Rahmat Allah Swt meliputi pengalaman manusia akan kesedihan atau apapun yang tidak diinginkan, yang akan berlangsung sepanjang hidupnya. Mengapa perasaan sedih disebut rahmat Allah?

Sebab ketika kesedihan mulai muncul, selalu diakhiri dengan dampak positif dan berbagai manfaat bagi seseorang yang terkena musibah. Hal ini memang bisa berbeda-beda sesuai taufik yang Allah beri dan kesadaran diri sendiri dalam memetik pelajaran.

Jika kamu sedang ditimpa musibah, maka jangan gegabah untuk berpikir buruk, berprasangka tidak baik pada Allah Swt dan pada siapapun. Setiap kesedihan yang menimpamu, pasti diikuti dengan hikmah yang indah.

1Kesempatan Beribadah

tuntunanshalat.com

Allah Swt menciptakan makhluk-Nya tak lain untuk diberikan ujian, cobaan, ataupun musibah pada manusia agar terlihat ibadah mereka. Jika sedang senang, apakah bersyukur? Jika sedang bersedih, apakah bersabar?

“Sungguh mengagumkan urusan orang mukmin. Sesungguhnya segala urusannya menjadi baik, dan itu takkan terjadi pada siapapun selain orang mukmin. Jika dia mengalami kesenangan, dia bersyukur, maka menjadi kebaikan baginya. Jika dia terkena kesedihan, dia bersabar, maka akan menjadi kebaikan baginya.” (HR. Muslim)

2Menghapus Dosa dan Kesalahan

wired.co.uk

“Tidaklah orang mukmin ditimpa suatu keletihan, penyakit, kecemasan, kesedihan, gangguan dan kesusahan, sampai duri yang menusuknya sekalipun, kecuali Allah menghapus dengannya kesalahan-kesalahannya.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Ibnu Taimiyah mengatakan bahwa kadang-kadang kesedihan itu dibarengi pula dengan hal-hal yang penyandangnya diberi pahala dan mendapat pujian, sehingga dari sisi itu dia menjadi orang yang terpuji bukan dari kesdihan itu sendiri.

3Jalan Masuk Surga

quotesgram.com

Kesedihan dan hal-hal yang tidak disukai yang menimpa seseorang adalah salah satu jalan menuju surga apabila dia menerimanya dengan sabar dan mengharap pahala semata dari Allah Swt.

Memang hakikatnya surga tidak akan bisa diperoleh, kecuali dengan bersusah payah dan hal-hal yang tidak disukai.

“Surga itu dikelilingi hal-hal yang tidak disukai, dan neraka itu dikelilingi hal-hal yang menyenangkan.” (HR. Al-Bukhari)

4Menyadari Hakikat Dunia

amysmartgirls.com

Dunia memang negeri yang berisi keletihan, kepenatan, dan berbagai hal yang menyakitkan lainnya. Oleh karena itu, tak akan ada kenyamanan yang sifatnya sempurna.

Para sahabat bertanya, “Wahai Rasulullah, siapakah yang beristirahat dan siapakah yang makhluk lainnya beristirahat darinya?” Kemudian Rasulullah menjawab,

“Orang mukmin (dengan kematiannya) dia beristirahat dari keletihan dunia dan segala isinya yang menyakitkan, menuju rahmat Allah. Dan, orang jahat (dengan kematiannya), maka orang-orang lainnya, seluruh negeri, pohon-pohon dan binatang-binatang beristirahat dari (gangguan)nya.” (HR. Al-Bukhari)

5Obat Penyakit Hati

indrajied.blogspot.com

Di antara buah yang bisa dipetik dari musibah-musibah dan ujian-ujian di dunia ialah bahwa semua itu merupakan obat paling mujarab untuk menyembuhkan penyakit sombong, ujub (berbangga diri), dan hati kasar yang ada pada diri manusia.

Tentu jika Allah Swt memberikan ujian pada makhluk-Nya disesuaikan dengan kemampuannya.

6Menyadari Hakikat Diri Sendiri

monitordaycom

Barangkali jika masih banyak dari kita yang bingung menilai diri sendiri, tidak mengetahui hakikat pasti dirinya, maka salah satu cara memahaminya yaitu melalui ujian yang dilewati.

Jadi sebetulnya peristiwa-peristiwa dahsyat dalam setiap hidup manusia itu akan mempertegas siapakah dia sebenarnya, siapakah diri kita sesungguhnya. Segala yang palsu akan terungkap keasliannya.

7Kesempatan Introspeksi

tipstren.pojoksatu.id

Di antara manfaat dari terjadinya musibah pada diri seseorang yaitu adanya kesempatan untuk melakukan introspeksi terhadap dirinya sendiri. Hal tersebut juga akan membantu kita untuk mengetahui letak kekurangan.

“Dan, musibah apa saja yang menimpa kamu, maka disebabkan oleh perbuatan tangan kamu sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar (kesalahan-kesalahan kamu).” (QS. Asy-Syura: 30)

8Penyebab Seseorang Tunduk Pada Allah

arrahmah.com

Ibnu Taimiyah ra berkata, “Apa-apa yang tidak disukai seseorang adalah lebih baik daripada apa-apa yang disukainya. Karena, hal yang tidak dia sukai akan membangkitkannya untuk berdoa, sedangkan hal-hal yang disukainya akan membuatnya terlena”

9Pengalaman Berharga

fokusbisnis.com

Di antara buah yang bisa dipetik dari musibah dan cobaan ialah diperolehnya pengalaman yang berharga oleh orang yang mengalami musibah, sebagai akibat dari perubahan keadaan yang dialaminya.

Hal tersebut akan memberinya kemampuan untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi berbagai bencana besar di kemudian hari di sepanjang hidupnya, kemampuan bersikap menghadapi perubahan yang datang tiba-tiba, dan kemampuan beradaptasi.

SHARE