geopolitik

sayangi.com

Ketidakstabilan kondisi politik di Timur Tengah saat ini seperti konflik internal dan antar negara seperti yang terjadi di Libya, Mesir, Algeria, Yaman, Jordania, Irak, Lebanon dan negara-negara penghasil minyak lainnya mendukung terciptanya harga minyak yang tak terkendali.

Pola kenaikan harga minyak yang terus melonjak merupakan tanda akan kekhawatiran dunia atas kelangkaan suplai minyak dunia.

3Spekulasi

rifanfinancindojakarta.blogspot.com

Minyak sebagai komoditas juga turut menjadi incaran para pedagang multinasional di pasar dunia. Pada akhirnya mereka melakukan tindakan tindakan spekulatif di bursa Wall Street dimana Crude Oil WTI diperdagangkan.

Efeknya pada harga minyak dunia menjadi semakin tidak terkendali. Para trader ini melakukan spekulasi untuk mendapatkan keuntungan dari fluktuasi harga kontrak perdagangan minyak yang terjadi di pasar bursa.

4Industrialisasi

brownhumanrightsreport.org

Bisa kamu lihat saat ini, Tiongkok dan India menjadi negara dengan kelajuan perekonomian yang semakin cepat. Kedua negara ini otomatis menjadi sangat membutuhkan pasokan minyak sebagai “bahan bakar” bagi berjalannya industrialisasi di negaranya.

Sebagaimana Tiongkok telah mengalahkan Amerika Serikat yang sebelumnya menjadi negara terbesar pengkonsumsi sumber daya energi di dunia. Badan energi internasional pada tahun 2010 lalu menyatakan bahwa Tiongkok telah mengkonsumsi 2,5 trilyun ton minyak di tahun tersebut.