Ketika kita menjalani puasa sangat perlu mengetahui hal-hal yang berkaitan dengan puasa itu sendiri. Khusunya hal-hal yang dapat membatalkan puasa.

Banyak hal-hal yang dapat menyebabkan puasa menjadi batal, seperti makan dan minum disengaja, muntah disengaja, dan lain sebagainya.

Namun ada beberapa hal yang membuat kita ragu apakah ia membatalkan puasa atau tidak? Kali ini berkaitan dengan penggunaan obat tetes ketika puasa.

Obat tetes adala sediaan obat cair berbentuk larutan, emulsi atau suspensi yang digunakan dengan cara meneteskannya.

Terdapat beberapa jenis obat tetes berdasarkan kegunaannya antara lain obat tetes mata, obat tetes hidung, dan obat tetes telinga.

Bagaimana hukumnya menggunakan obat tetes  ketika menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan?

3Obat Tetes Telinga

sing-sehat.blogspot.com

Mungkin di antara kamu ada yang bertanya-tanya dan ragu ketika hendak menggunkan obat tetes telinga saat berpuasa, apakah ia dapat membatalkan puasa atau tidak?

Penggunaan obat tetes telinga tidak membatalkan puasa. Telinga bukanlah sarana untuk makan dan minum, ia seperti pori-pori kulit lainnya.

Akan tetapi penggunaan obat tetes tersebut sebaiknya harus dengan hati-hati rasa obat tidak sampai di tenggorokan.

Jika tetesan tersebut terasa di tenggorokan, maka lebih utama mengganti puasa tapi tidak wajib.

2Obat Tetes Mata

kesehatanaz.com

Berdasarkan pendapat yang shahih, penggunaan obat tetes mata dan telinga tidak membatalkan puasa.

Sebab baik telinga maupun mata, keduanya tidak menembus ke dalam lubang lambung.

Namun sama halnya dengan penggunaan obat tetes telinga, ketika kamu menggunakan obat tetes mata ini sebaiknya harus berhati-hati agar cairan tersebut tidak tertelan atau terasa di tenggorokan.

Lebih baik mengqadha puasa ketika cairan tersebut terasa di tenggorokan.

1Obat Tetes Hidung

ahman-web.blogspot.com

Terdapat dua pendapat di kalangan para fikih tentang penggunaan obat tetes hidung saat berpuasa.

Pendapat pertama, obat tetes hidung tidak membatalkan puasa karena tetesan yang masuk melalui hidung sangat sdikit dan tidak berdampak pada lambung.

Cairan tersebut sebagian terserap pada dinding-dinding hidung bagian dalam serta tidak membuat lambung menjadi kenyang.

Salah satu batalnya puasa adalah asupan yang masuk bisa menguatkan stamina tubuh. Sedangkan tetesan itu tidak bisa disamakan degan makanan atau minuman.

Pendapat kedua, pemakain obat tetes hidung dianggap membatalkan puasa. Hadits yang diriwayatkan oleh Luqaith bin Shabrah menegaskan larangan untuk menyedot air ke hidung saat berwudhu selama Ramadhan.

Rasulullah SAW bersabda, “Sempurnakanlah dalam membersihkan hidung, kecuali jika kalian sedang berpuasa. “ (HR.Abu Dawud)

Hal tersebut berlaku pada penggunaan obat tetes hidung.

Maka dari itu sebaiknay jika menggunakan obat tetes hidung harus berhati-hati agar cairan tersebut tidak masuk ke dalam perut.

Jika tetesan tersebut masuk ke dalam perut bisa membatalkan puasa.