Pernahkah kamu membentak anak kecil dengan suara keras? Adik, keponakan, atau anak sendiri, misalnya? Ketahuilah bahwa membentak anak tidak akan menyelesaikan masalah. Justru akan membahayakan si anak.

Segeralah hentikan kebiasaan tersebut jika tidak ingin perkembangan otak sang anak terhambat. Tidak mau kan otak anak kita menjadi mampet hanya karena bentakan yang waktunya sesaat, tapi efeknya seumur hidup?

Pada masa pertumbuhan, otak anak akan menghasilkan banyak sel otak yang disebut neuron. Sel otak tersebut berfungsi sebagai kecerdasan intelektualnya.

Nah perkembangan neuron yang baik tersebut akan terhambat jika produksi kortisol meningkat. Lantas apa penyebab peningkatan hormon kortisol?

Jawabannya adalah ketika seseorang merasa ketakutan yang salah satunya dialami ketika dibentak atau mendengar suara keras.

Back

1. Produksi Hormon Kortisol Meningkat

Semakin sering anak kecil dibentak atau dimarahi dengan suara keras, maka akan makin tinggi pula produksi kortisol. Jika terus-menerus terjadi demikian, maka pada tahap selanjutnya akan merusak neuron (sel otak) tadi.

Hormon kortisol yang diproduksi dalam jumlah banyak akan merusak neuron. Padahal dalam masa tumbuh kembangnya, sel-sel ini sangat diperlukan dalam kondisi sehat.

Efek dari rusaknya neuron adalah lambatnya proses berpikir yang dialami oleh seorang anak. Tidak hanya itu saja lho kerusakan yang diakibatkan bentakan.

Di masa depan, anak juga menjadi lebih sulit mengambil keputusan, dan menyerap informasi.

i7-core.blogspot.com
Back