Kehidupan ibarat sebuah roda yang berputar, kadang berada di atas dan kadang berada di bawah.

Bisa dikatakan jika kita merasakan keterpurukan saat ini ataupun kesedihan tak selamanya akan seperti itu.

Pun saat kita merasa menjadi orang paling bahagia di dunia ini, kita juga harus senantiasa bersyukur dan jangan lalai.

Setiap orang ingin hidupnya menjadi berarti. Maka dari itu diperlukan usaha keras dalam perjuangannya.

Terkadang label “berarti” kita tempelkan saat kita telah merasa berusaha sekuat tenaga, mencurahkan segala pikiran dan waktu.

Padahal hidup yang berarti bukan hanya membutuhkan kerja keras saja.

Eits, bagi kamu yang sudah merasa hidup dan perjalananmu berarti, jangan terburu-buru dulu. Apakah kamu sudah melakukan beberapa hal di bawah ini?

Simaklah 5 hal yang perlu kamu lakukan jika ingin ‘dianggap’ hidupmu sudah berarti.

1Hidup dengan Mengikut Passion Terdalam

tekooo.com

Banyak orang di luar sana yang hidupnya ditentukan oleh orang lain.

Misal saja, kamu adalah seorang anak yang telah lulus dari pendidikanmu, dan orang tua ‘menyuruhmu’ untuk bekerja di sebuah perusahaan tertentu.

Padahal kamu tak berminat untuk bekerja di bidang itu, tapi kamu lebih suka menjadi fotografer.

Mau tak mau kamu mengikuti perkataan orang tua. Nah, itu salah satu contoh gambaran  dimana seseoang tak hidup sesuai impiannya.

Seseorang dikatakan berarti dalam hidupnya saat mereka berani menjalani hidup yang benar-benar sesuai impian terdalamnya (passion).

Barulah mereka dapat dikatakan sukses dalam hidupnya.

Misalnya saja impianmu menjadi seorang fotografer atau membuaka usaha jualan baju, bagi sebagian orang pilihanmu tersebut menggelikan atau tak keren.

Akan tetapi, saat kamu bernai mengampil pilihan dan keputusan itu membuatmu akan merasa puas.

Selain itu kamu akan melakukan perjuangan hidupmu dengan senang hati.

Bukankan kesuksesan itu tak melulu di ukur dengan materi yang berlimpah?

Orang yang sukses belum tentu bahagia, tapi orang yang bahagia bisa dipastikan dia sukses. Karena sukses itu adalah ketika kita merasa bahagia.

2Tidak Melupakan Orang-orang Tersayang

www.muslimahcorner.com

Terkadang padatnya aktivitas membuat kita lupa akan orang-oarang terdekat.

Pekerjaan yang menumpuk, kesibukan yang setiap hari menemani membuat kita merasa bahwa kita adalah orang paling sibuk di dunia ini.

Seakan-akan kita benar-benar membutuhkan waktu ‘special’ dan ingin mengatakan don’t distrub me!

Padahal segala kesibukan tersebut tak akan ada saat kamu sedang sakit, tak ada saat kamu sedang lelah dan kesepian.

Bahkan mereka juga tak ada saat kamu berada pada titik ekstrem terendah.

Adalah orang-orang  terdekat dengan kitalah yang akan selalu ada untuk kita dalam keadaan apapun. Seperti orang tua, keluarga, dan teman-teman.

Kita boleh jadi menjadi oarng tersibuk di dunia ini, akan tetapi selalu ada cara untuk meluangkan waktu untuk mereka, orang-orang disekitar kita.

Hidup akan menjadi lebih bermakna saat kita mampu menyeimbangkan dua hal itu.

Yakni antara menjalani hidup produktif dengan segala kesibukan yang ada dan menjadi orang yang selau care dan ada untuk orang-orang tersayang.

Boleh jadi kesuksesan kita saat ini salah satunya berkat ketulusan doa’a dari mereka.

3Beri Ruang untuk Perkembangan Kreativitasmu

theunboundedspirit.com

Memang saat kita sibuk dengan padatnya kegiatan, membuat pikiran kita penat.

Memilki segudang kesibukan tidak harus menjadikanmu orang yang kaku.

Jangan sampai kreativitasmu tergerus oleh padatnya akitivitas.

Tetap pacu kreativitas itu dengan menyempatkan waktu untuk melakukan beberapa hal seperti membaca buku, membuka media sosial, melukis, ataupun hobby yang kamu miliki.

4Berbagi

kisahikmah.com

Ada yang mengatakan bahwa memberi lebih baik dari pada menerima.

Yup, itu memang benar. “Memberi” dalam hal ini tak melulu tentang seberapa banyak materi yang kita berikan untuk orang lain.

Banyak hal yang bisa kita lakukan untuk saling menolong sesama.

Mulai dari hal kecil, seperti menyebrangkan seorang ibu-ibu di tengah ramainya kendaraan ataupun membantu bunda kita yang tengah keberatan membawa barang berat.

Pun kamu juga dapat menyisihkan sebagian rejeki yang dimiliki untuk membantu orang lain yang membutuhkan.

Sejatinya, manusia yang bermanfaat  ialah mereka yang ringan berbagi untuk orang lain. Maka hidup ini akan terasa semakin berarti.

5Tak Menginjinkan Keterpurukan Mengalahkanmu

www.ariesandi.com

Apakah kamu pernah berada pada titik terendah? Atau merasa dalam kondisi terpuruk?

Tidak peduli seberapa remuknya hatimu, tak peduli separah apapun rasanya perih di hati, perjalanan dan perjuangan tetap harus dijalani.

Memang urusan hati dan rasa itu adalah hal yang berat.

Akan tetapi masih banyak hal yang jauh lebih penting untuk diperjuangkan dalam perjalanan hidup ini daripada sekedar meratapi keterpurukan.

Meski saat kamu sedang merasakan keterpurukan, kamu tak ingin kalah karenanya. Itulah salah satu tanda hidupmu berarti.

Sudahkah 5 hal di atas kamu rasakan? Jika belum, berarti masih ada yang harus diperbaiki dalam perjuangan hidupmu. Sudah siap melakukan perubahan? Let’s do it now!