poster45.blogspot.com

Hati-hati Berbicara, Sebelum Tau Beberapa Hal Berikut Ini

Posted on

Perlu kita ketahui bersama, bahwa banyak pemicu permasalah di dunia ini terjadi karena komunikasi yang tidak baik. Salah satu penyebab komunikasi yang tidak baik ini, karena banyak dari kita yang tidak paham bagaimana caranya berkomunikasi, serta tidak tau adab-adab berkomunikasi.

Oleh karena itu, agar kita terhindar dari permasalahan komunikasi yang sering terjadi sehari-hari, maka kita pun perlu mengetahui adab-adab ketika berkomunikasi atau berbicara kepada orang lain. Nah, bagaimana Islam mengatur mengenai adab berbicara ini? Langsung kita lihat bersama yuk!

Berpikirlah Sebelum Berbicara

bingkaisunnah.blogspot.com
bingkaisunnah.blogspot.com

Jika kita pernah mendengar istilah bahwa diam itu emas, maka kita pun tau bahwa ketika kita akan bicara, maka kita harus pandai memilih kata-kata yang tepat. Karena jika kita tak mampu memilih, diam adalah pilihan terbaik. Oleh karena itu, dalam memilih kata-kata, kita harus menggunakan otak kita untuk berpikir.

Hal ini seperti yang disampaikan oleh Rasulullah saw dalam sebuah hadis.

“Lisan orang yang berakal muncul dari balik hati nuraninya. Maka ketika hendak berbicara, terlebih dahulu ia kembali pada nuraninya. Apabila ada manfaat baginya, ia berbicara dan apabila berbahaya, maka ia menahan diri. Sementara hati orang yang bodoh berada di mulut, ia berbicara apa saja yang ia mau” (HR. Bukhari Muslim).

Berbicara dengan Jelas Tanpa Bertele-tele

boombastis.com
boombastis.com

“Bahwasanya perkataan Rasulullah saw itu selalu jelas, sehingga bisa dipahami oleh semua yang mendengar” (HR. Abu Daud).

Merujuk pada hadis di atas, maka saat berbicara kepada orang lain, berbicaralah dengan bahasa yang jelas. Tidak memutar pembicaraan kemana-mana, dan fokuslah pada pembicaraan atau topic yang sedang dibahas, sehingga pembicaraan pun tidak terlalu lama.

Tidak Mengucapkan Sesuatu yang Buruk

boombastis.com
boombastis.com

Setiap kata-kata yang kita ucapkan, sesungguhnya adalah bagian dari doa. Dan kelak akan dimintai pertanggung jawabnnya oleh Allah. Oleh karena itu jangan pernah sekali-kali mengucapkan kata-kata atau sesuatu yang buruk dari lisan kita, sekalipun kita dalam keadaan marah. Bukankah saat marah kita dianjurkan untuk diam dan menenangkan diri?

Tidak Berkata Keji Dan Mencela

nasrul-6189.blogspot.com
nasrul-6189.blogspot.com

“Bukanlah seorang muslim jika suka mencela, melaknat dan berkata-kata keji” (H.R Tirmidzi).

Kalau kamu mengaku dirimu seorang muslim, maka jangan sekali-kali mengeluarkan kata-kata yang mencela, yang dengan kata-kata itu bisa menyakiti perasaan orang lain. Apalagi hingga melaknat ataupun mengeluarkan kata-kata yang keji.

Tidak Sombong dan Banyak Bicara

dainusantara.com
dainusantara.com

Allah sangat tidak suka kepada orang yang suka menyombongkan dirinya, baik itu dalam bentuk tingkah laku atau kata-kata dengan menyebutkan kelebihan dirinya. Agar kita terhindar dari sikap seperti itu, maka yang harus kita lakukan pertama kali adalah menjaga lisan kita agar tidak banyak banyak bicara.

“Dan sesungguhnya manusia yang paling aku benci dan yang paling jauh dariku di hari kiamat kelak adalah orang-orang yang banyak bicara, orang yang berpura-pura fasih dan orang-orang yang mutafaihiqun”. Para sahabat bertanya: wahai Rasulullah apa arti mutafaihiqun? Nabi menjawab: “Orang-orang yang sombong” (HR. Tirmidzi).

Menghindari Dusta

yahadramaut.wordpress.com
yahadramaut.wordpress.com

Sekalipun dengan niat untuk bercanda, maka sebaiknya kita menghindari perkataan dusta saat berbicara atau bercengkrama dengan orang lain. Apalagi kalau kata-kata dusta itu dilakukan dengan kesengajaan. Bukankah berkata dusta itu menandakan kita sebagai orang munafiq?

Menghindari Ghibah

dainusantara.com
dainusantara.com

Salah satu alasan kenapa kita tidak diperbolehkan banyak bicara, salah satunya agar kita terhindar dari yang namanya ghibah, atau membicarakan aib orang lain. Apalagi jika kita menyebarkannya kemana-mana dan memanggilnya dengan panggilan yang buruk.

[td_smart_list_end]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *