Wanita adalah sosok yang penuh kelembutan dan penuh dengan perasaan. Betapa Islam memuliakan wanita, melindungi wanita serta mengistimewakan wanita, salah satunya Islam memberikan aturan yang sangat mulia terkait dengan pakaian wanita.

Aturan tersebut bertujuan agar wanita menutup aurat secara sempurna dengan mengenakan pakaian yang tidak transparan serta tidak ketat.

Akan tetapi, sekarang banyak wanita yang memakai pakaian yang sangat ketat. Banyak dari mereka yang masih mengenakan pakaian ketat, salah satu alasannya adalah karena mengikuti trend dan fashion modern.

Padahal, sebenarnya Islam memberikan aturan itu tentu memiliki banyak hikmah dan manfaat dibaliknya.

Ternyata, banyak hal baru ditemukan melalui serangkaian penelitian yang berkaitan dengan larangan mengenakan pakaian ketat.

Berikut bahaya medis dari memakai pakaian ketat.

Paresthesia

kiki widyasari kesemutan
www.bbc.com

Paresthesia merupakan perasaan sakit seperti kesemutan, panas seperti terbakar dan sejenisnya. Dr. Malvinder Parmer dari Timmins dan District Hospital, Ontario, Kanada menyatakan bahwa mengenakan celana ketat sepinggul dapat menyebabkan penyakit paresthesia.

Hasil penelitian Parmar juga menunjukkan gangguan saraf ringan yang menjangkiti pasien wanita akibat memakai celana ketat.

Jamur

15 lembab
id.tubgit.com

Ketika memakai celana ketat antara kulit tubuh dan kain celana sangat menempel, seakan tidak ada celah udara diantara keduanya.

Maka bisa dipastikan mereka yang memakai celana ketat akan merasakan gerah. Hal senada diperkuat oleh pernyataan dr Kusmarinah Bramono Sp.KK dari RSCM yang menemukan bahwa jenis pakaian ketat berpotensi menimbulkan tiga macam gangguan kulit.

Gangguan tersebut disebabkan olah faktor kelembapan yang membuat jamur dengan mudah berkembang biak.

Bekas Hitam

15 bekas hitam
randomandquick.blogspot.com

Tidak hanya menimbulkan ancaman jamur saja, menggenakan pakaian ketat atau celana ketat dapat mengakibatkan gesekan kulit hingga bisa membuat kulit luka.

Menurut dokter Bramono, gesekan antara kain dan kulit tersebut jika dibiarkan terus menerus dapat menimbulkan bercak hitam.

Mengganggu Motilitas Usus

15 usus
bodong2.blogspot.com

Teganggunya motilitas usus ditandai dengan sakit perut yang terasa dua atau tiga jam setelah makan. Dr Octaviano Bessa dari Stamdford, Connecticut menyatakan bahwwa pengguanaan celana yang terlalu ketat dapat menganggu motilitas usus.

Menghambat Oksigen Tubuh

15 dada
dokterpost.com

Sebagian wanita yang mengenakan pakaian ketat dapat mengakibatkan gangguan pada  paru-paru. Hal ini bisa terjadi karena ketika memaki pakaian ketat organ paru-paru mengalami kesulitan untuk mengembang, sehingga nafaspun terasa berat dan suplai oksigen berkurang.

Memicu Pembekuan Pembuluh Darah

Jika mengenakan pakaian ketat maka membuat gerakan tubuh agak terganggu yang kemudian memicu timbulnya pembekuan darah di dalam pembuluh darah.

Gangguan tersebut membuat aliran darah tidak lancar akibatnya bisa menimbulkan varises dan penyakit semacamnya.

Itulah beberapa ganggua kesehatan yang disebabkan oleh penggunaan celana ketat. Sebenarnya Islam telah mengatur dengan sedemikian hingga, tinggal bagaimana kita menjalankan aturan yang ada.