Sebenarnya tidak ada petunjuk khusus dan rinci dalam Al Quran dan As Sunnah untuk ibu-ibu hamil. Namun, kehamilan adalah salah satu nikmat Allah Swt kepada hamba-Nya.

Kehamilan pun termasuk tanda-tanda kekuasaan-Nya. Oleh karena itu, mensyukuri nikmat kehamilan adalah bagian dari ajaran Islam. Selain patut disyukuri, inilah amanah besar yang Allah berikan pada sepasang suami istri.

Tentu sebagai calon orang tua, harus menyiapkan diri agar kelak bisa membesarkan seorang penerus yang bisa meniru para pendahulu, para sahabat, yang memiliki kepribadian mulia.

Khususnya untuk para wanita, calon Ibu, beberapa hal ini sebaiknya dilakukan selama kehamilan:

1Bergembira atas Berita Kehamilan

muslimahcorner.com

Nah, ini dia yang mesti diingat oleh seorang muslimah (istri) yang sedang hamil. Sebab, Allah Swt mempercayakan dirinya dan suami untuk mengemban amanah besar ini.

Baik itu kehamilan pertama, kedua, ketiga, dan seterusnya, tetaplah bergembira. Cukup banyak wanita hanya mensyukuri kehamilan pertama atau kedua, tetapi shock dengan kehamilan selanjutnya, apalagi jika kehamilan itu di luar rencana.

Seharusnya mereka bersyukur dimudahkan oleh Allah untuk hamil. Sementara masih banyak wanita yang berjuang bertahun-tahun, belasan, bahkan sampai tua belum dikaruniai anak.

Lebih dari itu, ada yang sampai menghabiskan biaya besar untuk hamil, bahkan menggadaikan aqidah dengan datang ke dukun.

Bergembira atas datangnya jabang bayi telah Allah Swt ajarkan dalam beberapa ayat, ketika menceritakan lahirnya Ismail dan Ishaq untuk Nabi Ibrahim as;

“Maka Kami beri dia (Ibrahim) kabar gembira dengan seorang anak yang Amat sabar (Yakni Ismail)” (QS. Ash Shafat: 101)

“Sesungguhnya kami memberi kabar gembira kepadamu dengan (kelahiran seorang) anak laki-laki (yang akan menjadi) orang yang alim (yakni Ishaq)” (QS. Al Hijr: 53)

2Selalu Ingat dan Bersyukur Kepada Allah

republika.co.id

Bersyukur adalah hal yang paling utama dilakukan. Berterima kasih kepada Al Khaliq yang telah menciptakan kita dan bayi dalam perut Ibunya.

Supaya nikmat ini menjadi berkah, maka wajib bagi para wanita untuk selalu meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah Swt.

3Hindari Mitos yang Menodai Aqidah

sehatmagz.com

Biasanya, cukup banyak tahayul dan khurafat yang menyertai ibu-ibu hamil. Mereka ditakut-takuti dengan berbagai larangan dan perintah yang tidak ada dasarnya dari agama Islam, melainkan berdasarkan keyakinan yang tidak jelas sumbernya.

Seperti larangan memasukkan bantal ke sarungnya, karena takut susah melahirkan; atau jika melihat yang jelek-jelek maka ucapkan “amit-amit jabang bayi” sambil mengusap perut dengan harapan agar  bayi nanti lahir tidak jelek seperti yang dilihatnya.

4Lindungi Diri dan Kandungan dari Gangguan Setan

ummi-online.com

Hendaknya seorang muslim dan muslimah, apalagi ibu hamil, tidak melupakan dzikir-dzikir ma’tsur yang Rasulullah Saw ajarkan, baik yang berasal dari Al Quran,

seperti membaca Al Mu’awwidzaat (Al Ikhlas, Al Falaq, dan An Naas), Al Fatihah, lima ayat awal Al Baqarah dan tiga ayat terakhirnya serta ayat Kursi.

Begitu pula doa-doa perlindungan setiap pagi dan petang.

5Baca Al-Quran, Minimal Mendengarkannya

forum.suara.com

Bacalah Al Quran dengan rutin dan biasakanlah aktivitas kebaikan tersebut sebagai konsumsi utama bagi pendengaran jabang bayi. Hindarilah lagu dan musik dalam bentuk apapun.

Sebab yang dapat mencerdaskan bayi sebetulnya adalah bacaan Al-Qur’an, bukan musik klasik sebagaimana anggapan kebanyakan orang.

Semoga hal itu menjadi budaya baik yang melekat di telinga jabang bayi dan membekas sampai dia lahir dan besar nanti.

6Selalu Berdoa

ummi-online.com

Tidak hanya wanita hamil saja, semua kaum muslim harus berdoa tanpa jeda kepada Allah Swt supaya diberikan keselamatan, kelancaran dan kemudahan dalam masa kehamilan dan persalinan.

Tambahkan juga doa-doa lain yang baik semisal meminta keturunan yang kelak akan menjadi penjaga bagi Islam dan umatnya serta sanggup mengembang amanah dakwah.

7Menjaga Lisan dan Perilaku

muslimahcorner.com

Wanita yang mengandung harus selalu menjaga lisan dari ucapan yang keji, kotor dan menyakiti orang. Bumil harus selalu berbicara dengan nada yang lembut kepada sesama dengan memilih kalimat-kalimat yang baik sehingga orang lain menjadi saudara yang baik.

8Menikmati Rezeki Halal

kehamilanku.web.id

Nasehati dengan lembut kepada suami supaya mencari rizki yang halal dan baik serta menghindari berbagai kemaksiatan.

Supaya bunda mendapatkan kesehatan ibu hamil dan janin maka makanlah makanan yang dipastikan kehalalannya dan thoyyib (baik), menghindari makanan dan minuman haram akan membuat anak kelak menjadi anak yang menyenangkan hati orangtua.

Ibu hamil mulailah dari sekarang untuk menutup aurat ketika keluar rumah atau bertemu dengan orang asing. Mengenakan jilbab dan kerudung ialah kewajiban bagi seluruh wanita dan termasuk wanita yang mengandung.

9Mendidik Anak Sejak dalam Kandungan

ibu-hamil.web.id

Menerapkan pendidikan kepada anak bukan saat mereka sudah lahir. Tapi justru ketika mereka masih berada di dalam kandungan.

Caranya, rajin mengaji Al-Qur’an, mengikuti kegiatan positif semisal pemberdayaan masyarakat yang tentu disesuaikan dengan kondisi fisik, memperbanyak dzikir, selalu sholat tepat waktu, khusyu dan benar, memperbanyak sholat sunnah.

10Memeriksa Kesehatan Ibu dan Bayi

rninggalih.wordpress.com

Inilah bentuk upaya logis dan sunnatullah yang mesti dilakukan. Tidak sekadar mengandalkan tawakal setelah dzikir dan doa, tapi harus ada ikhtiar atau usaha duniawi yang dilakukan.

Larangan-larangan yang sifatnya medis, begitu pula anjurannya, hendaknya diperhatikan. Jangan sampai ibu hamil lebih percaya dengan tahayul dan khurafat, tetapi dengan hal-hal yang ilmiah justru tidak dipercaya.

SHARE